Viral Video Sekda Marah-marah Terkait Donasi ASN untuk Bencana, Koster: Wajar

M Nurhadi

Selasa, 23 September 2025 | 14:11 WIB
Viral Video Sekda Marah-marah Terkait Donasi ASN untuk Bencana, Koster: Wajar
Video viral Sekda Bali marah-marah [via Antara]
baca 10 detik
  • Gubernur Bali, Wayan Koster, membantah bahwa Sekda Bali memarahi ASN terkait donasi pasca-bencana, dan menyebut bahwa tindakan tersebut adalah hal yang wajar.

  • Donasi yang diminta dari ASN bersifat sukarela, dan nominal yang beredar hanyalah acuan, tidak wajib. Gubernur juga menegaskan bahwa isu sanksi atau mutasi bagi yang tidak menyumbang adalah hoaks.

  • Dana yang terkumpul dari donasi akan dikelola secara transparan oleh BKD Bali untuk penanganan pasca-bencana dan mitigasi, sebagai wujud budaya gotong-royong masyarakat Bali.

Suara.com - Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan klarifikasi mengenai video Sekretaris Daerah (Sekda) Bali, Dewa Made Indra, yang viral di media sosial.

Video tersebut menunjukkan Sekda yang tampak memarahi ASN Pemprov Bali terkait arahan pengumpulan donasi pasca-bencana banjir.

Menanggapi hal tersebut di Denpasar pada Senin, Gubernur Koster membantah bahwa Sekda sedang memarahi pegawainya.

"Beliau itu sekda sebagai pembina pegawai, wajar saja," kata Koster.

Ia menjelaskan bahwa pengumpulan donasi tersebut bersifat gotong royong dan sukarela.

Gubernur Koster menegaskan bahwa nominal donasi yang beredar hanyalah acuan, bukan sebuah kewajiban. Acuan tersebut dibuat berdasarkan jenjang pangkat dan penghasilan ASN yang berbeda-beda.

Ia mempersilakan ASN untuk menyumbang sesuai acuan, lebih besar, atau lebih kecil, bahkan tidak menyumbang pun tidak akan menjadi masalah.

"Itu dibesar-besarkan, siapa (yang bilang) tidak ada," ucapnya, dikutip dari Antara.

Koster juga membantah adanya isu bahwa ASN yang tidak berdonasi akan dikenai sanksi atau dimutasi. Menurutnya, kabar tersebut adalah hoaks yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

baca juga

Gubernur memastikan bahwa seluruh sumbangan ASN akan dikelola secara transparan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bali.

Dana yang terkumpul akan dinamakan milik Pemprov Bali, bukan perorangan, dan akan dimanfaatkan untuk penanganan pasca-bencana serta mitigasi, terutama menjelang puncak musim hujan yang diperkirakan oleh BMKG akan terjadi mulai November hingga Februari.

Menurut Koster, pola gotong royong seperti ini sudah umum dilakukan di Bali saat terjadi bencana, seperti saat pandemi COVID-19 dan erupsi Gunung Agung.

"Harusnya didukung karena pola gotong-royong itu adalah jati dirinya masyarakat Indonesia, itu harus dihidupkan setiap kita menghadapi masalah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral PNS di Bali Diminta Donasi Bencana Banjir, Ombudsman: Segera Lapor!

Viral PNS di Bali Diminta Donasi Bencana Banjir, Ombudsman: Segera Lapor!

Tekno | Selasa, 23 September 2025 | 13:11 WIB

Bali Memanggil! Hyoyeon SNSD Kembali dengan Gaya Liburan yang Bikin Pangling

Bali Memanggil! Hyoyeon SNSD Kembali dengan Gaya Liburan yang Bikin Pangling

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 12:17 WIB

Kisah Pilu Turis Australia: Digigit Monyet di Bali Berujung Bayar Tagihan RS Puluhan Juta!

Kisah Pilu Turis Australia: Digigit Monyet di Bali Berujung Bayar Tagihan RS Puluhan Juta!

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 10:06 WIB

Terkini

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Kalbar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

×