Legislator PDIP: Soeharto Tak Layak Jadi Pahlawan, Rekam Jejaknya Terlalu Kelam!

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 07 November 2025 | 17:21 WIB
Legislator PDIP: Soeharto Tak Layak Jadi Pahlawan, Rekam Jejaknya Terlalu Kelam!
Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
  • Bonnie Triyana sebut pahlawan sejati seharusnya tidak memiliki cacat atau sejarah kelam.

  • Soeharto dinilai meninggalkan banyak luka sejarah, seperti pelanggaran HAM dan krisis ekonomi.

  • Penilaian gelar pahlawan untuk Soeharto sebaiknya diserahkan kepada generasi mendatang yang lebih objektif.

Suara.com - Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana, menekankan pentingnya melihat fakta sejarah secara utuh dalam menyikapi wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto. Menurutnya, seorang pahlawan sejati tidak seharusnya memiliki cacat atau rekam jejak yang kelam.

Legislator PDIP ini menjelaskan, istilah pahlawan sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "orang yang menerima hasil (pahala)" atas perbuatannya. Gelar ini, menurutnya, harus diberikan kepada sosok yang tanpa cela.

"Salah satu syaratnya, dia tidak boleh punya cacat yang bisa membuat nilai-nilai perjuangannya jadi berkurang. Nah, itu syaratnya sangat ketat," kata Bonnie kepada wartawan, Jumat (7/11/2025).

Dengan merujuk pada syarat tersebut, Bonnie menyoroti sejumlah catatan kelam selama 32 tahun masa kepemimpinan Soeharto, mulai dari pemberangusan kebebasan berekspresi hingga krisis ekonomi 1998 yang membuktikan kerapuhan pembangunan Orde Baru.

“Dulu (era Soeharto), kalau ada kritik yang dianggap subversif, orang bisa ditangkap, bahkan hilang. Itu fakta sejarah,” tegasnya.

“Krisis 1998 menunjukkan bahwa apa yang dibangun selama puluhan tahun itu hanya seperti raksasa berkaki lempung, tidak kuat,” sambungnya.

Anggota DPR yang membidangi urusan pendidikan dan kebudayaan itu menegaskan, seorang pahlawan sejati tidak seharusnya meninggalkan luka bagi bangsanya sendiri.

"Pahlawan sejati bukanlah dia yang merepresi kebebasan berekspresi dan melakukan kekerasan terhadap warganya sendiri," ujar Bonnie.

Ia juga menyinggung banyaknya kasus perampasan tanah dan penderitaan rakyat yang terjadi di masa itu, seperti di Waduk Kedung Ombo, Tapos, dan Cimacan.

Oleh karena itu, Bonnie mengusulkan agar penilaian terhadap tokoh kontroversial seperti Soeharto diserahkan kepada generasi mendatang yang dinilainya akan lebih objektif.

"Mari kita berikan tugas ini kepada generasi penerus agar mereka lebih berjarak dan objektif dalam menentukan mana pahlawan sejati dan mana yang bukan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sultan Muhammad Salahuddin, Pahlawan Nasional Baru dari Bima!

Sultan Muhammad Salahuddin, Pahlawan Nasional Baru dari Bima!

News | Jum'at, 07 November 2025 | 13:33 WIB

Kumpulan Kata-Kata Pahlawan Nasional yang Inspiratif, Pas untuk Caption di Media Sosial

Kumpulan Kata-Kata Pahlawan Nasional yang Inspiratif, Pas untuk Caption di Media Sosial

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2025 | 13:45 WIB

Justru Setuju, Jokowi Santai Usulan Gelar Pahlawan Soeharto Tuai Protes: Pro-Kontra Biasa

Justru Setuju, Jokowi Santai Usulan Gelar Pahlawan Soeharto Tuai Protes: Pro-Kontra Biasa

News | Jum'at, 07 November 2025 | 11:15 WIB

Terkini

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB