Update Bencana Sumatera: Korban Meninggal Dunia Jadi 442 Orang

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 30 November 2025 | 21:11 WIB
Update Bencana Sumatera: Korban Meninggal Dunia Jadi 442 Orang
Foto udara pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/11/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/foc]
  • Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar per 30 November menewaskan 442 orang.
  • Sumatra Utara mengalami dampak terparah, dengan hambatan utama pemulihan adalah terputusnya akses jalan utama yang panjang.
  • Pemerintah mengerahkan 28 helikopter dan pesawat untuk evakuasi korban serta distribusi bantuan ke wilayah terisolasi.

Suara.com - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra—yakni Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar)—terus menimbulkan dampak korban jiwa yang mengkhawatirkan.

Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melaporkan bahwa hingga Minggu (30/11) siang, total korban meninggal dunia telah mencapai 442 orang. (Update hari ini, pukul 20.15 WIB).

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menjelaskan bahwa Sumatra Utara menjadi wilayah dengan dampak korban paling parah. Di Sumut, tercatat 129 orang meninggal dunia.

Sementara itu, di Sumatra Barat, korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 90 orang dan 87 orang masih hilang. Kemudian, di Aceh, data menunjukkan 96 jiwa meninggal dunia dengan 113 korban hilang.

Suharyanto menyoroti bahwa hambatan terbesar dalam penanganan bencana adalah terputusnya akses ke beberapa wilayah.

Di Sumut, jalur utama dari Tapanuli menuju Sibolga tertutup total akibat longsoran yang sangat panjang, diperkirakan mencapai hampir 50 kilometer.

Tim gabungan terus berupaya membuka akses darat tersebut, namun Suharyanto memprediksi jalur tersebut baru bisa dibuka sepenuhnya dalam 3 hingga 4 hari mendatang.

"Yang menjadi PR yang masih harus bersatu padu Satgas Nasional ini memang adalah untuk Sumatra Utara di dua kabupaten kota yang paling menonjol, Tapanuli Tengah dan Sibolga," tutur Suharyanto, dalam keterangan terkait.

Selain itu, masalah akses juga terjadi di Aceh, terutama di wilayah Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. Berbeda dengan Aceh dan Sumut, wilayah terdampak di Sumbar—seperti Kota Padang, Padang Pariaman, Solok, Agam, dan Tanah Datar—masih bisa dijangkau lewat jalur darat.

Melihat kondisi yang sangat berat dan akses yang terputus, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat sejak hari pertama bencana.

Presiden memerintahkan evakuasi, penyaluran bantuan, serta pemulihan wilayah dilakukan secara sigap dan terkoordinasi.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa pemerintah telah mengerahkan sebanyak 28 unit helikopter gabungan dari TNI (AU, AD, AL), Kepolisian, BNPB, dan Basarnas ke lokasi bencana. Armada udara ini sangat krusial untuk evakuasi korban dan distribusi bantuan logistik ke wilayah terisolir.

"Tetapi memang kondisinya sangat berat. Banyak yang terputus, cuaca juga masih tidak memungkinkan. Kadang-kadang helikopter dan pesawat kita sulit untuk mendarat," ujar Presiden Prabowo, dikutip dari Antara.

Selain helikopter, pemerintah juga mengirim tiga unit pesawat Hercules C-130 dan satu unit A400, serta berbagai bantuan darurat melalui jalur darat dan udara.

Teddy Indra Wijaya menambahkan bahwa modifikasi cuaca juga telah dilakukan selama tiga hari terakhir dan berhasil mengurangi curah hujan di seluruh provinsi terdampak, sehingga mempercepat proses evakuasi dan pengiriman logistik dari udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Banjir Aceh: Korban Tewas Jadi 96 Orang, 113 Hilang, Puluhan Ribu Keluarga Mengungsi

Tragedi Banjir Aceh: Korban Tewas Jadi 96 Orang, 113 Hilang, Puluhan Ribu Keluarga Mengungsi

News | Minggu, 30 November 2025 | 19:35 WIB

Dasco Kirim Bantuan DPR ke Sumatera: Kita Antar Langsung ke Lokasi Musibah

Dasco Kirim Bantuan DPR ke Sumatera: Kita Antar Langsung ke Lokasi Musibah

News | Minggu, 30 November 2025 | 18:51 WIB

Bimbim Slank Doakan Korban Bencana Banjir Bandang Sumatera: Kalau Kita Lalai, Alam Membalas

Bimbim Slank Doakan Korban Bencana Banjir Bandang Sumatera: Kalau Kita Lalai, Alam Membalas

Entertainment | Minggu, 30 November 2025 | 18:28 WIB

Terkini

Guru dari Aceh hingga Papua Pasang Badan untuk Nadiem, Bongkar Fakta Chromebook

Guru dari Aceh hingga Papua Pasang Badan untuk Nadiem, Bongkar Fakta Chromebook

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:45 WIB

Thailand Siapkan Mega Proyek Rp4000 Triliun, Bikin Jembatan Darat Saingi Selat Malaka

Thailand Siapkan Mega Proyek Rp4000 Triliun, Bikin Jembatan Darat Saingi Selat Malaka

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:39 WIB

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:03 WIB

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:00 WIB

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

KPK Kulik Peran SATHU di Kasus Kuota Haji, Nama Khalid Basalamah Ikut Disorot

KPK Kulik Peran SATHU di Kasus Kuota Haji, Nama Khalid Basalamah Ikut Disorot

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:42 WIB

Sekjen PKB Soal Usul KPK Capres-Cawapres Harus Kader Partai: Itu Menarik

Sekjen PKB Soal Usul KPK Capres-Cawapres Harus Kader Partai: Itu Menarik

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:40 WIB

Penelitian Ungkap 98 Persen Klaim Lingkungan Perusahaan Daging Adalah Greenwashing

Penelitian Ungkap 98 Persen Klaim Lingkungan Perusahaan Daging Adalah Greenwashing

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:30 WIB

Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri

Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:13 WIB

Penembakan di Mall, Polisi: 1 Tewas, 5 Luka-luka

Penembakan di Mall, Polisi: 1 Tewas, 5 Luka-luka

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:10 WIB