Bukan Takut Kritis! Mahfud MD Ungkap Alasan 'Tertutup' di Komisi Reformasi Polri

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 11 November 2025 | 11:42 WIB
Bukan Takut Kritis! Mahfud MD Ungkap Alasan 'Tertutup' di Komisi Reformasi Polri
Mahfud MD hadir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Ia memaklumkan adanya kritik tersebut karena sebagian masyarakat mungkin tidak mengetahui rekam jejaknya secara utuh.
  • Mahfud mengajak publik untuk melihat perkembangan ke depan.
  • Mahfud MD justru mengaku senang dengan adanya pihak-pihak yang mengkritisi dirinya.

Suara.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menanggapi berbagai kritik, pro-kontra, serta spekulasi mengenai dirinya yang dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai keanggotaan komisi percepatan reformasi Polri.

Dalam pernyataan melalui kanal YouTube pribadinya, Mahfud MD Official, ia mengaku memaklumkan adanya kritik tersebut karena sebagian masyarakat mungkin tidak mengetahui rekam jejaknya secara utuh dan masyarakat khawatir ia tidak akan selugas untuk mengkritik pemerintah.

"Saya lagi-lagi maklum kalau ada orang begitu kan, orang kan tidak tahu," ujar Mahfud membuka pernyataannya, dikutip Selasa (11/11/2025).

Mahfud kemudian menekankan bahwa ia memiliki sejarah panjang dalam karir publiknya, termasuk dikenal sebagai sosok yang kritis bahkan saat berada di dalam pemerintahan.

"Saya di dalam pemerintahan juga kritis ya, saya pernah menjadi MK (Mahkamah Konstitusi)," kenangnya.

Menyikapi situasi pro-kontra yang kini dihadapinya, termasuk kekhawatiran masyarakat jika ia tidak akan seterbuka sekarang untuk mengkritik pemerintah, Mahfud menyatakan bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang wajar.

Namun, ia menegaskan komitmennya untuk tetap memegang teguh prinsip-prinsipnya.

"Begitu seperti sekarang juga gitu, pro kontra itu gak apa-apa. Tetapi percayalah ya, saya akan tetap bicara sesuai dengan dignity saya sebagai akademisi ya," tegasnya.

Mahfud mengajak publik untuk melihat perkembangan ke depan. Ia juga mengalihkan fokus dari isu-isu yang dianggapnya lebih kecil, seperti dinamika di kepolisian, ke masalah yang lebih substansial bagi negara.

baca juga

"Jadi kita lihat aja ke depannya gitu, itu kan cuma urusan polisi kan, yang lebih berat ini negara kita ini akan korupsi dan kesewenang-wenangan, keculasan para pejabat," kritiknya.

Menurutnya, kepolisian hanyalah bagian dari permasalahan yang lebih besar tersebut.

Presiden Prabowo Subianto memberi penghormatan saat melantik anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11/2025). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU]
Presiden Prabowo Subianto memberi penghormatan saat melantik anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/11/2025). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU]

Terkait isu yang mungkin melibatkan informasi rahasia atau belum diputuskan oleh tim, termasuk jika ia terlibat dalam proses tertentu, Mahfud menjelaskan alasannya untuk tidak terlalu terbuka bukan karna ia takut untuk kritis, namun hanya untuk urusan tersebut.

"Polisi itu hanya bagian dari itu semua, taruhlah saya ikut ke situ, tentu secara etis saya tidak boleh membuka hal-hal yang sifatnya rahasia atau belum diputuskan oleh tim ya. Saya kira gak boleh saya bicara bukan karena takut kritis tapi hanya untuk urusan itu kan," jelas Mahfud.

Mengakhiri pernyataannya, Mahfud MD justru mengaku senang dengan adanya pihak-pihak yang mengkritisi dirinya.

"Gak usah khawatir, tapi saya senang ada yang begitu, berarti ada yang memperhatikan saya," ujarnya.

Ia menafsirkan perhatian tersebut sebagai indikasi bahwa integritasnya selama ini masih dihargai dan menjadi pertimbangan publik.

"Berarti ada yang melihat bahwa saya selama ini bisa dipegang kan gitu kan. Ya mudah-mudahan terus bisa dipegang, kan tergantung pada masalahnya juga gitu," tutup Mahfud.

Reporter: Safelia Putri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Evaluasi Semua Lembaga Produk Reformasi: Prabowo Tegaskan Bukan Hanya Polri yang Dikaji

Evaluasi Semua Lembaga Produk Reformasi: Prabowo Tegaskan Bukan Hanya Polri yang Dikaji

News | Minggu, 09 November 2025 | 09:11 WIB

Masuk Komisi Reformasi Polri Bentukan Prabowo: Sepak Terjang Idham Azis, Nyalinya Gak Kaleng-kaleng!

Masuk Komisi Reformasi Polri Bentukan Prabowo: Sepak Terjang Idham Azis, Nyalinya Gak Kaleng-kaleng!

News | Sabtu, 08 November 2025 | 18:06 WIB

Kapolri Aktif dan Mantan Masuk Daftar Anggota Komisi Reformasi Polri, Prabowo Ungkap Alasannya

Kapolri Aktif dan Mantan Masuk Daftar Anggota Komisi Reformasi Polri, Prabowo Ungkap Alasannya

News | Sabtu, 08 November 2025 | 11:50 WIB

Prabowo Kukuhkan Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Jadi Ketua

Prabowo Kukuhkan Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Jadi Ketua

Foto | Sabtu, 08 November 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Pemerintah Dinilai Biayai Bencana, Anggaran Pemicu Deforestasi Jauh Melampaui Dana Mitigasi

Pemerintah Dinilai Biayai Bencana, Anggaran Pemicu Deforestasi Jauh Melampaui Dana Mitigasi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:53 WIB

Bupati Gowa Tersangka Pemerasan, Pernah Diperiksa Kasus Korupsi Seragam Sekolah

Bupati Gowa Tersangka Pemerasan, Pernah Diperiksa Kasus Korupsi Seragam Sekolah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:49 WIB

Gaya Hidup Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono Jadi Sorotan, Seberapa Hedonnya?

Gaya Hidup Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono Jadi Sorotan, Seberapa Hedonnya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:47 WIB

Beli Vitamin dan Skincare di Kimia Farma, Dapatkan Diskon Maksimal dari BRI

Beli Vitamin dan Skincare di Kimia Farma, Dapatkan Diskon Maksimal dari BRI

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 18:43 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Nganjuk Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN di Nganjuk Terkait Kasus HGB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:39 WIB

Harta Timothy Ivan Triyono di LHKPN Capai Rp1,78 Miliar, Gaya Hidupnya Disorot

Harta Timothy Ivan Triyono di LHKPN Capai Rp1,78 Miliar, Gaya Hidupnya Disorot

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 18:39 WIB

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:31 WIB

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:30 WIB

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:29 WIB

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:25 WIB

×