Update Jalur Aceh: Geumpang-Pameu Akhirnya Tembus Mobil, Tapi Akses ke Kota Takengon Masih Lumpuh

Andi Ahmad S

Jum'at, 05 Desember 2025 | 21:49 WIB
Update Jalur Aceh: Geumpang-Pameu Akhirnya Tembus Mobil, Tapi Akses ke Kota Takengon Masih Lumpuh
Foto udara sejumlah tenda pengungsian warga di atas jembatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]
baca 10 detik
  • Akses Geumpang-Pameu (Pidie-Aceh Tengah) mulai terbuka untuk kendaraan roda empat, menunjukkan progres penting pemulihan transportasi pascabencana longsor dan banjir.

  • Akses vital menuju Kota Takengon masih lumpuh total karena kerusakan parah, termasuk jalan amblas dan jembatan putus, yang memerlukan upaya berat untuk perbaikan.

  • Pejabat menargetkan akses ke Takengon terbuka dalam dua minggu, tetapi tantangannya besar, seperti 82 titik longsor di rute lain, memerlukan dukungan alat berat ekstra.

Suara.com - Upaya memulihkan denyut nadi transportasi di Provinsi Aceh pascabencana banjir bandang dan tanah longsor terus dikebut. Kabar baik bercampur tantangan berat datang dari jalur lintas tengah yang menghubungkan Kabupaten Pidie dan Aceh Tengah.

Setelah berhari-hari terisolir, akses jalan nasional dari Geumpang menuju Pameu akhirnya mulai menunjukkan titik terang.

Kendaraan roda empat kini dilaporkan sudah bisa melintasi jalur Geumpang-Pameu, Kecamatan Rusip Antara.

Namun, euforia ini harus ditahan sejenak karena akses menuju pusat keramaian utama, yakni Kota Takengon masih lumpuh total dan belum berhasil ditembus.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2 Provinsi Aceh, Chandra Irawan, mengonfirmasi progres pembukaan jalan yang vital bagi distribusi logistik tersebut.

"Sampai hari ini, alhamdulillah sudah mulai lancar dari ruas jalan Geumpang - Pameu Kecamatan Rusip Antara," kata Chandra dilansir dari Antara, Jumat (5/12/2025).

Bagi relawan kemanusiaan atau warga yang hendak menuju Takengon via jalur ini, harap bersabar. Chandra menjelaskan bahwa medan perang sesungguhnya ada pada rute lanjutan dari Pameu ke Genting Gerbang menuju Simpang Uning Takengon. Di ruas ini, kerusakan infrastruktur sangat parah.

Jalanan tidak hanya tertutup tanah, melainkan amblas hingga terputus total. Kondisi ini diperparah dengan hilangnya akses jembatan yang tersapu banjir.

"Serta, beberapa jembatan terputus, sehingga sampai saat ini kami masih terus berusaha untuk membuka akses jalan agar bisa tembus ke Kota Takengon," ujarnya.

baca juga

Meski dihadang kendala BBM dan medan berat, optimisme tetap dijaga. Pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional menargetkan akses menuju Kota Dingin Takengon bisa terbuka dalam dua minggu ke depan.

"Dua minggu kita usahakan bisa akses ke Takengon. Mohon dukungan dan doa dari semuanya," kata Chandra.

Tantangan serupa juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir. Dalam laporannya, ia menyoroti betapa masifnya kerusakan di jalur menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah. Jalur distribusi logistik masih tersendat karena banyaknya titik longsor yang belum teratasi.

“Pada saat posisi di KM 21, masih ada 82 titik longsor. Artinya menuju Bener Meriah bukan hal mudah, sehingga dibutuhkan kerja keras semua tim, terutama penggunaan alat berat, supaya proses pembersihan dan pembuatan kembali jalan tersebut segera selesai," tegas M Nasir.

Angka 82 titik longsor di satu ruas jalan menggambarkan betapa dahsyatnya dampak bencana hidrometeorologi kali ini. Alat berat menjadi ujung tombak untuk mengikis material tanah yang menutup aspal.

Berdasarkan data sementara dari Posko Tanggap Darurat Aceh hingga Kamis (4/12) malam, total kerusakan infrastruktur di Aceh sangat mencengangkan. Tercatat sebanyak 442 titik jalan dan 224 titik jembatan mengalami kerusakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aceh Tamiang Mencekam: Ferry Irwandi Menangis Harap Bantuan, Minta Warga Terus Bertahan

Aceh Tamiang Mencekam: Ferry Irwandi Menangis Harap Bantuan, Minta Warga Terus Bertahan

Lifestyle | Jum'at, 05 Desember 2025 | 21:11 WIB

Polda Riau Kirim Bantuan Gelombang Keempat, 3.459 Alat Kerja Dikerahkan ke Aceh dan Sumbar

Polda Riau Kirim Bantuan Gelombang Keempat, 3.459 Alat Kerja Dikerahkan ke Aceh dan Sumbar

News | Jum'at, 05 Desember 2025 | 19:50 WIB

Pemkot Padang Siapkan 80 Hunian Sementara untuk Penyintas Banjir Bandang

Pemkot Padang Siapkan 80 Hunian Sementara untuk Penyintas Banjir Bandang

Foto | Jum'at, 05 Desember 2025 | 20:40 WIB

Penyakit Mulai Hantui Pengungsi Banjir Sumatra, Kemenkes Diminta Gerak Cepat

Penyakit Mulai Hantui Pengungsi Banjir Sumatra, Kemenkes Diminta Gerak Cepat

News | Jum'at, 05 Desember 2025 | 20:40 WIB

Buntut Kayu Gelondongan di Banjir Sumatra, Puan Bicara Peluang Revisi UU Kehutanan

Buntut Kayu Gelondongan di Banjir Sumatra, Puan Bicara Peluang Revisi UU Kehutanan

News | Jum'at, 05 Desember 2025 | 19:55 WIB

Seruan Taubat Ekologi, Gus Baha Ungkap Ancaman Allah Bagi Perusak Lingkungan

Seruan Taubat Ekologi, Gus Baha Ungkap Ancaman Allah Bagi Perusak Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 05 Desember 2025 | 19:19 WIB

Terkini

Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi

Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:33 WIB

Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus

Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:29 WIB

Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi

Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:26 WIB

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:22 WIB

Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0

Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:17 WIB

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:17 WIB

Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!

Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:12 WIB

Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026

Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026

Sport | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:10 WIB

Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!

Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:07 WIB

Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja

Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:07 WIB

×