PPP Siap Gelar Muktamar X: Presiden dan Ketum Partai Lain Diundang Sambut Ketua Umum Baru

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 25 September 2025 | 17:56 WIB
PPP Siap Gelar Muktamar X: Presiden dan Ketum Partai Lain Diundang Sambut Ketua Umum Baru
Juru Bicara PPP Usman M Tokan. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Muktamar X PPP akan berlangsung pada 27–29 September 2025 di Jakarta dengan pembukaan sederhana dan internal di Hotel Mercure.

  • Acara penutupan akan mengundang Presiden Prabowo Subianto dan ketua umum partai lain untuk memperkenalkan ketua umum PPP terpilih.

  • Kandidat ketua umum periode 2025–2030 mengerucut pada tiga nama: Muhammad Mardiono, Agus Suparmanto, dan Husnan Bey Fananie, dengan Mardiono disebut memiliki peluang menang aklamasi.

Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Muktamar X pada 27-29 September 2025 di Jakarta. Dalam acara penutupan forum tertinggi partai tersebut, PPP berencana mengundang Presiden terpilih Prabowo Subianto serta sejumlah ketua umum partai politik lain.

Undangan ini sekaligus menjadi ajang perkenalan bagi ketua umum PPP yang baru terpilih.

Politisi PPP Usman M Tokan, mengungkapkan bahwa pembukaan Muktamar X akan berlangsung secara internal dan sederhana di Hotel Mercure Jakarta, tanpa publikasi besar-besaran. Langkah ini diambil untuk menjaga suasana damai dan sejuk, mengingat kondisi kebangsaan saat ini.

"Nanti penutupan kita undang presiden kalau berkenan hadir. Insya Allah kita juga undang ketua umum partai lain untuk memperkenalkan ketua umum baru," ujar Usman kepada wartawan pada Kamis (25/9/2025).

Acara pembukaan diperkirakan akan dihadiri sekitar 1.500 orang, terdiri dari lebih dari 1.200 peserta dengan hak suara, serta peninjau dan undangan lainnya.

"Kami tidak ingin kegiatan ini bersifat dipublikasikan besar-besaran, misalnya pasang bendera. Jadi suasananya dibuat sejuk, damai, dan tidak mengundang orang luar,” katanya.

Dalam persiapan Muktamar X, kandidat ketua umum PPP periode 2025–2030 kini mengerucut pada tiga nama. Mereka adalah Muhammad Mardiono, Agus Suparmanto, dan Husnan Bey Fananie.

Muhammad Mardiono disebut-sebut memiliki peluang besar untuk memenangkan pemilihan, bahkan secara aklamasi, karena didukung oleh 33 wilayah.

"Pertama Bapak Mardiono yang didukung oleh 33 wilayah, sehingga berkesempatan bisa menang, bahkan mungkin bisa jadi aklamasi," terang Usman.

baca juga

Sementara itu, Agus Suparmanto menjadi pesaing kuat karena mendapat dukungan dari mantan Ketua Umum PPP, Muhammad Romahurmuziy atau Gus Rommy.

Di sisi lain, Husnan Bey Fananie juga aktif menegaskan niatnya maju sebagai ketua umum, bahkan telah menyiapkan tim hukum untuk mengawal pelaksanaan muktamar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agus Suparmanto Dinilai Bisa Jadi Kunci Perubahan PPP, Dukungan Keluarga Mbah Moen Jadi Modal

Agus Suparmanto Dinilai Bisa Jadi Kunci Perubahan PPP, Dukungan Keluarga Mbah Moen Jadi Modal

News | Minggu, 21 September 2025 | 07:00 WIB

Hitung-hitungan Jelang Muktamar X PPP: Mardiono Disebut Masih Kuat dari Agus Suparmanto

Hitung-hitungan Jelang Muktamar X PPP: Mardiono Disebut Masih Kuat dari Agus Suparmanto

News | Sabtu, 20 September 2025 | 23:55 WIB

Mardiono Didukung Jadi Caketum PPP Jelang Muktamar X, Amir Uskara Komandoi Tim Relawan Pemenangan

Mardiono Didukung Jadi Caketum PPP Jelang Muktamar X, Amir Uskara Komandoi Tim Relawan Pemenangan

News | Jum'at, 19 September 2025 | 09:42 WIB

Terkini

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

×