Dunia Sorot Soeharto Jadi Pahlawan: 'Diktator' Disematkan Gelar Kehormatan oleh Menantunya

Bangun Santoso

Senin, 10 November 2025 | 12:43 WIB
Dunia Sorot Soeharto Jadi Pahlawan: 'Diktator' Disematkan Gelar Kehormatan oleh Menantunya
Foto lama Presiden Soeharto sedang menyapa warga. (Twitter/@tommy_soeharto_)
baca 10 detik
  • Media internasional seperti AFP, Reuters, dan The Diplomat menyoroti penganugerahan gelar pahlawan nasional untuk Soeharto, dengan fokus pada masa lalunya sebagai "diktator" dan catatan pelanggaran HAM
  • Upacara pemberian gelar dipimpin langsung oleh menantu Soeharto, Presiden Prabowo Subianto, sebuah fakta yang menjadi perhatian khusus media asing
  • Keputusan ini dianggap oleh sebagian pengamat internasional sebagai upaya menulis ulang sejarah (revisionisme) di era pemerintahan Prabowo, meskipun pemerintah mengklaim keputusan tersebut berdasarkan kajian akademis

Suara.com - Keputusan Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada mertuanya, Presiden ke-2 RI Soeharto, memicu sorotan tajam dari berbagai media internasional. Pemberian gelar yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11/2025), ini dinilai kontroversial mengingat catatan hak asasi manusia Soeharto selama 32 tahun berkuasa.

Kantor berita Prancis, Agence France-Presse (AFP), secara lugas mengangkat kontroversi ini dalam artikelnya yang berjudul "Indonesia names late dictator Suharto a national hero". AFP menyoroti bahwa penganugerahan ini tetap dilakukan meskipun ada penolakan keras dari para aktivis dan akademisi.

"Indonesia menambahkan mantan presiden Soeharto ke dalam daftar pahlawan nasional dalam sebuah upacara pada hari Senin, meskipun ada keberatan dari para aktivis dan akademisi atas catatan hak asasi manusia mendiang diktator militer tersebut," tulis AFP.

Media tersebut juga menggarisbawahi ironi dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Prabowo. "Presiden petahana, Prabowo Subianto, mantan menantu Soeharto, memimpin upacara Hari Pahlawan Nasional pada hari Senin."

Senada dengan AFP, kantor berita Reuters juga memberikan perhatian khusus pada sejarah kelam yang menyertai kepemimpinan Soeharto. Dalam artikel berjudul "Indonesia grants national hero status to late strongman President Suharto", Reuters mengingatkan bagaimana Soeharto mengambil alih kekuasaan.

"Suharto, seorang perwira militer, secara resmi menjadi presiden pada tahun 1967 setelah ia merebut kendali Indonesia dari presiden pertama dan pemimpin kemerdekaan Indonesia, Sukarno," tulis Reuters.

Meskipun mengakui adanya pertumbuhan ekonomi yang pesat selama tiga dekade pemerintahannya, Reuters juga mencatat kejatuhan rezim Orde Baru.

"Ia memimpin Indonesia melewati tiga dekade pertumbuhan ekonomi yang pesat dan stabilitas, namun kemudian melihat banyak karyanya terbengkalai ketika negara itu terjerumus ke dalam kekacauan selama krisis keuangan Asia tahun 1997-1998."

Sementara itu, majalah The Diplomat melihat penganugerahan gelar ini sebagai sinyal berbahaya. Dalam artikelnya, "Indonesian Activists Protest Plans to Grant Former President Suharto 'Hero' Status", The Diplomat menyebut langkah ini sebagai "tanda revisionisme sejarah yang semakin menguat di bawah Presiden Prabowo Subianto".

baca juga

The Diplomat juga melaporkan adanya protes, meski dalam skala kecil, dan mengutip pembelaan dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Fadli, yang memimpin Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, menegaskan bahwa ada "kontribusi, latar belakang, dan kisah hidup" yang "telah dipelajari secara menyeluruh dan diverifikasi melalui berbagai kajian akademis dan ilmiah".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Ekstrem! Pesan Tutut Soeharto untuk Pengkritik Gelar Pahlawan Sang Ayah

Jangan Ekstrem! Pesan Tutut Soeharto untuk Pengkritik Gelar Pahlawan Sang Ayah

News | Senin, 10 November 2025 | 12:39 WIB

Gelar Pahlawan Tak Hapus Dosa Orde Baru? Respons Putri Soeharto Soal Tuduhan HAM dan Korupsi Ayahnya

Gelar Pahlawan Tak Hapus Dosa Orde Baru? Respons Putri Soeharto Soal Tuduhan HAM dan Korupsi Ayahnya

News | Senin, 10 November 2025 | 12:38 WIB

Soeharto Resmi Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, Aktivis Sejarah: Ini Mengkhianati Reformasi

Soeharto Resmi Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, Aktivis Sejarah: Ini Mengkhianati Reformasi

News | Senin, 10 November 2025 | 12:17 WIB

Marsinah jadi Pahlawan Nasional, Wijiati Tak Kuasa Tahan Tangis dan Cium Foto Kakak di Istana

Marsinah jadi Pahlawan Nasional, Wijiati Tak Kuasa Tahan Tangis dan Cium Foto Kakak di Istana

News | Senin, 10 November 2025 | 11:47 WIB

Hormati Jasa Pahlawan, Belitung Salurkan Bansos Rp2,5 Juta untuk Veteran dan Janda Veteran

Hormati Jasa Pahlawan, Belitung Salurkan Bansos Rp2,5 Juta untuk Veteran dan Janda Veteran

News | Senin, 10 November 2025 | 11:31 WIB

Di Balik Kontroversi Gelar Pahlawan Soeharto: Prabowo Sebut Jasa Luar Biasa, Hormati Pendahulu

Di Balik Kontroversi Gelar Pahlawan Soeharto: Prabowo Sebut Jasa Luar Biasa, Hormati Pendahulu

News | Senin, 10 November 2025 | 11:31 WIB

Setelah 15 Tahun dan 3 Kali Diusulkan, Soeharto Resmi Jadi Pahlawan Nasional

Setelah 15 Tahun dan 3 Kali Diusulkan, Soeharto Resmi Jadi Pahlawan Nasional

News | Senin, 10 November 2025 | 11:16 WIB

Terkini

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:44 WIB

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:41 WIB

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:24 WIB

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:23 WIB

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:19 WIB

Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!

Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:18 WIB

Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa

Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB

Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung

Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:45 WIB