Disentil Kemendagri karena Inflasi Tertinggi, Bobby Nasution Gerak Cepat Siapkan 11 Jurus Jitu

Bangun Santoso

Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:50 WIB
Disentil Kemendagri karena Inflasi Tertinggi, Bobby Nasution Gerak Cepat Siapkan 11 Jurus Jitu
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. [dok Diskominfo Sumut]
baca 10 detik
  • Gubernur Sumut Bobby Nasution ditegur keras oleh Kemendagri karena inflasi di daerahnya mencapai 5,32%, tertinggi se-Indonesia
  • Sebagai respons, Pemprov Sumut menyiapkan 11 langkah cepat
  • Tekanan inflasi di Sumut mayoritas disumbang oleh kenaikan harga komoditas pangan

Suara.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengambil langkah sigap setelah mendapat teguran keras dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akibat angka inflasi di wilayahnya yang merajai puncak nasional, mencapai 5,32 persen secara tahunan (yoy) pada September 2025. Menantu Presiden Joko Widodo itu menegaskan pengendalian harga menjadi prioritas utama untuk menjaga daya beli masyarakat.

Teguran tersebut dilayangkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang disiarkan secara daring. Tomsi tak segan membandingkan kinerja Sumut dengan provinsi lain yang medannya lebih sulit namun inflasinya lebih terkendali.

"Bapak-ibu sekalian, inflasi 5,32 (persen) dalam suatu provinsi (Sumatra Utara) itu sudah terasa perubahan harganya bagi masyarakat. Kami mohon menjadi perhatian para gubernur, khususnya 10 provinsi tertinggi," tegur Tomsi dalam rapat yang ditayangkan di YouTube Kemendagri, Senin (6/10).

Tomsi bahkan menyindir kinerja pemerintah daerah yang dinilai kurang maksimal dan hanya berharap pada "anugerah Tuhan". Ia mendesak para kepala daerah untuk bekerja lebih keras dan melakukan evaluasi jika dinas terkait tidak menunjukkan pergerakan.

"Teman-teman kepala daerah dan pemerintah daerah harus bekerja keras, daerah yang merah-merah ini. Kenapa? Karena yang lain bisa, gitu loh, yang lain bisa (menekan inflasi)," katanya.

"Bagi kepala daerah, kalau umpamanya dinas-dinasnya tidak bergerak, mungkin selayaknya untuk dievaluasi," tambah dia.

Menanggapi sentilan pedas tersebut, Bobby Nasution langsung merespons dengan menyiapkan serangkaian strategi konkret. Ia mengakui bahwa tekanan inflasi sangat dirasakan oleh warganya dan berjanji akan segera menstabilkan harga, terutama komoditas pangan.

“Inflasi ini bukan sekadar angka, tapi mencerminkan tekanan yang dirasakan masyarakat di lapangan. Karena itu, kita ambil langkah cepat dan terukur agar harga-harga, terutama bahan pangan, bisa segera stabil,” ujar Gubernur Bobby Nasution di Medan, usai mengikuti rakor secara virtual, Senin (6/10).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah merumuskan 11 langkah cepat yang akan dieksekusi dalam tiga bulan ke depan. Strategi ini berfokus pada komoditas penyumbang inflasi tertinggi seperti cabai merah, bawang merah, beras, dan daging ayam ras.

baca juga

Beberapa jurus andalan yang disiapkan antara lain membagikan komoditas pemicu inflasi secara gratis, menjual beras murah yang dibundling dengan cabai merah, mempercepat bantuan pangan, menggelar pasar murah, hingga melakukan sidak pasar untuk memantau rantai distribusi.

Bobby menegaskan bahwa semua intervensi harus berjalan efektif dengan prinsip 4T: tepat lokasi, tepat komoditi, tepat sasaran, dan tepat waktu.

"Masyarakat harus benar-benar merasakan dampaknya di lapangan,” tegas Bobby.

Lebih lanjut, ia juga menginstruksikan BUMD pangan daerah seperti PD Aneka Industri dan Jasa (AIJ) untuk lebih aktif mengelola pasokan komoditas strategis. Menurutnya, penanganan inflasi tidak cukup hanya dengan operasi pasar, tetapi juga harus memperkuat kapasitas produksi lokal.

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Poppy Marulita Hutagalung, menambahkan bahwa penguatan rantai pasok dari hulu ke hilir menjadi fokus jangka panjang.

“Dengan cara ini, kita ingin Sumut tidak lagi terlalu bergantung pada pasokan dari luar provinsi. Kalau produksi dan distribusi di dalam daerah kuat, maka harga akan lebih terkendali,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Sumut sebesar 5,32 persen (yoy) disusul oleh Riau (5,08 persen) dan Aceh (4,45 persen). Secara nasional, inflasi pada September 2025 tercatat sebesar 2,65 persen, dengan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang terbesar akibat kenaikan harga emas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya 'Semprot' Bobby Nasution Cs Usai Protes TKD Dipotong: Perbaiki Dulu Kinerja Belanja!

Menkeu Purbaya 'Semprot' Bobby Nasution Cs Usai Protes TKD Dipotong: Perbaiki Dulu Kinerja Belanja!

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:33 WIB

Rocky Gerung Curiga Motif Jokowi Temui Prabowo karena Gelisah, Berkaitan Nasib Gibran dan Bobby?

Rocky Gerung Curiga Motif Jokowi Temui Prabowo karena Gelisah, Berkaitan Nasib Gibran dan Bobby?

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:50 WIB

Bobby Nasution Tamatan Apa? Ditegur Kemendagri karena Inflasi Sumut

Bobby Nasution Tamatan Apa? Ditegur Kemendagri karena Inflasi Sumut

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 12:08 WIB

Rakor Kemendagri Bersama Pemda: Pengendalian Inflasi sampai Imbauan Evaluasi Kenaikan Harga

Rakor Kemendagri Bersama Pemda: Pengendalian Inflasi sampai Imbauan Evaluasi Kenaikan Harga

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 18:16 WIB

Tekan Inflasi, Gubernur Ahmad Luthfi Perkuat Kolaborasi

Tekan Inflasi, Gubernur Ahmad Luthfi Perkuat Kolaborasi

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 12:45 WIB

Buka SPEKIX 2025, Mendagri: Ruang Merayakan Keberanian dan Kreativitas Anak Istimewa

Buka SPEKIX 2025, Mendagri: Ruang Merayakan Keberanian dan Kreativitas Anak Istimewa

News | Minggu, 05 Oktober 2025 | 14:57 WIB

Bima Arya: PLBN Sebatik Harus Mampu Dongkrak Ekonomi Masyarakat Perbatasan

Bima Arya: PLBN Sebatik Harus Mampu Dongkrak Ekonomi Masyarakat Perbatasan

News | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 20:23 WIB

Terkini

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

×