Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Bangun Santoso

Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
Tangkapan layar - Petugas kepolisian membawa pelaku inisial I (tengah) yang diduga melakukan rudupaksa serta pembunuhan terhadap korban anak perempuan berusia 12 tahun yang ditemukan tanpa busana dalam toilet rumah kosong saat oleh TKP di Jalan Sultan Abdullah II, Kecamatan Tallo, Sulawesi Selatan, Rabu. (27/52026). ANTARA/Darwin Fatir.
baca 10 detik
  • Polisi menangkap pria berinisial I (19) atas kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap anak perempuan berusia 12 tahun di Makassar.
  • Pelaku sempat membuat keributan di lokasi kejadian untuk mengalihkan perhatian kepolisian saat olah tempat kejadian perkara berlangsung.
  • Pelaku membujuk, menyeret, lalu menganiaya korban hingga tewas di dalam sebuah rumah kosong di Jalan Sultan Abdullah II.

Suara.com - Aparat kepolisian membekuk pelaku inisial I (19) yang diduga merudupaksa disertai pembunuhan terhadap anak korban perempuan inisial JN (12) yang ditemukan dalam toilet rumah kosong tanpa busana, di Jalan Sultan Abdullah II, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Dari hasil penyelidikan awal, tim di lapangan berbicara dengan para saksi, melihat kondisi. Saat sedang olah tempat kejadian perkara (TKP), ada ribut-ribut di sana, ternyata pelaku berupaya mengalihkan perhatian," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana di Makassar, Rabu (28/5/2026).

Modus ribut-ribut dengan warga saat proses olah TKP tersebut, untuk mengalihkan perhatian tim Inafis dan Dokpol serta personel kepolisian dari Satreskrim Polsek Tallo dan Polrestabes agar segera meninggalkan lokasi.

Merespons insiden keributan itu, polisi mencurigai seorang lelaki berbaju merah yang terlihat mencurigakan, selanjutnya diamankan di lokasi kejadian. Belakangan diketahui dia pelakunya.

"Itu dilakukan (ribut-ribut) supaya polisi cepat pergi dari situ mengurusi kegiatan lain, ternyata ini adalah pelakunya dengan inisial I usia 19 tahun, dia adalah pelakunya," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Saat diamankan, pelaku mengakui perbuatannya setelah diinterogasi secara mendalam. Pelaku tega melakukan perbuatan bejatnya, kepada korban karena terbawa nafsu birahi.

"Berdasarkan keterangan dari pelaku, memang sudah memperhatikan korban sejak lama. Selain itu, dia juga pengguna narkotika dan sering nonton film porno di ponselnya. Itu awal yang memicu dia melihat anak umur 12 tahun ini," ujar Kapolrestabes.

Modus yang dilakukan pelaku memanggil korban untuk dibelikan air mineral. Setelah korban membelikannya, kemudian disuruh membeli makanan.

Setelah korban kembali membawakan makanan ke pelaku, lalu diseret masuk rumah kosong.

baca juga

"Korban langsung dibekap mulutnya, setelah itu dibenturkan kepalanya, karena memang meronta. Kepala korban dibenturkan ke bawah (lantai) dan sangat tidak manusiawi," tutur Arya.

Tidak sampai di situ, lanjut Arya, perbuatan kejinya kembali dilancarkan pelaku. Setelah korban pingsan, ia kembali melakukan aksi bejatnya.

Mengenai penyebab kematian korban, kata mantan Kapolres Metro Depok ini, pihaknya masih menunggu hasil otopsi secara resmi dan akan dijelaskan nanti oleh tim dokter.

Sementara itu, awal penemuan jenazah korban, saat salah seorang warga setempat bernama Mahyudin diberitahu orang yang hendak buang air kecil di rumah kosong tersebut menemukan kaki.

Saat dicek, ternyata mayat seorang anak perempuan dengan kondisi telanjang dalam toilet, kepalanya di tutupi televisi tabung.

Saksi melaporkan ke personel polisi di pemukiman sekitar, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tallo.

Setibanya di lokasi, personel lalu memasang garis polisi untuk pengamanan. Kemudian, jenazah korban dibawa ke RS Bayangkara untuk diotopsi

"Informasi ada penemuan mayat, kita melakukan penutupan TKP dan berkoordinasi dengan Dokpol dan Inafis. Kita menunggu hasil pemeriksaan. Kalau korban di bawah umur, seorang perempuan, kelas tiga SD. Tim forensik masih mendalami, kami belum bisa memastikan luka di tubuh korban," kata Kapolsek Tallo AKP Asfada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:53 WIB

Kepala Ditindih TV Rusak! Siswi SD Makassar Tewas di Toilet Rumah Kosong Usai Diperkosa Tetangga

Kepala Ditindih TV Rusak! Siswi SD Makassar Tewas di Toilet Rumah Kosong Usai Diperkosa Tetangga

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:43 WIB

Kunjungan Wisatawan Naik, Tingkat Hunian Penginapan di Makassar Terus Menggeliat

Kunjungan Wisatawan Naik, Tingkat Hunian Penginapan di Makassar Terus Menggeliat

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:00 WIB

Seleksi Paskibraka Sulsel Dituding Ada Kecurangan, Berikut Deretan Polemiknya

Seleksi Paskibraka Sulsel Dituding Ada Kecurangan, Berikut Deretan Polemiknya

Video | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:00 WIB

Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!

Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:06 WIB

Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M

Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M

Entertainment | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:59 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×