Jasad Bule Australia Pulang Tanpa Jantung dari Bali, Ada Apa di Balik Kematian Misteriusnya?

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 24 September 2025 | 14:30 WIB
Jasad Bule Australia Pulang Tanpa Jantung dari Bali, Ada Apa di Balik Kematian Misteriusnya?
Ilustrasi mayat. (Unsplash)
  • Keluarga WNA Australia, Byron James Dumschat, yang tewas di Bali, mengungkap bahwa jasad korban dipulangkan tanpa organ jantung
  • Hasil autopsi menunjukkan adanya luka memar dan trauma kepala yang tidak wajar
  • Pihak RSUP Ngoerah menyatakan pengambilan jantung adalah prosedur untuk pemeriksaan mendalam atas permintaan polisi

Suara.com - Misteri menyelimuti kematian seorang warga negara asing (WNA) asal Australia, Byron James Dumschat atau Byron Haddow, di Bali. Kasus yang semula dilaporkan sebagai insiden biasa kini berbuntut panjang setelah pihak keluarga mengungkap fakta mengejutkan: jasad Byron dipulangkan ke negara asalnya tanpa organ jantung.

Kejanggalan ini dibeberkan oleh kuasa hukum keluarga korban, Ni Luh Arie Ratna Sukasari dari Malekat Hukum Law Firm, dalam sebuah konferensi pers di Badung, Bali, pada Rabu (24/9/2025). Byron ditemukan meninggal dunia di sebuah vila di Badung pada 26 Mei 2025, namun horor sesungguhnya baru terungkap saat keluarga bersiap untuk pemakaman.

Ratna menceritakan, keluarga korban terperangah saat mengetahui organ vital putra mereka ditahan di Indonesia tanpa pemberitahuan atau persetujuan apa pun.

"Klien kami baru mengetahui organ jantung putranya tersebut masih berada di Indonesia tanpa adanya permohonan persetujuan peruntukkan penahanan jantung oleh pihak-pihak terkait," kata Ratna sebagaimana dilansir Antara.

Situasi menjadi semakin pelik ketika pihak RSUP Prof. Ngoerah Denpasar, yang melakukan autopsi, justru meminta keluarga menanggung biaya tambahan sebesar AUD 700 untuk pemulangan organ jantung tersebut. Jantung itu akhirnya baru tiba di Queensland pada 11 Agustus 2025, lebih dari dua bulan setelah kematian Byron.

Kecurigaan keluarga bahwa kematian Byron bukan sekadar kecelakaan biasa semakin menguat setelah hasil autopsi menunjukkan adanya luka-luka berupa memar, pendarahan, dan trauma pada kepala. Temuan ini dinilai tidak sejalan dengan penjelasan awal bahwa korban hanya ditemukan di dalam kolam renang.

"Fakta dari hasil otopsi tersebut, kondisi tubuh korban yang demikian, serta saksi-saksi di lokasi tidak segera melaporkan kejadian itu semakin memperkuat keyakinan akan adanya kejanggalan yang kemudian menimbulkan dugaan adanya kematian yang tidak wajar," tegas Ratna.

Kejanggalan lain yang disorot adalah lambatnya penanganan pihak kepolisian yang baru menindaklanjuti kasus ini pada 30 Mei 2025, atau empat hari setelah korban ditemukan tewas. Terlebih lagi, tiga saksi kunci yang juga WNA Australia—berinisial BPW, KP, dan JL—yang berada di lokasi saat kejadian, diizinkan meninggalkan Bali tanpa diinterogasi secara mendalam.

Pihak keluarga juga menyoroti adanya transaksi keuangan mencurigakan yang terjadi sebelum kematian korban, yang diyakini bisa menjadi petunjuk penting. Mereka mendesak aparat untuk menelusuri aliran dana tersebut guna mengungkap kebenaran.

Menanggapi kontroversi ini, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Ngoerah, dr. I Made Darmajaya, membenarkan bahwa pihaknya melakukan autopsi atas jenazah Byron James Dumschat atas permintaan Polsek Kuta Utara. Ia menjelaskan pengambilan organ jantung secara utuh diperlukan untuk pemeriksaan patologi anatomi yang lebih mendalam.

"Hal ini disebabkan karena waktu lebih panjang yang diperlukan untuk memproses jantung yang bersangkutan untuk pemeriksaan patologi anatomi," jelasnya, seraya mengonfirmasi bahwa jantung tersebut telah dikembalikan setelah semua prosedur selesai.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Badung belum memberikan keterangan resmi terkait hasil akhir autopsi maupun penyebab pasti kematian Byron James Dumschat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Perubahan Warga Denpasar Selatan, Saat Pemilahan Sampah Jadi Kebiasaan Baru

Cerita Perubahan Warga Denpasar Selatan, Saat Pemilahan Sampah Jadi Kebiasaan Baru

Lifestyle | Rabu, 24 September 2025 | 13:59 WIB

Sabet Gelar Miss Universe Indonesia 2025, Ini Fakta Menarik Sanly Liu

Sabet Gelar Miss Universe Indonesia 2025, Ini Fakta Menarik Sanly Liu

Your Say | Rabu, 24 September 2025 | 08:54 WIB

Pangkas Emisi 62 Persen, Target Australia Dinilai Lemah dan Terancam Gagalkan Aksi Iklim

Pangkas Emisi 62 Persen, Target Australia Dinilai Lemah dan Terancam Gagalkan Aksi Iklim

Tekno | Selasa, 23 September 2025 | 18:00 WIB

Dihujat Usai Buat Konten di Bali, Aisar Khaled Sindir WNI yang Banyak Cari Kerja di Malaysia

Dihujat Usai Buat Konten di Bali, Aisar Khaled Sindir WNI yang Banyak Cari Kerja di Malaysia

Entertainment | Selasa, 23 September 2025 | 16:07 WIB

Viral Video Sekda Marah-marah Terkait Donasi ASN untuk Bencana, Koster: Wajar

Viral Video Sekda Marah-marah Terkait Donasi ASN untuk Bencana, Koster: Wajar

Tekno | Selasa, 23 September 2025 | 14:11 WIB

Viral PNS di Bali Diminta Donasi Bencana Banjir, Ombudsman: Segera Lapor!

Viral PNS di Bali Diminta Donasi Bencana Banjir, Ombudsman: Segera Lapor!

Tekno | Selasa, 23 September 2025 | 13:11 WIB

Bali Memanggil! Hyoyeon SNSD Kembali dengan Gaya Liburan yang Bikin Pangling

Bali Memanggil! Hyoyeon SNSD Kembali dengan Gaya Liburan yang Bikin Pangling

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 12:17 WIB

Terkini

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:35 WIB

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:27 WIB

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

Ribuan Hektare Sawah Terdampak Bencana Mulai Ditanami Kembali

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:48 WIB

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

Tragis! ILRC Temukan 20 Kasus Femisida di 2025, Korban Banyak Dibunuh Pasangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:42 WIB

Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap

Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:29 WIB