Terbuai Ramalan Kiamat Seorang Pastor, Ratusan Warga Rela ke Hutan Tinggalkan Segalanya

Yazir F, Ismail

Rabu, 01 Oktober 2025 | 14:21 WIB
Terbuai Ramalan Kiamat Seorang Pastor, Ratusan Warga Rela ke Hutan Tinggalkan Segalanya
Ratusan Warga Rela ke Hutan demi menyambut sang juru selamat dan menantikan hari kiamat (Instagram)
baca 10 detik
  • Ratusan umat Kristen di Uganda berkumpul di Hutan Mirama untuk menyambut ramalan kiamat pada 23–24 September 2025.

  • Ramalan itu disebarkan oleh pastor kontroversial Joshua Mhlakela, namun peristiwa yang dijanjikan tak terjadi.

  • Kegagalan ramalan memicu perdebatan sengit dan menjadi peringatan bahaya pengaruh nabi palsu.

Suara.com - Sebuah pemandangan yang menggugah sekaligus mengkhawatirkan terjadi di Hutan Mirama, Distrik Ntungamo, Uganda.  Ratusan warga berkumpul dengan penuh harap pada 23 dan 24 September 2025.

Mereka meninggalkan rumah, pekerjaan, dan kehidupan normal untuk satu tujuan,  yaitu menyambut peristiwa rapture atau hari kiamat yang diramalkan akan terjadi pada hari itu.

Peristiwa massal ini dipicu oleh ramalan seorang pastor kontroversial asal Afrika Selatan, Joshua Mhlakela.

Melalui pesannya yang tersebar luas, Mhlakela dengan yakin menyatakan kiamat segera datang.

"Rapture sudah di depan mata, siap atau tidak... Tanggal ini tidak dapat disangkal."

Pernyataan inilah yang menjadi magnet kuat bagi ratusan pengikutnya di Uganda.

Mereka percaya bahwa dengan berkumpul dan berdoa di hutan, mereka akan diangkat ke surga saat Yesus Kristus datang untuk kedua kalinya.

Video yang beredar luas di media sosial merekam suasana khusyuk sekaligus emosional di dalam hutan.

Ratusan orang, mulai dari orangtua hingga anak-anak, terlihat berkemah dengan membawa barang-barang pribadi seadanya tas tangan, kantong kertas, dan ponsel.

baca juga

Dengan tangan terangkat ke langit, mereka larut dalam pujian dan doa yang mendalam, menantikan langit terbelah sebagai tanda penggenapan ramalan sang pastor.

Banyak yang telah menjual harta benda mereka, yakin bahwa semua itu tidak akan lagi berguna setelah hari kiamat.

Namun, harapan besar itu harus berakhir dengan kekecewaan. Hingga tanggal yang ditentukan berlalu, peristiwa agung yang mereka nantikan tidak pernah terjadi.

Ratusan Warga Rela ke Hutan demi menyambut sang juru selamat dan menantikan hari kiamat (Instagram)
Ratusan Warga Rela ke Hutan demi menyambut sang juru selamat dan menantikan hari kiamat (Instagram)

Setelah ramalannya gagal, Pastor Joshua Mhlakela dilaporkan kembali menegaskan keyakinannya bahwa peristiwa itu tetap segera terjadi, meskipun tidak sesuai jadwal.

Kegagalan ramalan ini memicu perdebatan sengit di dunia maya dan membangkitkan kembali kenangan kelam tentang tragedi serupa di Uganda.

Banyak pihak menyamakan peristiwa ini dengan Pembantaian Kanungu pada 2000, di mana ratusan anggota sekte kiamat tewas setelah pemimpin mereka membuat ramalan serupa yang gagal.

Insiden di Hutan Mirama ini menjadi pengingat yang menyakitkan tentang betapa rentannya umat terhadap pengaruh nabi-nabi palsu yang memanfaatkan keyakinan untuk kepentingan pribadi.

Para kritikus menunjuk pada ajaran Alkitab itu sendiri, seperti yang tertulis dalam Matius 24:36, yang dengan jelas menyatakan bahwa "tidak ada seorang pun yang tahu tentang hari dan jam itu, bahkan para malaikat di surga sekalipun."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahmad Sahroni Akhirnya Buka Suara! Ferry Irwandi Beberkan Isi Percakapan Telepon!

Ahmad Sahroni Akhirnya Buka Suara! Ferry Irwandi Beberkan Isi Percakapan Telepon!

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 11:24 WIB

Pidato Kahiyang Ayu di Mandailing Natal Viral Dapat Kritikan Pedas: Singkat, Padat, dan Melet?

Pidato Kahiyang Ayu di Mandailing Natal Viral Dapat Kritikan Pedas: Singkat, Padat, dan Melet?

Lifestyle | Selasa, 30 September 2025 | 17:06 WIB

Gegara Tren Viral, Gemini Nano Banana Ciptakan 5 Miliar Gambar AI

Gegara Tren Viral, Gemini Nano Banana Ciptakan 5 Miliar Gambar AI

Tekno | Selasa, 30 September 2025 | 16:41 WIB

Heboh Pengakuan dari Australia: Gibran Lulusan UTS Insearch Setara Bimbel atau SMA?

Heboh Pengakuan dari Australia: Gibran Lulusan UTS Insearch Setara Bimbel atau SMA?

Lifestyle | Selasa, 30 September 2025 | 16:05 WIB

Detik-detik Evakuasi Korban Musala Roboh di Al Khoziny, Viral Dialog Pilu Tim SAR dengan Santri

Detik-detik Evakuasi Korban Musala Roboh di Al Khoziny, Viral Dialog Pilu Tim SAR dengan Santri

Entertainment | Selasa, 30 September 2025 | 16:21 WIB

Kisah Pilu Anak Sebatang Kara, Sibuk Kerja Bayar Utang RS Hingga Tak Tahu Ibu Meninggal

Kisah Pilu Anak Sebatang Kara, Sibuk Kerja Bayar Utang RS Hingga Tak Tahu Ibu Meninggal

Entertainment | Selasa, 30 September 2025 | 16:00 WIB

Terkini

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:03 WIB

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:55 WIB

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:42 WIB

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:10 WIB

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:00 WIB

×