Trump Tingkatkan Tekanan Militer: AS Kirim Kapal Perang, Venezuela Tuduh CIA Terlibat!

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:19 WIB
Trump Tingkatkan Tekanan Militer: AS Kirim Kapal Perang, Venezuela Tuduh CIA Terlibat!
USS Gravely
  • Kapal perang AS (USS Gravely) tiba di Trinidad di tengah tekanan terhadap Venezuela.

  • Presiden Maduro menuduh AS memicu “perang abadi baru”.

  • Venezuela menuding AS merencanakan potensi operasi bendera palsu di perbatasan Trinidad.

Suara.com - Lanskap geopolitik di kawasan Karibia kembali memanas seiring dengan peningkatan tekanan militer yang dilakukan pemerintahan Donald Trump terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Peningkatan kehadiran militer Amerika Serikat di dekat perairan Venezuela memicu kecaman keras dari Caracas.

Pada Minggu lalu, sebuah kapal perang Amerika Serikat (AS) tiba di ibukota Trinidad dan Tobago. Kapal perusak berpeluru kendali, USS Gravely, dilaporkan berlabuh di Pelabuhan Spanyol.

Kedatangan USS Gravely ini untuk bergabung dengan pergerakan kapal induk raksasa AS, USS Gerald R. Ford, yang telah lebih dulu mendekati perairan Venezuela.

Meskipun pejabat dari Trinidad dan Tobago dan AS mengonfirmasi bahwa kapal perang tersebut akan berada di ibukota hingga Kamis untuk menjalankan latihan gabungan antara kedua negara, tindakan ini disambut dengan kemarahan oleh pemerintah Venezuela.

Presiden Nicolas Maduro menanggapi kehadiran militer AS ini dengan kecaman tajam, menuduh AS berupaya memicu “perang abadi baru” melawan negaranya.

Pemerintah Venezuela juga mengecam keras kehadiran USS Gravely, menyebutnya sebagai "provokasi permusuhan terhadap Venezuela dan ancaman serius bagi perdamaian Karibia."

Tidak hanya sekadar protes, Pemerintah Venezuela melangkah lebih jauh dengan melontarkan tuduhan serius, menuding AS sedang merencanakan potensi operasi bendera palsu (false flag operation), yakni sebuah serangan provokatif yang dirancang untuk menyalahkan pihak lain.

"Venezuela melaporkan telah menangkap sebuah kelompok tentara bayaran dengan informasi langsung dari badan intelijen AS, CIA, yang dapat memastikan bahwa serangan bendera palsu sedang berlangsung dari perairan yang berbatasan dengan Trinidad dan Tobago, atau dari Trinidad atau wilayah Venezuela sendiri," demikian pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah Venezuela.

Kehadiran militer AS ini sejalan dengan kebijakan hard-line pemerintahan Trump yang secara terbuka menentang kepemimpinan Maduro di Venezuela.

Meskipun AS menyebut kehadiran kapal perang tersebut sebagai bagian dari latihan gabungan bilateral dengan Trinidad dan Tobago, Venezuela melihatnya sebagai intimidasi dan persiapan untuk potensi intervensi militer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar Amerika

Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar Amerika

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 10:11 WIB

Amerika Serikat dan Venezuela Memanas: Kapal Induk Dikerahkan ke Laut Karibia, Ini 5 Faktanya

Amerika Serikat dan Venezuela Memanas: Kapal Induk Dikerahkan ke Laut Karibia, Ini 5 Faktanya

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 07:49 WIB

Serie A: Jay Idzes Optimis pada Masa Depan Lini Pertahanan Sassuolo

Serie A: Jay Idzes Optimis pada Masa Depan Lini Pertahanan Sassuolo

Your Say | Senin, 27 Oktober 2025 | 12:47 WIB

Terkini

AS - Israel Mau Bikin Iran Mandul Nuklir

AS - Israel Mau Bikin Iran Mandul Nuklir

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:24 WIB

Viral Motor BGN untuk Program MBG, Dadan Hindayana: Jumlahnya Bukan 70 Ribu Unit!

Viral Motor BGN untuk Program MBG, Dadan Hindayana: Jumlahnya Bukan 70 Ribu Unit!

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:23 WIB

Bak Langit dan Bumi, Ini Perbedaan Gaji Tamtama Polisi Vietnam vs Indonesia

Bak Langit dan Bumi, Ini Perbedaan Gaji Tamtama Polisi Vietnam vs Indonesia

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:22 WIB

KPK Buka Peluang Periksa Ono Surono Usai Penggeledahan Rumahnya

KPK Buka Peluang Periksa Ono Surono Usai Penggeledahan Rumahnya

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:16 WIB

Baleg DPR Kaji Badan Baru Pengelola Data Nasional di RUU SDI

Baleg DPR Kaji Badan Baru Pengelola Data Nasional di RUU SDI

News | Selasa, 07 April 2026 | 12:11 WIB

Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari

Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:59 WIB

Donald Trump Ancam Penjarakan Wartawan Buntut Bocornya Data Rahasia Pilot Militer AS Jatuh di Iran

Donald Trump Ancam Penjarakan Wartawan Buntut Bocornya Data Rahasia Pilot Militer AS Jatuh di Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:55 WIB

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

Dokumen Ini Bongkar Nafsu Donald Trump Caplok Kanada hingga Sindir Raja Charles III

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:53 WIB

PBB Peringatkan Donald Trump yang Ancam Bom Fasilitas Sipil Iran

PBB Peringatkan Donald Trump yang Ancam Bom Fasilitas Sipil Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:48 WIB

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

Iran Ejek Ultimatum Gila Trump yang Ingin Hancurkan Jembatan dan Pembangkit Listrik Dalam 4 Jam

News | Selasa, 07 April 2026 | 11:38 WIB