Megawati Ingatkan Soal Bahaya AI: Buat Saya yang Paling Baik Adalah Otak yang Diberikan Tuhan

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 01 November 2025 | 13:10 WIB
Megawati Ingatkan Soal Bahaya AI: Buat Saya yang Paling Baik Adalah Otak yang Diberikan Tuhan
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Megawati mengatakan agar semua tak mudah terlena oleh AI.
  • Megawati mengatakan, kala itu dirinya mengingatkan semua pihak jangan terperangah oleh AI.
  • Menurutnya adanya AI justru cenderung hanya bisa merusak.

Suara.com - Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan soal bahaya ancaman artificial intelegence (AI) bagi kehidupan manusia.

Ia mengingatkan, agar semua tak mudah terlena oleh AI.

Hal itu disampaikan dalam pidato kuncinya di seminar internasional 70 Tahun Konferensi Asia–Afrika (KAA) di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2025).

Awalnya Megawati mengungkapkan soal pentingnya Pancasila bagi kehidupan bangsa. Terlebih jika nanti dunia semakin modern perang dengan teknologi.

Megawati lantas bercerita soal dirinya pernah diundang hadir sebagai pembicara di Universitas St. Petersburg di hadapan para dosen dan rektor bicara soal AI.

"Yang harus saya terangkan adalah AI artificial intelegence jadi buat saya hal yang sebetulnya tidak pernah saya pikirkan tapi saya ternyata bisa memberikannya gampang sekali (menjelaskanya)," kata Megawati.

"Karena buat saya namanya saja artificial jadi bukannya manusia sendiri," sambungnya.

Megawati mengatakan, kala itu dirinya mengingatkan semua pihak jangan terperangah oleh AI.

Ia menegaskan, baginya yang paling canggih adalah otak manusia pemberian dari Tuhan.

"Saya sendiri kaget karena gampang, jadi saya bilang begini menyimpang sedikit supaya semua itu jangan terperangah melihat AI, AI, AI, saya bilang kok (kita) jadi lupa (terlena) ya hah? But the best, the best mind for me is my brain, because it is from the god, jadi nggak bisa di gantikan," katanya.

Megawati kemudian cerita dan memberikan contoh bagaimana AI bisa kalah. Ia mencontohkannya dengan sebuah perasaan.

Lebih lanjut, Megawati mengatakan, jika adanya AI justru cenderung hanya bisa merusak. Ia menekankan bahwa sebuah keilmuan secanggih-canggihnya pasti itu ada batasnya.

"Siapa yang tergila-gila sama AI hayo angkat tangan yang berani. Sekarang saja saya lihat kecenderungan AI itu kepada sebuah yang bisa merusak. Jadi menurut saya keilmuan itu juga ada batasnya," katanya.

Ia pun mengingatkan juga kepada anak-anak muda jangan terlena oleh AI.

"Sehingga menurut teman-teman yang ada saya mohon jangan anak anak muda tergila-gila dengan AI karena apa pun juga tetap (nunjuk dada) feeling kita ini datangnya dari Allah dari God," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pidato di Peringatan KAA ke-70, Megawati: Kemerdekaan Palestina Harus Penuh, Tanpa Tawar-Menawar!

Pidato di Peringatan KAA ke-70, Megawati: Kemerdekaan Palestina Harus Penuh, Tanpa Tawar-Menawar!

News | Sabtu, 01 November 2025 | 12:46 WIB

Canva Rilis Model AI Desain Baru dan Ubah Platform Jadi Pusat Kreatif

Canva Rilis Model AI Desain Baru dan Ubah Platform Jadi Pusat Kreatif

Tekno | Sabtu, 01 November 2025 | 11:07 WIB

Megawati Bakal Pidato di Acara Peringatan KAA ke-70 di Blitar, Ini yang Akan Disampaikan

Megawati Bakal Pidato di Acara Peringatan KAA ke-70 di Blitar, Ini yang Akan Disampaikan

News | Sabtu, 01 November 2025 | 11:01 WIB

Ahli Ungkap Ada Faktor Disinformasi dan Manipulasi saat Rumah Sahroni hingga Uya Kuya Dijarah

Ahli Ungkap Ada Faktor Disinformasi dan Manipulasi saat Rumah Sahroni hingga Uya Kuya Dijarah

News | Sabtu, 01 November 2025 | 07:45 WIB

Terkini

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi

Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai

Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut

Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:18 WIB

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:16 WIB

Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026

Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026

Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:10 WIB

×