Rakor Kemendagri Bersama Pemda: Pengendalian Inflasi sampai Imbauan Evaluasi Kenaikan Harga

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 06 Oktober 2025 | 18:16 WIB
Rakor Kemendagri Bersama Pemda: Pengendalian Inflasi sampai Imbauan Evaluasi Kenaikan Harga
Suasana Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 bagi seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) di kantor pusat Kemendagri (Suara.com/CNR ukirsari)

Suara.com - Kementerian Dalam Negeri menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 bagi seluruh Pemerintah Daerah (Pemda), pada Senin (6/10/2025). Berlangsung secara hybrid, dipimpin Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir di Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3 Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat.

Awalnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian akan hadir, demikian pula Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Menteri Keuangan akan memberikan pengarahan keuangan daerah dan pertumbuhan ekonomi. Namun kurang lebih pukul 12.00 malam ada pemberitahuan Mendagri mendampingi Bapak Presiden RI hari ini di Bangka Belitung," jelas Tomsi Tohir.

Dalam Rapat Koordinasi Kemendagri bersama Pemda, pembahasan meliputi Percepatan Realisasi Belanja untuk Menjaga Pertumbuhan Ekonomi, Capaian Inflasi September 2025 dan Langkah-Langkah Konkret Pengendalian Inflasi di Daerah, serta Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah.

Dalam bahasan tentang pertumbuhan ekonomi, dipaparkan bahwa situasi bisnis kebutuhan harian belum merata, diperlukan solusi untuk pasokan barang, sampai aspek hilirisasi dan logistik.

"Di mana kebutuhan sampai dengan stok memiliki peluang bisnis yang perlu ditingkatkan oleh daerah," ungkapnya.

Ditambahkan pula dari hasil pantauan Presiden RI kurun seminggu terakhir, ditengarai barang-barang yang masuk dalam disparitas tinggi. Juga situasi pasar untuk beberapa bahan pokok, dan mendorong agar konsumen mendapatkan harga sesuai dengan acuan.

Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir usai memimpin Rakor di Sasana Bhakti Praja (Suara.com/CNR ukirsari)
Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir usai memimpin Rakor di Sasana Bhakti Praja (Suara.com/CNR ukirsari)

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2025, Sekjen Kemendagri menyatakan sejumlah provinsi yang mencatat inflasi year on year (yoy) tinggi yakni Sumatera Utara mencapai 5,32 persen, Riau 5,08 persen, Aceh 4,45 persen, Sumatera Barat 4,22 persen, Sulawesi Tengah 3,88 persen, Jambi 3,77 persen, Sulawesi Tenggara 3,68 persen, kemudian Papua Pegunungan 3,55 persen, serta Papua Selatan 3,42 persen.

Kemudian, kabupaten dengan angka inflasinya masih tinggi adalah Kota Pematang Siantar yang mencapai 5,84 persen, Gunungsitoli 5,50 persen, Padangsidimpuan 5,37 persen, Dumai 4,94 persen, serta Baubau 4,84 persen.

baca juga

"Inflasi daerah harus kita tekan agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kita juga harus pastikan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah tetap tumbuh positif melalui strategi yang konkret dan terukur," tandasnya.

Tingginya angka inflasi ini menunjukkan tekanan harga yang dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Kepala daerah perlu memberikan perhatian serius untuk kondisi ini.

"Kami mohon menjadi perhatian bagi para gubernur, khususnya 10 provinsi tertinggi tadi. Inflasi mencapai 5,32 persen di sebuah provinsi pasti terasakan perubahannya di masyarakat," tegas Tomsi Tohir.

Selanjutnya, juga dikemukakan masih lemahnya komitmen sejumlah Pemda dalam upaya mengendalikan inflasi. Ada 25 daerah yang dinilai pasif dan tidak menjalankan langkah konkret.

Pemda diimbaunya dapat menyimak kinerja daerah lain yang aktif melakukan operasi pasar, terutama untuk menstabilkan harga beras dan minyak goreng.

"Kalau kita kerja keras bisa. Buktinya, harga beras dan minyak goreng sekarang turun," ungkapnya seraya menambahkan dari hampir 500 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 43 daerah yang dinilai rajin melaksanakan langkah-langkah pengendalian inflasi secara penuh.

Ada sembilan langkah yang bisa ditempuh untuk pengendalian inflasi, seperti pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia, rapat teknis tim pengendali inflasi daerah, menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting, pencanangan gerakan menanam, melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait, melaksanakan sidak ke pasar dan distributor, berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi, merealisasikan BTT (Belanja Tak Terduga) sampai memberikan bantuan transportasi dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamendagri Ribka Minta 6 Provinsi di Tanah Papua Percepat Eliminasi Malaria

Wamendagri Ribka Minta 6 Provinsi di Tanah Papua Percepat Eliminasi Malaria

News | Selasa, 30 September 2025 | 20:30 WIB

Pemda Didukung Mendagri untuk Sukseskan Implementasi PSEL

Pemda Didukung Mendagri untuk Sukseskan Implementasi PSEL

News | Selasa, 30 September 2025 | 16:49 WIB

Hadapi Dinamika TKD, Mendagri Tekankan Pentingnya Efisiensi hingga Inovasi Daerah

Hadapi Dinamika TKD, Mendagri Tekankan Pentingnya Efisiensi hingga Inovasi Daerah

News | Senin, 29 September 2025 | 18:28 WIB

Mendagri Tito Minta Pemda Prioritaskan Penanganan TBC dan Dukung Pelaksanaan Program MBG

Mendagri Tito Minta Pemda Prioritaskan Penanganan TBC dan Dukung Pelaksanaan Program MBG

News | Senin, 29 September 2025 | 15:08 WIB

Mendagri Harap Pemda Belajar Praktik Pengelolaan BUMD dari Jepang untuk Tumbuhkan Ekonomi Daerah

Mendagri Harap Pemda Belajar Praktik Pengelolaan BUMD dari Jepang untuk Tumbuhkan Ekonomi Daerah

News | Kamis, 25 September 2025 | 14:59 WIB

Perkuat Akses Keuangan Daerah yang Inklusif, Kemendagri dan OJK Bersinergi

Perkuat Akses Keuangan Daerah yang Inklusif, Kemendagri dan OJK Bersinergi

News | Rabu, 24 September 2025 | 20:43 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×