Rembangan Jember, Destinasi Sejuk Peninggalan Belanda yang Pernah Disinggahi Soekarno

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 19 November 2025 | 13:30 WIB
Rembangan Jember, Destinasi Sejuk Peninggalan Belanda yang Pernah Disinggahi Soekarno
Puncak Rembangan di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember (Dok: Diskominfo Jember)

Suara.com - Puncak Rembangan di Jember menyimpan cerita panjang yang tidak banyak diketahui pengunjung. Berada di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, kawasan ini sudah digunakan sejak era kolonial.

Sekitar 1937, seorang Belanda bernama Mr. Hofstide membangun tempat ini sebagai area istirahat dan titik pengawasan bagi para pekerja perkebunan kopi dan kakao. Jejak arsitektur kolonialnya masih terasa kuat hingga hari ini, membuat suasana Rembangan seperti berhenti di masa lalu.

Letaknya sekitar 12 km dari pusat kota Jember dengan ketinggian 650 m di atas permukaan laut. Udara sejuk di kisaran 18–25 derajat Celsius menjadi “signature” kawasan ini.

Hamparan kebun kopi dan kebun buah naga yang membentang di sekitar area lebih dari 13 hektare itu menambah kesan teduh setiap kali wisatawan datang.

Meski jalurnya berkelok dan menanjak, akses menuju Rembangan kini jauh lebih baik dibanding beberapa dekade lalu. Pengunjung tetap diimbau berhati-hati, apalagi untuk kendaraan besar, karena karakter jalan pegunungan yang tidak banyak berubah.

Fasilitas wisata di Rembangan pun cukup lengkap. Ada kolam renang air pegunungan yang menyegarkan, hotel dengan desain lawas, ruang pertemuan, restoran, area camping, hingga kafe untuk menikmati pemandangan.

Aktivitas agrowisata seperti mengunjungi kebun kopi dan kebun buah naga juga menjadi favorit wisatawan. Pada siang hari, hamparan hijau terlihat jelas di bawah langit biru. Begitu malam tiba, lampu kota berkelip dari kejauhan panorama yang membuat banyak orang memilih kembali lagi ke sini.

Untuk diketahui, dan jarang diketahui orang adalah salah satu yang daya tarik yang terus dibicarakan adalah hotel tua peninggalan Belanda. Beberapa bagiannya masih mempertahankan furnitur dan desain klasik, termasuk kamar Melati 01 yang disebut pernah digunakan Presiden Soekarno pada era 1950-an.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jember, Bobby A. Sandy, dalam wawancara Rabu, 19 November 2025, membenarkan informasi tersebut.

“Kondisinya masih utuh dan terjaga. Pemandangan dari kamar Melati 01 itu indah sekali,” ujarnya.

Tarif masuk kawasan ini terbilang ramah. Pengunjung cukup membayar sekitar Rp7.500 pada hari biasa dan Rp10.000 pada akhir pekan. Parkir motor Rp2.000, mobil Rp5.000. Untuk wisatawan yang ingin menikmati kesejukan lebih lama, hotel di Rembangan menawarkan kamar mulai dari ratusan ribu rupiah per malam.

Rembangan juga punya sisi edukatif. Kawasan ini dikenal sebagai sentra sapi perah, di mana susu segar dapat langsung dinikmati wisatawan. Limbah peternakan pun tidak terbuang sia-sia karena diolah menjadi pupuk kompos bagi kebun buah naga menunjukkan bagaimana pariwisata di sini terhubung erat dengan pertanian lokal.

Menurut Bobby, daya tarik Rembangan justru karena lokasinya yang dekat dari pusat kota.

“Sekitar 20–30 menit perjalanan saja. Kalau datang sore, bisa lihat kota dari atas. Malam hari, lampu-lampunya kelihatan cantik,” katanya.

Di pagi hari, embusan udara pegunungan dan panorama kebun menjadi pengalaman yang membuat wisatawan ingin kembali.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkab Jember Kebut Perbaikan Jalan di Ratusan Titik, Target Rampung Akhir 2025

Pemkab Jember Kebut Perbaikan Jalan di Ratusan Titik, Target Rampung Akhir 2025

News | Senin, 17 November 2025 | 20:48 WIB

International Parade Marching Carnival Sukses Digelar, Jember Siap Jadi Pusat Event Berskala Dunia

International Parade Marching Carnival Sukses Digelar, Jember Siap Jadi Pusat Event Berskala Dunia

News | Senin, 17 November 2025 | 15:31 WIB

International Parade Marching Carnival Sukses Digelar, Jember Siap Menjadi Pusat Event Besar

International Parade Marching Carnival Sukses Digelar, Jember Siap Menjadi Pusat Event Besar

News | Minggu, 16 November 2025 | 14:13 WIB

Wings Air Resmi Buka Rute Jember-Bali, Jadwal Penerbangan Segera Dirilis

Wings Air Resmi Buka Rute Jember-Bali, Jadwal Penerbangan Segera Dirilis

News | Minggu, 16 November 2025 | 13:16 WIB

Karnaval SCTV di Jember: Pesta Hiburan yang Ikut Menghidupkan Ekonomi Lokal

Karnaval SCTV di Jember: Pesta Hiburan yang Ikut Menghidupkan Ekonomi Lokal

News | Minggu, 16 November 2025 | 09:23 WIB

Transfer Pusat Dipangkas, Pemkab Jember Andalkan PAD Untuk Kemandirian Fiskal

Transfer Pusat Dipangkas, Pemkab Jember Andalkan PAD Untuk Kemandirian Fiskal

News | Sabtu, 15 November 2025 | 19:45 WIB

Terkini

Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI

Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:44 WIB

Penumpang LRT Jabodebek Melonjak 2 Kali Lipat Saat Libur Paskah 2026, Tembus 270 Ribu Orang

Penumpang LRT Jabodebek Melonjak 2 Kali Lipat Saat Libur Paskah 2026, Tembus 270 Ribu Orang

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:43 WIB

Polemik Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pimpinan KPK Belum Dapat Panggilan dari Dewas

Polemik Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pimpinan KPK Belum Dapat Panggilan dari Dewas

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:35 WIB

Ratusan Mahasiswa BEM SI BSJB Geruduk Komnas HAM, Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus

Ratusan Mahasiswa BEM SI BSJB Geruduk Komnas HAM, Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:34 WIB

Anggota DPR Sebut Langkah Kejagung Kasasi Putusan Bebas Delpedro Marhaen Melanggar KUHAP Baru

Anggota DPR Sebut Langkah Kejagung Kasasi Putusan Bebas Delpedro Marhaen Melanggar KUHAP Baru

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:30 WIB

Eks Ketua TGPF Tegaskan Fakta Perkosaan Mei 98 Tak Bisa Disangkal

Eks Ketua TGPF Tegaskan Fakta Perkosaan Mei 98 Tak Bisa Disangkal

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:27 WIB

Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab

Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:24 WIB

Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK

Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:22 WIB

Kronologis Penyerangan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas Tertembak

Kronologis Penyerangan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas Tertembak

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:21 WIB

Pimpinan KPK akan Klarifikasi Penyidik Soal CCTV Mati Saat Geledah Rumah Ono Surono

Pimpinan KPK akan Klarifikasi Penyidik Soal CCTV Mati Saat Geledah Rumah Ono Surono

News | Selasa, 07 April 2026 | 19:12 WIB