DPR Desak Status Bencana Nasional: Pemerintah Daerah Lumpuh, Sumatera Butuh Penanganan Total

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 01 Desember 2025 | 14:30 WIB
DPR Desak Status Bencana Nasional: Pemerintah Daerah Lumpuh, Sumatera Butuh Penanganan Total
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, mendorong penetapan status Bencana Nasional atas bencana alam di Sumatera.
  • Dede Yusuf menyoroti lebih dari 300 korban jiwa dan kelumpuhan daerah akibat bencana alam yang melanda Sumatera.
  • Dede mengapresiasi rencana modifikasi cuaca dan menekankan mitigasi jangka panjang akibat alih fungsi lahan.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, mendorong pemerintah pusat untuk segera menetapkan status Bencana Nasional atas rentetan bencana alam yang melanda wilayah Sumatera.

Hal ini disampaikan Dede mengingat skala dampak bencana yang kian memprihatinkan, baik dari sisi jumlah korban jiwa maupun kelumpuhan infrastruktur pemerintahan daerah.

"Kondisi ini memang kami sangat mendukung agar menjadi bencana nasional. Karena kalau kita berbicara sebagai bencana nasional, maka seluruh perangkat, baik pemerintahan dalam negeri, pemerintah daerah provinsi, hingga pusat, itu harus turun tangan bahu-membahu," ujar Dede di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2025).

Politisi Partai Demokrat ini menyoroti tingginya angka korban jiwa yang kini dilaporkan telah mencapai lebih dari 300 orang. Selain itu, kerusakan harta benda dan infrastruktur dinilai sudah tak terhitung lagi.

Alasan mendasar perlunya status Bencana Nasional, menurut Dede, adalah kondisi pemerintahan daerah yang saat ini tidak berdaya menangani dampak bencana sendirian.

"Yang paling perlu kita perhatikan adalah bahwa saat ini kondisi pemerintah daerah itu lumpuh, hampir sebagian lumpuh. Dan kita membutuhkan segala penanganan dengan baik," tegasnya.

Sebagai pimpinan Komisi II yang bermitra dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dede mendorong adanya koordinasi intensif agar pelayanan publik di daerah terdampak tidak terhenti total. 

Ia menerima laporan bahwa aliran listrik dan jaringan internet di lokasi bencana terputus, padahal fasilitas vital seperti rumah sakit dan sekolah harus tetap beroperasi.

"Komisi II tentunya mendorong agar mitra-mitra kami, dalam konteks ini adalah Kemendagri, berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana mestinya," katanya.

baca juga

Ia juga mengimbau daerah-daerah lain yang tidak terdampak untuk turut serta membantu penanganan pelayanan publik di wilayah bencana.

Terkait penanganan teknis, Dede Yusuf mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang berencana menerapkan teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengurangi curah hujan yang ekstrem.

"Alhamdulillah saya dengar informasi bahwa Menko Infrastruktur sudah melakukan rencana untuk membuat cuaca buatan (modifikasi cuaca), untuk mencegah agar curah hujan tidak terlalu tinggi," ungkapnya.

Kendati begitu, Dede mengingatkan bahwa mitigasi jangka panjang harus menjadi prioritas. Ia menyoroti faktor alih fungsi lahan yang masif di Sumatera sebagai salah satu pemicu utama bencana.

"Kondisi Sumatera ini banyak sekali hutan yang sudah beralih fungsi menjadi perkebunan. Dan ini bisa terjadi di beberapa wilayah lainnya," tuturnya.

Untuk itu, ia meminta mitigasi tidak hanya difokuskan pada daerah yang saat ini terdampak seperti Tapanuli Tengah dan Sibolga, melainkan juga wilayah sekitarnya yang memiliki potensi kerawanan serupa akibat perubahan fungsi lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

442 Orang Tewas, Pemerintah Masih Enggan Naikkan Status Sumatra Jadi Bencana Nasional

442 Orang Tewas, Pemerintah Masih Enggan Naikkan Status Sumatra Jadi Bencana Nasional

News | Senin, 01 Desember 2025 | 14:25 WIB

442 Nyawa Melayang: Masalahnya di Cuaca atau Sistem yang Gagal?

442 Nyawa Melayang: Masalahnya di Cuaca atau Sistem yang Gagal?

Your Say | Senin, 01 Desember 2025 | 14:21 WIB

Dirut PT BRN Jadi Tersangka Ilegal Logging di Sumbar, Kerugian Rp447 Miliar

Dirut PT BRN Jadi Tersangka Ilegal Logging di Sumbar, Kerugian Rp447 Miliar

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 13:56 WIB

Terkini

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

×