3 Fakta Rahmat Shah Ditipu: Modus Pelaku Makin Canggih, Ngaku Jadi Raline Shah

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 16 Oktober 2025 | 08:06 WIB
3 Fakta Rahmat Shah Ditipu: Modus Pelaku Makin Canggih, Ngaku Jadi Raline Shah
Raline Shah Anak Siapa? Ini ayahnya, Ramhat Shah. (IG/@ralineshah)
  • Rahmat Shah, ayah dari artis Raline Shah, menjadi korban penipuan (scamming) WhatsApp dengan total kerugian Rp254 juta.
  • Tiga fakta mengejutkan terungkap: pelaku utama adalah tahanan kasus narkotika di Lapas Tanjung Gusta, ia berpura-pura menjadi Raline Shah, dan sindikatnya menggunakan taktik canggih untuk menghilangkan jejak transaksi.
  • Modus ini membuktikan kecanggihan sindikat dalam memanipulasi kepercayaan korban dengan data personal.

Suara.com - Rahmat Shah, yang juga merupakan ayah dari artis kenamaan Indonesia Raline Shah, menjadi korban sindikat penipuan canggih (scamming) melalui aplikasi WhatsApp. Kasus ini berhasil diungkap oleh Direktorat Reserse Siber Polda Sumut dengan kerugian mencapai Rp254 juta.

Pengungkapan pada Jumat (10/10/2025) ini menghasilkan penetapan empat tersangka, dengan dua di antaranya adalah narapidana kasus narkotika yang mengendalikan aksi dari dalam Lapas Kelas I Medan (sebelumnya Lapas Tanjung Gusta).

Berikut adalah tiga fakta mengejutkan yang terungkap dari kasus penipuan yang menyasar ayah Raline Shah:

1. Pelaku Utama adalah Napi Narkotika di Lapas

Fakta yang paling mencengangkan adalah bahwa otak di balik aksi scamming ini, Muhammad Syarifuddin Lubis (25), merupakan narapidana yang tengah menjalani hukuman untuk kasus narkotika di Lapas Kelas I Medan.

Direktur Reserse Siber Polda Sumut, Kombes Pol Doni Satria Sembiring, membenarkan bahwa Syarifuddin melakukan seluruh komunikasi dan manipulasi data melalui WhatsApp dari balik jeruji.

Ia dibantu oleh tahanan lain, Rizal (34), yang berperan memasok handphone ke dalam lapas. Belum diketahui bagaimana komplotan ini berhasil meloloskan ponsel ke dalam sel.

2. Modus Pura-Pura Menjadi Raline Shah dengan Data Online

Syarifuddin menggunakan taktik rekayasa sosial yang canggih dengan berpura-pura menjadi Raline Shah, anak kandung korban. Ia menghubungi Rahmat Shah menggunakan foto profil Raline Shah.

Dalam menjalankan aksinya, Syarifuddin tidak bergerak asal-asalan. Ia melakukan pengecekan nomor kontak korban menggunakan aplikasi seperti Get Contact dan bahkan memantau aktivitas media sosial Raline Shah untuk memastikan bahwa ia menargetkan orang tua yang tepat.

Modus ini membuktikan kecanggihan sindikat dalam memanipulasi kepercayaan korban dengan data personal.

3. Kerugian Rp254 Juta Ditransfer dalam 4 Kali Permintaan Cepat

Aksi penipuan ini dilakukan secara bertahap dalam empat kali permintaan yang membuat korban terus menerus mentransfer uang. Total kerugian Rahmat Shah mencapai Rp254 juta.

Permintaan dilakukan beruntun:

Permintaan pertama: Rp24 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Nyamar Staf DPR, Pria Ini Tipu Telak Korban Modus Syarat Masuk Polisi: Duit Rp750 Juta Raib!

Modal Nyamar Staf DPR, Pria Ini Tipu Telak Korban Modus Syarat Masuk Polisi: Duit Rp750 Juta Raib!

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:28 WIB

Belajar Kasus Mahar 3 M Kakek Tarman Pacitan, Ini Cara Mengetahui Cek Bank Asli atau Palsu

Belajar Kasus Mahar 3 M Kakek Tarman Pacitan, Ini Cara Mengetahui Cek Bank Asli atau Palsu

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 19:11 WIB

Siapa Owner Bake n Grind? Diduga Bahayakan Pelanggan gegara Bikin Klaim Gluten Free Palsu

Siapa Owner Bake n Grind? Diduga Bahayakan Pelanggan gegara Bikin Klaim Gluten Free Palsu

Lifestyle | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 10:28 WIB

Terkini

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB