Pakar UGM: Drama Tumbler Viral Jadi Cerminan Lemahnya Prosedur Layanan Publik

Erick Tanjung, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 28 November 2025 | 14:37 WIB
Pakar UGM: Drama Tumbler Viral Jadi Cerminan Lemahnya Prosedur Layanan Publik
Viral blunder penumpang KRL kehilangan tumbler Tuku. (X/@bakuldimsum_)
baca 10 detik
  • Drama tumbler viral jadi cerminan lemahnya prosedur pelayanan publik yang ada.
  • Masyarakat gunakan media sosial karena kanal pengaduan resmi tidak jelas atau efektif.
  • Media sosial perbesar masalah sepele lewat hiburan dan polarisasi di antara publik.

Suara.com - Kegaduhan viral soal tumbler yang hilang di KRL bukanlah insiden sepele, melainkan cerminan dari masalah yang lebih besar: ketidakjelasan prosedur pelayanan publik. Demikian pandangan yang disampaikan Deputi Sekretaris Center for Digital Society (CfDS) UGM, Iradat Wirid.

Menurutnya, masalah kecil dapat meledak di media sosial ketika masyarakat merasa tidak memiliki kanal penyelesaian yang jelas.

"Ini sebuah fenomena yang belakangan rutin terjadi. Kemarahan ditumpahkan ke media sosial atas sesuatu yang belum jelas, padahal ini bisa diselesaikan kalau prosedurnya matang," kata Iradat saat dihubungi Suara.com, Jumat (28/11/2025).

Fenomena 'No Viral, No Justice'

Iradat menjelaskan, publik kerap menghadapi ketidakpastian prosedur, tidak tahu harus melapor ke mana, atau tidak mendapat respons yang memadai. Kondisi ini ia sebut sebagai everyday injustice atau ketidakadilan sehari-hari.

"Ini seperti ada istilah everyday injustice. Setiap hari ada ketidakadilan, tidak ada kejelasan prosedur pelayanan publik di Indonesia," ucapnya.

Akibatnya, muncul fenomena penyelesaian berbasis viralitas.

"Makanya muncul istilah penyelesaian berbasis viralitas. Tidak ada penyelesaian tanpa viralitas," imbuhnya.

Akar Masalah pada Lemahnya SOP

baca juga

Meskipun media sosial menjadi 'pengadilan' alternatif, langkah ini berisiko besar karena dapat memperluas persoalan. Dinamika ini terbukti dalam 'drama tumbler', di mana simpati publik bergeser dari pemilik tumbler ke petugas yang terancam dipecat.

Namun, Iradat menegaskan bahwa akar masalahnya tetap berada pada lemahnya Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan publik, dalam hal ini penanganan barang hilang.

"Sebenarnya yang paling keliru adalah pelayanan publiknya. Bukan soal nilai barangnya, tapi bagaimana SOP itu dijalankan," tegasnya.

Di sisi lain, Iradat melihat masyarakat juga punya andil dalam memperbesar kasus ini. Menurutnya, ada "elemen hiburan" dan polarisasi di media sosial yang membuat publik mudah terbawa emosi untuk memilih kubu.

"Ada elemen entertainment. Itu sangat mudah dinikmati oleh publik. Ditambah peran polarisasi antara mendukung yang satu dengan yang lain," terangnya.

"Itulah yang membuat kasus sepele seperti ini tiba-tiba menjadi besar, karena orang merasa dilibatkan secara emosi," imbuhnya.

Menurut Iradat, drama ini seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi institusi layanan publik untuk memperbaiki manajemen risiko dan komunikasi. Ia menekankan, jika prosedur internal berjalan semestinya, masalah sepele tidak perlu menjadi polemik nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Manajemen Mendadak Rombak Jajaran Direksi KAI Commuter di Tengah Kasus Tumbler Ilang

Alasan Manajemen Mendadak Rombak Jajaran Direksi KAI Commuter di Tengah Kasus Tumbler Ilang

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 14:19 WIB

Tumbler Tuku Terbuat dari Bahan Apa? Ini Spesifikasi, Harga, dan Jenisnya

Tumbler Tuku Terbuat dari Bahan Apa? Ini Spesifikasi, Harga, dan Jenisnya

Lifestyle | Jum'at, 28 November 2025 | 13:27 WIB

Hilang di KAI, Anita dan Alvin Akhirnya Minta Maaf soal Tumbler Tuku

Hilang di KAI, Anita dan Alvin Akhirnya Minta Maaf soal Tumbler Tuku

Your Say | Jum'at, 28 November 2025 | 14:00 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×