Bantahan Keras Jimly untuk Luhut: Bandara IMIP Ancam Kedaulatan, Pintu Masuk TKA Ilegal

Bangun Santoso

Kamis, 04 Desember 2025 | 14:03 WIB
Bantahan Keras Jimly untuk Luhut: Bandara IMIP Ancam Kedaulatan, Pintu Masuk TKA Ilegal
Jimly Asshiddiqie (tengah) memberikan keterangan pers di Gedung MK, Jakarta, Senin (30/10/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Jimly Asshiddiqie menyatakan Bandara Khusus IMIP mengancam kedaulatan negara, berbeda pandangan dari Luhut Binsar Pandjaitan.
  • Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin awal mula menyoroti bandara tanpa pengawasan Imigrasi dan Bea Cukai.
  • Jimly mendukung pengusutan dugaan pelanggaran pidana dan masuknya ribuan Tenaga Kerja Asing tanpa izin resmi.

Suara.com - Polemik panas seputar keberadaan Bandara Khusus di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) memasuki babak baru. Kali ini, Ketua Komite Tim Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, melontarkan pernyataan yang bertolak belakang dengan klaim Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

Secara tegas, Jimly Asshiddiqie menyatakan keyakinannya bahwa bandara tersebut merupakan ancaman nyata bagi kedaulatan negara, sebuah pandangan yang sebelumnya telah dibantah oleh Luhut.

Persoalan ini pertama kali mencuat ke publik setelah Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, melayangkan kritik tajam.

Sjafrie menyoroti operasi bandara IMIP yang dinilai berjalan tanpa pengawasan penuh dari perangkat negara seperti Imigrasi dan Bea Cukai. Purnawirawan Jenderal Kopassus itu khawatir kondisi ini dapat menciptakan "negara dalam negara".

“Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik. Kita harus tegakkan semua ketentuan tanpa melihat latar belakang dari manapun asalnya,” kata Sjafrie.

Menanggapi kritik tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan dengan cepat membantah. Luhut mengklaim bahwa Bandara IMIP tidak pernah mengancam kedaulatan karena statusnya bukan untuk penerbangan internasional.

Ia juga menyebut fasilitas semacam ini lazim diberikan sebagai insentif bagi investor, mencontohkan praktik serupa di Thailand. Bahkan, Luhut mengaku telah berkoordinasi langsung dengan perwakilan yang ditunjuk oleh Presiden China Xi Jinping untuk memastikan tidak ada isu "negara dalam negara".

Namun, argumentasi Luhut tersebut kini dipatahkan oleh Jimly Asshiddiqie. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini justru menyuarakan kekhawatiran yang lebih dalam.

Jimly meyakini bahwa bandara tersebut sempat menjadi pintu masuk bagi ribuan tenaga kerja asing (TKA) ke Morowali, sebuah isu yang sangat sensitif di tengah masyarakat.

baca juga

Oleh karena itu, Jimly mendukung penuh adanya pengusutan lebih lanjut untuk membongkar dugaan pelanggaran pidana yang mungkin terjadi selama bandara tersebut beroperasi.

Ia bahkan memberikan peringatan keras kepada aparat yang diduga terlibat menjadi pelindung (backing) aktivitas ilegal di sana.

Menurut Jimly, isu di Morowali ini adalah bagian dari masalah yang lebih besar yang kini tengah coba diberantas oleh pemerintah.

Ia menyandingkannya dengan gebrakan penertiban tambang timah ilegal di Bangka Belitung (Babel).

"Gebrakan pemerintah di bidang pertambangan harus diapresiasi, mulai dari tambang timah di Babel sampai kawasan tambang di Morowali seperti negara dalam negara dengan bandara sendiri pekerjakan ribuan TKA yang langgar hak WNI sendiri untuk bekerja. Maka kalo ada aparat yang jadi backing, harap hentikan," tulis Jimly melalui akun X (sebelumnya Twitter) miliknya, Senin (1/12/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Bantah Keras! Tegaskan Tak Punya Kaitan Apapun dengan PT Toba Pulp Lestari

Luhut Bantah Keras! Tegaskan Tak Punya Kaitan Apapun dengan PT Toba Pulp Lestari

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 13:09 WIB

Bertemu Luhut di Istana, Prabowo Setuju Bikin 'Bank Harta Karun' Hayati, Apa Fungsinya?

Bertemu Luhut di Istana, Prabowo Setuju Bikin 'Bank Harta Karun' Hayati, Apa Fungsinya?

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 12:58 WIB

Luhut Menghadap Prabowo di Istana, Ini Tiga Hal yang Dilaporkan

Luhut Menghadap Prabowo di Istana, Ini Tiga Hal yang Dilaporkan

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 07:41 WIB

PT Toba Pulp Lestari Milik Siapa? Pernah Ditutup Gus Dur, Disorot Imbas Banjir Sumatera

PT Toba Pulp Lestari Milik Siapa? Pernah Ditutup Gus Dur, Disorot Imbas Banjir Sumatera

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 16:37 WIB

Bandara 'Pribadi' IMIP Morowali, Karpet Merah Investor atau Ancaman Kedaulatan?

Bandara 'Pribadi' IMIP Morowali, Karpet Merah Investor atau Ancaman Kedaulatan?

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 15:28 WIB

Menguak Pemilik PT Toba Pulp Lestari, Benarkah Luhut di Balik Raksasa Kertas Ini?

Menguak Pemilik PT Toba Pulp Lestari, Benarkah Luhut di Balik Raksasa Kertas Ini?

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 13:03 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×