Ribuan Anak Jadi Korban, Pakar Ungkap Sejumlah Titik Kritis Penyebab Keracunan Massal MBG

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Selasa, 23 September 2025 | 13:48 WIB
Ribuan Anak Jadi Korban, Pakar Ungkap Sejumlah Titik Kritis Penyebab Keracunan Massal MBG
Ilustrasi murid sekolah diduga keracunan makan bergizi gratis (MBG), beberapa waktu lalu. (Antara)
baca 10 detik
  • Ribuan kasus keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

  • Prof Tjandra Yoga ungkap 3 titik kritis: dapur, bahan baku, distribusi.

  • Masalah bukan hanya di dapur, tapi juga pestisida dan truk macet.

Suara.com - Meledaknya kasus keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menelan ribuan korban kini menjadi isu nasional yang disebut-sebut telah menjadi perhatian Istana. 

Pakar Kesehatan Masyarakat, Prof dr Tjandra Yoga Aditama, menegaskan ada tiga titik kritis dalam rantai pasok program ini yang harus diawasi secara ketat untuk menghentikan tragedi serupa.

Menurut Prof Tjandra, evaluasi pertama harus dimulai dari jantung operasional program, yaitu dapur SPPG. 

Proses persiapan dan pengolahan makanan di sini sangat menentukan keamanan produk akhir.

"Kebersihan berbagai alat dan persiapannya, proses masak yang baik dan benar serta pengemasanan. Tetapi harus diingat bahwa masalah bukan hanya dan belum tentu juga ada di dapur SPPG, masih ada kemungkinan titik kritis lain," ujarnya dalam keterangan yang diterima Suara.com, ditulis Selasa (23/9/2025).

Faktor kedua yang sering diabaikan adalah kualitas bahan mentah itu sendiri. 

Ia memperingatkan bahwa sumber pangan bisa menjadi biang keladi utama jika tidak diawasi dengan benar.

Bahan makanan yang terkontaminasi sejak awal akan menghasilkan produk akhir yang berbahaya.

"Tentu ini tergantung dari jenis dan seberapa besar pencemarannya serta bagaimana pengolahan makanan selanjutnya," ujarnya. 

baca juga

Contohnya, sayuran dengan residu pestisida yang tinggi atau daging yang berasal dari hewan sakit dapat memicu keracunan massal.

Faktor terakhir yang tak kalah penting, yakni proses logistik. 

Keterlambatan distribusi, misalnya truk pengangkut bahan pangan yang terjebak di jalan rusak selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari, dapat secara drastis menurunkan kualitas dan keamanan makanan.

Hal yang sama berlaku untuk fasilitas penyimpanan.

Gudang yang tidak memenuhi standar suhu, ventilasi, atau kelembapan yang ideal dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan patogen berbahaya.

Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Direktur Program Pasca Sarjana Universitas YARSI.   (Dok: Istimewa)
Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Direktur Program Pasca Sarjana Universitas YARSI. (Dok: Istimewa)

"Memang ada beberapa alur proses yang harus dievaluasi secara mendalam. Dengan keracunan makanan yang sudah sampai ribuan ini maka analisa mendalam pada setiap kejadian tentu dapat menjadi acuan tentang apa yang sebenarnya terjadi di lapangan, yang harus diperbaiki agar jangan sampai terjadi lagi," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MBG di Bandung Barat Dihentikan Sementara setelah Ratusan Siswa Keracunan

MBG di Bandung Barat Dihentikan Sementara setelah Ratusan Siswa Keracunan

News | Selasa, 23 September 2025 | 13:32 WIB

9 Bulan Berjalan, Kepala Badan Gizi Nasional Sebut Sudah 4700 Siswa Keracunan MBG

9 Bulan Berjalan, Kepala Badan Gizi Nasional Sebut Sudah 4700 Siswa Keracunan MBG

News | Selasa, 23 September 2025 | 08:20 WIB

Marak Kasus Anak Keracunan MBG, Kepala BPOM Buka Suara: Ini Pembelajaran Bagi Kita

Marak Kasus Anak Keracunan MBG, Kepala BPOM Buka Suara: Ini Pembelajaran Bagi Kita

News | Senin, 22 September 2025 | 23:50 WIB

Terkini

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:29 WIB

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:27 WIB

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 08 November 2026 | 22:25 WIB

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:13 WIB

×