Anggota DPR Ngamuk! Minta BGN 'Spill' Nama Politisi Peminta Jatah Dapur MBG

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 01 Oktober 2025 | 20:20 WIB
Anggota DPR Ngamuk! Minta BGN 'Spill' Nama Politisi Peminta Jatah Dapur MBG
Anggota Komisi IX dari Fraksi PAN, Sahidin saat rapat bersama Kepala BGN Dadan Hindayana di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. [Tangkapan layar]
baca 10 detik
  • DPR tantang BGN sebut nama politisi minta jatah MBG.

  • BGN dituduh salahkan politisi atas masalah program MBG.

  • Sahidin bantah minta jatah, hanya menjembatani program.

Suara.com - Suasana Rapat Kerja Komisi IX DPR RI memanas saat Badan Gizi Nasional (BGN) dicecar soal isu politisi yang 'minta jatah' program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Anggota Komisi IX dari Fraksi PAN, Sahidin, secara terbuka menantang Kepala BGN untuk menyebut nama, bukan sekadar melempar narasi ke publik.

Tantangan ini dilontarkan Sahidin setelah BGN dinilai menjadikan isu 'politisi minta dapur' sebagai salah satu kambing hitam di tengah maraknya kasus keracunan MBG.

"Ada yang menyalahkan politisi lah minta dapur, ada yang tadi bicara pidana, ini persoalan kita kan keracunan berarti ada masalah di dalam ini," kata Sahidin dalam rapat, Rabu (1/10/2025).

Merasa gerah dengan narasi yang berkembang, Sahidin mendesak Kepala BGN, Dadan Hindayana, untuk transparan di forum resmi, bukan di media sosial.

"Kalau ada politisi tunjuk hidungnya, siapa? Jangan kita bicara di medsos, tambah ramai pak, kasian bapak-bapak. Dulu satu Wamen bapak aman-aman saja, bertambah kami pun gerah jadinya," tegasnya.

Sahidin mengakui dirinya sempat berkomunikasi dengan staf BGN, namun ia membantah meminta jatah.

"Memang saya ada menelpon staf bapak. Tetapi kami hanya menjembatani, tapi kalau yang lain nggak tahu saya. Tapi kalau ada tolong tunjuk, ini minta-minta kerjanya," ungkapnya.

Ia pun meminta BGN untuk fokus pada evaluasi internal, mengingat Dadan sebelumnya mengakui bahwa kasus keracunan terjadi karena Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum berpengalaman.

baca juga

"Sampaikan di forum ini. Jangan kita membuat narasi-narasi di luar itu. Itu enggak baik, Pak," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua BGN, Nanik S Deyang, mengakui adanya politikus yang meminta jatah dapur MBG kepadanya melalui pesan WhatsApp.

Pengakuan tersebut disampaikan pada Jumat (26/9/2025). Saat itu, Nanik menyatakan akan menutup dapur-dapur MBG yang bermasalah tanpa pandang bulu.

Ia memblokir nomor politikus tersebut setelah membalas permintaan yang datang di tengah ramainya kasus keracunan siswa.

Nanik Sudaryati Deyang
Nanik Sudaryati Deyang

"Serius saya, jangan main-main sama urusan kesehatan anak, ini kan program kasihan banyak anak-anak enggak bisa makan kita mau kasih makan kok rebutan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cucu Mahfud MD Jadi Korban, Pakar Sebut Keracunan MBG Bukti Kegagalan Sistemik Total

Cucu Mahfud MD Jadi Korban, Pakar Sebut Keracunan MBG Bukti Kegagalan Sistemik Total

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 19:22 WIB

Wartawan Dianiaya oleh Petugas SPPG di Jaktim, Kepala BGN Minta Maaf: Kekerasan Tidak Boleh

Wartawan Dianiaya oleh Petugas SPPG di Jaktim, Kepala BGN Minta Maaf: Kekerasan Tidak Boleh

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:47 WIB

Singgung Sorotan Negatif Program MBG di Media Sosial, DPR Desak Pemulihan Kepercayaan Publik

Singgung Sorotan Negatif Program MBG di Media Sosial, DPR Desak Pemulihan Kepercayaan Publik

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:22 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×