Menguak Pemilik PT Toba Pulp Lestari, Benarkah Luhut di Balik Raksasa Kertas Ini?

Bangun Santoso

Rabu, 03 Desember 2025 | 13:03 WIB
Menguak Pemilik PT Toba Pulp Lestari, Benarkah Luhut di Balik Raksasa Kertas Ini?
Ilustrasi PT Toba Pulp Lestari [Suara.com/Aldie Syaf Bhuana]
baca 10 detik
  • PT Toba Pulp Lestari (TPL) disorot setelah banjir bandang di Sumatera, namun kepemilikan saham mayoritasnya dikendalikan Allied Hill Limited dari Hong Kong.
  • TPL, bekas PT Inti Indorayon Utama, memiliki izin mengelola 167.912 hektare Hutan Tanaman Industri di Sumatera Utara hingga tahun 2025.
  • Gubernur Sumatera Utara akan merekomendasikan penutupan operasional TPL akibat konflik agraria berkelanjutan dengan masyarakat adat setempat.

Suara.com - Di tengah duka mendalam akibat bencana banjir bandang yang merenggut lebih dari 600 nyawa di Sumatera, sejumlah nama korporasi besar ikut terseret dalam pusaran tanggung jawab. Salah satu yang paling disorot, terutama di Sumatera Utara, adalah PT Toba Pulp Lestari (TPL), perusahaan raksasa penghasil bubur kertas.

Tudingan bahwa aktivitas perusahaan turut memperparah kerusakan hutan dan memicu bencana ekologis semakin menguat. Seiring dengan itu, nama Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, kerap disebut-sebut dan dikaitkan dengan kepemilikan perusahaan ini.

Lantas, di tengah polemik yang memanas, siapa sebenarnya sosok atau entitas di balik kendali TPL?

Bukan Luhut, Pemiliknya Perusahaan Hong Kong

Disitat dari sejumlah sumber, nama Luhut Binsar Pandjaitan tidak tercatat sebagai pemilik PT Toba Pulp Lestari. Perusahaan yang dulunya bernama PT Inti Indorayon Utama Tbk (INRU) ini didirikan oleh konglomerat Sukanto Tanoto pada tahun 1983. Namun, jejak kepemilikan sang taipan kini juga tak lagi ada.

Berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), pengendali utama dan pemilik saham mayoritas TPL saat ini adalah sebuah perusahaan yang berbasis di Hong Kong, yaitu Allied Hill Limited (AHL). Perusahaan asing ini menggenggam kepemilikan saham secara dominan sebesar 92,54 persen.

Sementara sisa kepemilikan saham lainnya tersebar di publik atau masyarakat sebanyak 2,14 persen dan porsi lainnya sebesar 5,32 persen.

Dengan demikian, secara legal formal, kendali atas operasional dan kebijakan strategis TPL berada di tangan Allied Hill Limited.

Jejak Operasi dan Kontroversi TPL

baca juga

PT Toba Pulp Lestari, yang berganti nama dari PT Inti Indorayon Utama pada 2001, mengantongi Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman Industri (IUPHHK-HTI) sejak tahun 1992.

Setelah melalui serangkaian penyesuaian, pada tahun 2025, TPL memiliki izin untuk mengelola area seluas 167.912 hektare Hutan Tanaman Industri di Sumatera Utara.

Area operasional masif tersebut tersebar di lima wilayah utama, yaitu:

  • Aek Nauli: 20.360 hektare
  • Habinsaran: 26.765 hektare
  • Tapanuli Selatan: 28.340 hektare
  • Aek Raja: 45.562 hektare
  • Tele: 46.885 hektare

Meski dituding menjadi salah satu biang kerok banjir, pihak TPL dengan tegas membantahnya. Perusahaan berlindung di balik hasil audit menyeluruh oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2022-2023 yang menyatakan TPL patuh terhadap regulasi dan tidak menemukan pelanggaran lingkungan.

TPL juga menolak tuduhan deforestasi dengan dalih bahwa operasional mereka adalah pemanenan yang diiringi dengan penanaman kembali.

Namun, kontroversi tidak berhenti di situ. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, secara terbuka menyatakan akan menandatangani surat rekomendasi penutupan operasional TPL untuk dikirim ke pemerintah pusat.

Langkah ini diambil sebagai respons atas konflik agraria yang tak kunjung usai antara perusahaan dengan masyarakat adat di Buntu Panaturan, Kabupaten Simalungun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Jadi Biang Bencana Banjir Sumut, PT Toba Pulp Lestari: Operasional Kami 'TAAT' Aturan

Dituding Jadi Biang Bencana Banjir Sumut, PT Toba Pulp Lestari: Operasional Kami 'TAAT' Aturan

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 13:12 WIB

Luhut Buka Suara Soal Asal Usul Izin Bandara Khusus IMIP

Luhut Buka Suara Soal Asal Usul Izin Bandara Khusus IMIP

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 10:53 WIB

Luhut Ikut Bangun Bandara IMIP: Itu Fasilitas untuk Investor Nikel China, Bukan Ancaman Kedaulatan

Luhut Ikut Bangun Bandara IMIP: Itu Fasilitas untuk Investor Nikel China, Bukan Ancaman Kedaulatan

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 16:01 WIB

Keponakan Luhut Sebut RI Bakal Dibanjiri Investor Asing pada 2026, China Mendominasi

Keponakan Luhut Sebut RI Bakal Dibanjiri Investor Asing pada 2026, China Mendominasi

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 10:08 WIB

Luhut Jawab Utang Whoosh Rp116 Triliun: 12 Juta Penumpang Bukti Keberanian

Luhut Jawab Utang Whoosh Rp116 Triliun: 12 Juta Penumpang Bukti Keberanian

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 14:41 WIB

Jokowi Pecat Menteri Kritik Kereta Whoosh, Said Didu: Jadi Luhut Tahu Dong Siapa yang Bikin Busuk?

Jokowi Pecat Menteri Kritik Kereta Whoosh, Said Didu: Jadi Luhut Tahu Dong Siapa yang Bikin Busuk?

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 10:54 WIB

Geger Skandal Whoosh, Akademisi Sebut Jokowi, Luhut, Erick Thohir dan 2 Menteri Layak Diperiksa

Geger Skandal Whoosh, Akademisi Sebut Jokowi, Luhut, Erick Thohir dan 2 Menteri Layak Diperiksa

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 09:46 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×