Mensos Ungkap Alasan Rencana Digitalisasi Bansos: Kurangi Interaksi Manusia Agar Bantuan Tak Disunat

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 14 November 2025 | 18:59 WIB
Mensos Ungkap Alasan Rencana Digitalisasi Bansos: Kurangi Interaksi Manusia Agar Bantuan Tak Disunat
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Sebanyak 1,9 juta KPM dinyatakan tidak lagi layak menerima bansos karena tidak memenuhi kriteria.
  • Sistem digital yang sedang disiapkan harus mampu memberi alasan yang jelas dan transparan mengenai seseorang berhak menerima bansos atau tidak.
  • Proses verifikasi tak lagi bergantung pada relasi personal maupun penilaian subjektif petugas.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos) menjadi kunci untuk mengatasi bias dan potensi konflik kepentingan di lapangan.

Langkah ini diambil setelah Kemensos dan Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pemeriksaan langsung (ground check) terhadap lebih dari 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dari proses itu, sebanyak 1,9 juta KPM dinyatakan tidak lagi layak menerima bansos karena tidak memenuhi kriteria.

Menariknya, masyarakat mulai menunjukkan keberanian untuk mengoreksi data penerima, meski jumlahnya masih kecil.

"Ada 36 ribu lebih, baik menyanggah dirinya sendiri, mau menyanggah orang lain, untuk menyatakan bahwa mereka tidak layak untuk mendapatkan bansos," kata Gus Ipul saat rakornas DTESEN bersama seluruh kepala Dinas Sosial se-Indonesia di Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Ia menekankan bahwa digitalisasi penyalutan bansos sebagai upaya untuk mengurangi interaksi antar manusia yang selama ini membuka ruang bias dan konflik kepentingan.

Selain itu juga menghindari potensi pengurangan nominal bansos.

"Ini yang saya titipkan khususnya kepada Kepala Dinas Sosial adalah mengurangi pertemuan orang dengan orang. Karena kalau orang dengan orang itu selalu ada biasnya," kata dia.

Menurutnya, sistem digital yang sedang disiapkan harus mampu memberi alasan yang jelas dan transparan mengenai penyebab seseorang berhak menerima bansos ataupun tidak.

baca juga

Dengan begitu, proses verifikasi tak lagi bergantung pada relasi personal maupun penilaian subjektif petugas.

ilustrasi bansos PKH (unplash)
ilustrasi bansos PKH (unplash)

"Intinya begini, dengan digitalisasi ini kita harapkan mengurangi pertemuan orang dengan orang. Enggak mungkin, nggak ketemu orang, tapi dikurangi (jumlah bansos). Kita harapkan nanti sistem yang dibangun ini bisa menjelaskan kenapa seseorang itu terima bansos, kenapa seseorang tidak terima bansos," tuturnya.

Ia menegaskan kembali bahwa digitalisasi bansos tidak dimaksudkan untuk mengurangi jumlah penerima secara sepihak, melainkan memastikan bantuan tepat sasaran tanpa campur tangan yang tak perlu.

Pemerintah saat ini masih mengembangkan Digital Public Infrastructure (DPI) yang mencakup identitas digital, pertukaran data, dan pembayaran digital.

Penyaluran bansos melalui digital itu telah dilakukan uji ciba di Kabupaten Banyuwangi pada September lalu.

Daerah itu dipilih sebagai lokasi uji coba karena dinilai paling siap dalam hal penerapan transformasi digital pemerintah maupun komitmen dalam pelaksanaan program.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rp500 T Subsidi Bansos Meleset, Gus Ipul Akui Hampir Separuh Penerima Bantuan Salah Sasaran

Rp500 T Subsidi Bansos Meleset, Gus Ipul Akui Hampir Separuh Penerima Bantuan Salah Sasaran

News | Jum'at, 14 November 2025 | 18:41 WIB

BLT Kesra Rp900 Ribu November 2025 Belum Cair? Cek Penyebab dan Solusinya

BLT Kesra Rp900 Ribu November 2025 Belum Cair? Cek Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Kamis, 13 November 2025 | 16:10 WIB

Soeharto, Gus Dur, Hingga Marsinah Jadi Calon Pahlawan Nasional, Kapan Diumumkan?

Soeharto, Gus Dur, Hingga Marsinah Jadi Calon Pahlawan Nasional, Kapan Diumumkan?

News | Senin, 10 November 2025 | 05:01 WIB

Peringati Hari Pahlawan Besok, Mensos Ajak Masyarakat Mengheningkan Cipta Serentak

Peringati Hari Pahlawan Besok, Mensos Ajak Masyarakat Mengheningkan Cipta Serentak

News | Minggu, 09 November 2025 | 17:46 WIB

Terkini

Usai Gebrak Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Padel Kini Punya Liga Resmi

Usai Gebrak Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Padel Kini Punya Liga Resmi

Sport | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Gubsu Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

Gubsu Bobby Nasution Gandeng Kejati Sumut Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:01 WIB

Udara Natuna Memburuk Imbas Asap Karhutla

Udara Natuna Memburuk Imbas Asap Karhutla

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenangan Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo Puji Semangat Mereka

Kemenangan Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo Puji Semangat Mereka

Video | Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Prabowo Ultimatum Koruptor: Bertobat dan Kembalikan Uang, atau Tunggu Waktunya!

Prabowo Ultimatum Koruptor: Bertobat dan Kembalikan Uang, atau Tunggu Waktunya!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:54 WIB

25 Ribu Mahasiswa Diterjunkan Tangani Sampah Bandung Raya, Target Kurangi 1.000 Ton per Hari

25 Ribu Mahasiswa Diterjunkan Tangani Sampah Bandung Raya, Target Kurangi 1.000 Ton per Hari

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:54 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, John Herdman Keluar dari Bayang-bayang STY?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:49 WIB

Ratusan Ribu Warga Banten Terpapar Influenza A, Dinkes: Penularan Cepat

Ratusan Ribu Warga Banten Terpapar Influenza A, Dinkes: Penularan Cepat

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:49 WIB

Beres-beres Lapas Cibinong, Mungkinkah Penjara RI Bersih dari Pungli?

Beres-beres Lapas Cibinong, Mungkinkah Penjara RI Bersih dari Pungli?

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Palmex Medan 2026 Bidik Transaksi 100 Juta Dolar AS

Palmex Medan 2026 Bidik Transaksi 100 Juta Dolar AS

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:46 WIB

×