Bertemu Luhut di Istana, Prabowo Setuju Bikin 'Bank Harta Karun' Hayati, Apa Fungsinya?

Bangun Santoso

Kamis, 04 Desember 2025 | 12:58 WIB
Bertemu Luhut di Istana, Prabowo Setuju Bikin 'Bank Harta Karun' Hayati, Apa Fungsinya?
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (3/12/2025). [Biro Pers Istana]
  • Presiden Prabowo menerima Ketua DEN Luhut Pandjaitan di Istana Merdeka pada Rabu membahas situasi ekonomi nasional dan global.
  • Presiden Prabowo menyetujui pembentukan bank genetik (gene bank) untuk mengamankan plasma nutfah hayati Indonesia.
  • Gene bank akan berfungsi mendeteksi, menyimpan, dan melestarikan bibit unggul sektor pertanian demi ketahanan nasional.

Suara.com - Sebuah pertemuan penting digelar di Istana Merdeka, Jakarta, saat Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

Di balik agenda pembahasan ekonomi, terselip sebuah gagasan besar yang langsung mendapat lampu hijau dari Presiden Prabowo yakni pembentukan bank genetik atau gene bank untuk mengamankan 'harta karun' hayati Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung pada hari Rabu itu dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Menurutnya, agenda utama adalah laporan mengenai perkembangan situasi nasional dan global yang krusial bagi arah kebijakan pemerintah ke depan.

"Dalam pertemuan tersebut, Ketua DEN melaporkan perkembangan situasi ekonomi global dan nasional," ujar Teddy dalam unggahan di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Rabu (3/12/2025).

Tak hanya soal ekonomi makro, Luhut juga memaparkan secara rinci kemajuan sejumlah program strategis, khususnya di sektor hortikultura yang menjadi salah satu andalan ketahanan pangan nasional.

Selain itu, dibahas pula temuan-temuan penting di bidang sains dan teknologi yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan di dalam negeri.

Namun, fokus yang paling menarik perhatian adalah usulan konkret mengenai pembentukan gene bank. Gagasan ini dibahas lebih dalam bersama Direktur Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) Indonesia, Prof. Sri Fatmawati, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Presiden Prabowo Subianto disebut memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini, menyadari betapa vitalnya menjaga plasma nutfah di tengah status Indonesia sebagai negara dengan kekayaan keanekaragaman hayati yang luar biasa tinggi (mega-biodiversitas).

"Salah satu yang harus kita jaga sebagai negara mega-biodiversitas, kita harus memiliki gene bank ya. Itu yang kita sampaikan ke Presiden Prabowo, dan beliau sangat mendukung untuk menjaga plasma nutfah Indonesia," kata Prof. Sri Fatmawati menjawab pertanyaan wartawan selepas menghadap Presiden Prabowo sebagaimana dilansir Antara.

Lebih lanjut, Fatmawati menjelaskan bahwa fungsi bank genetik ini sangat strategis. Nantinya, fasilitas ini akan digunakan untuk mendeteksi, menyimpan, dan melestarikan bibit-bibit unggul dari sektor pertanian Indonesia, memastikan kekayaan alam tersebut tidak punah dan dapat dimanfaatkan untuk generasi mendatang.

Teddy menambahkan bahwa keseluruhan diskusi berjalan dengan sangat positif dan konstruktif, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi sekaligus mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru di tingkat nasional.

"Pertemuan berlangsung dalam suasana produktif sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan ekonomi dan mendorong inovasi nasional," kata Teddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua MPR Ungkap Alasan Pemerintah Belum Naikkan Status Bencana di Sumatera

Ketua MPR Ungkap Alasan Pemerintah Belum Naikkan Status Bencana di Sumatera

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 11:53 WIB

Pendidikan Pasca Banjir Sumatra, JPPI: Banyak Sekolah Terendam Lumpur Hingga Hilang Terbawa Arus

Pendidikan Pasca Banjir Sumatra, JPPI: Banyak Sekolah Terendam Lumpur Hingga Hilang Terbawa Arus

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 11:02 WIB

Luhut Menghadap Prabowo di Istana, Ini Tiga Hal yang Dilaporkan

Luhut Menghadap Prabowo di Istana, Ini Tiga Hal yang Dilaporkan

News | Kamis, 04 Desember 2025 | 07:41 WIB

Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden Prabowo, Habiburokhman: Saya Orangnya Pak Prabowo

Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden Prabowo, Habiburokhman: Saya Orangnya Pak Prabowo

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:25 WIB

IESR: Pernyataan Hashim Soal Fosil Bertentangan dengan Komitmen Energi Prabowo

IESR: Pernyataan Hashim Soal Fosil Bertentangan dengan Komitmen Energi Prabowo

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:54 WIB

KPK Undang Presiden Prabowo Hadiri Hakordia 2025, Tapi Jokowi Tak Masuk Daftar

KPK Undang Presiden Prabowo Hadiri Hakordia 2025, Tapi Jokowi Tak Masuk Daftar

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 17:56 WIB

Terkini

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB