Sutriah Bersyukur Jadi Peserta JKN: Manfaatnya Besar Sekali

Fabiola Febrinastri

Kamis, 13 November 2025 | 12:11 WIB
Sutriah Bersyukur Jadi Peserta JKN: Manfaatnya Besar Sekali
Peserta BPJS Kesehatan, Sutriah Windriyani. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Sutriah Windriyani (42) tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas kemudahan dan manfaat yang ia rasakan selama menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, ibu dua anak ini mengaku datang untuk mengurus Aplikasi Mobile JKN miliknya yang sempat tidak bisa diakses. Ia mengaku, aplikasi tersebut kini menjadi salah satu kebutuhan penting dalam kesehariannya.

“Awalnya saya datang karena akun Aplikasi Mobile JKN saya sempat lupa, jadi saya kesulitan login. Petugas BPJS Kesehatan membantu dengan sangat ramah dan cepat. Sekarang sudah bisa digunakan kembali, dan saya sangat senang karena aplikasi ini benar-benar memudahkan,” ujar Sutriah, Jumat (31/10/2025).

Menurutnya, Aplikasi Mobile JKN memberikan banyak manfaat yang memudahkan peserta tanpa perlu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. Ia bisa menggunakan aplikasi itu untuk mendaftar peserta baru, mengganti fasilitas kesehatan, mengecek status iuran, hingga mengambil antrean online saat hendak berobat ke fasilitas kesehatan.

“Kita bisa daftar peserta dari Mobile JKN, selain itu kalau mau ubah fasilitas kesehatan juga bisa dari handphone. Praktis sekali,” tambahnya.

Sutriah juga berbagi pengalamannya dalam menggunakan layanan JKN untuk kebutuhan kesehatan keluarganya. Ia menuturkan bahwa anak keduanya pernah dirawat karena demam berdarah dan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Program JKN.

“Waktu itu anak saya demam hingga 39 derajat, hemoglobin anak saya sangat drop hingga harus dirawat kurang lebih 10 hari di rumah sakit. Alhamdulillah, semuanya ditanggung BPJS Kesehatan. Kami tidak keluar biaya sepeser pun, pelayanannya juga cepat dan baik,” kenangnya.

Tidak hanya anaknya, Sutriah juga sempat memanfaatkan layanan JKN untuk pengobatan penyakit maag akut yang ia derita. Ia merasa terbantu karena bisa berobat tanpa terbebani biaya.

“Saya sendiri pernah berobat karena sakit maag akut hingga merasa sesak napas. Saya opname dua kali di rumah sakit karena sakit ini. Semua prosesnya mudah, mulai dari pendaftaran sampai pelayanan di rumah sakit. Dokternya ramah, dan tidak ada perbedaan antara pasien JKN dan pasien umum,” katanya.

Selain itu, orang tuanya juga menjadi peserta JKN dan pernah mendapatkan pelayanan pengobatan penyakit kulit di fasilitas kesehatan. Menurut Sutriah, seluruh keluarganya merasakan pelayanan yang sangat baik dan tidak pernah menemui kendala berarti selama menggunakan JKN.

baca juga

“Kami sekeluarga benar-benar merasakan manfaatnya. Dari anak sampai orang tua, semuanya terbantu dengan JKN,” ujarnya.

Tidak hanya merasakan manfaatnya sendiri, Sutriah juga aktif mengedukasi orang-orang di sekitarnya agar ikut mendaftar menjadi peserta JKN. Ia kerap mendorong tetangga dan teman-temannya yang belum memiliki perlindungan kesehatan untuk segera mendaftar.

“Saya sering cerita ke tetangga soal manfaat JKN. Saya berharap mereka bisa segera daftar setelah tahu pengalaman saya,” tutur Sutriah.

Selain itu, Sutriah yang bekerja di pabrik juga mengedukasi rekan-rekan kerjanya yang baru bekerja agar memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN. Ia menjelaskan bahwa manfaat digital yang ditawarkan aplikasi ini sangat membantu peserta dalam mengakses layanan kesehatan secara cepat dan mudah.

“Saya bilang ke teman-teman di pabrik, jangan cuma punya kartu JKN, tapi juga pakai Mobile JKN. Dari aplikasi itu, kita bisa cek iuran, ubah faskes, sampai ambil antrean tanpa repot. Semuanya serba praktis,” ungkapnya.

Sutriah menegaskan bahwa keberadaan Program JKN sangat penting untuk perlindungan kesehatan masyarakat. Ia mengimbau agar semua orang segera mendaftar menjadi peserta. Ia berharap agar program ini terus berjalan dan semakin baik ke depannya, sehingga masyarakat Indonesia dapat terus merasakan perlindungan kesehatan yang merata tanpa hambatan biaya.

“Sekarang sudah tidak ada alasan untuk tidak ikut JKN. Iurannya terjangkau dan manfaatnya luar biasa besar. Sangat rugi kalau masih ada yang belum mau jadi peserta. Terima kasih BPJS Kesehatan sudah memberikan pelayanan terbaik untuk kami. Dengan JKN, kami merasa tenang karena tahu kalau sakit, sudah ada yang menjamin,” tutupnya dengan senyum bahagia. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Secara Offline dan Online

Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan Secara Offline dan Online

Lifestyle | Selasa, 11 November 2025 | 13:16 WIB

BPJS Kesehatan Bisa Digunakan Berapa Kali dalam Sebulan? Simak Penjelasannya

BPJS Kesehatan Bisa Digunakan Berapa Kali dalam Sebulan? Simak Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 11 November 2025 | 11:01 WIB

Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan yang Tidak Aktif dari Perusahaan, Cek Alurnya

Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan yang Tidak Aktif dari Perusahaan, Cek Alurnya

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2025 | 15:18 WIB

Cara Mendapatkan Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan 2025, Simak Syarat dan Jadwalnya

Cara Mendapatkan Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan 2025, Simak Syarat dan Jadwalnya

Lifestyle | Jum'at, 07 November 2025 | 13:40 WIB

Siapa Saja yang Bisa Lakukan Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan? Ketahui Syaratnya

Siapa Saja yang Bisa Lakukan Pemutihan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan? Ketahui Syaratnya

News | Kamis, 06 November 2025 | 13:48 WIB

23 Juta Peserta BPJS Kesehatan Nunggak Iuran, Bakal Dapat Pemutihan Semua?

23 Juta Peserta BPJS Kesehatan Nunggak Iuran, Bakal Dapat Pemutihan Semua?

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 12:32 WIB

Terkini

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

×