5 Petani di Bengkulu Selatan Tertembak usai Konflik Lahan Memanas, Ini Kronologinya!

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 12 Desember 2025 | 12:32 WIB
5 Petani di Bengkulu Selatan Tertembak usai Konflik Lahan Memanas, Ini Kronologinya!
Detik-detik penembakan petani di Bengkulu selatan. (kolase)
baca 10 detik
  • Lima petani Desa Kembang Sari, Pino Raya, terluka akibat insiden penembakan oleh keamanan PT Agro Bengkulu Selatan.
  • Konflik lahan perkebunan sawit antara petani dan perusahaan ini telah berlangsung sejak tahun 2012.
  • Penembakan terjadi setelah petani meminta perusahaan menghentikan pembuldoseran lahan, namun berujung cekcok dan penembakan.

Suara.com - Sebanyak lima orang petani Desa Kembang Sari, Kecamatan Pino Raya, mengalami luka tembak usai berkonflik dengan PT Agro Bengkulu Selatan.

Salah seorang korban tembak, Deni mengatakan konflik antara para petani dan PT Bengkulu Selatan, yang bergerak di bidang usaha perkebunan sawit.

Deni menuturkan, jika konflik antara petani dan perusahaan sudah cukup lama. Konflik sudah terjadi pada saat perusahaan melakukan usaha perkebunan sawit sejak tahun 2012, namun konflik mengalami puncaknya pada tahun 2017.

“Kami sudah berupaya untuk penyelesaian konflik di Bengkulu Selatan, di Pino Raya baik melalui pemerintah daerah, kabupaten maupun pemerintah Provinsi Bengkulu. Namun sampai hari ini, kami belum mendapatkan hasil yang berpihak dengan petani Pinoraya,” kata Deni, di Kantor Walhi Nasional, Jumat (12/12/2025).

Sebelum terjadi penembakan, lanjut Deni, para petani juga telah mendapat banyak sekali intimidasi. Baik dari aparat penegak hukum maupun dari pihak perusahaan.

Namun puncak dari intimidasi yang diterima oleh para petani yakni pada tanggal 24 November lalu. Sebanyak 5 orang petani Pino Raya ditembak oleh pihak keamanan perusahaan.

Adapun kelima korban tembak yakni Deni, Buyung, Linsurman, Syaifudin, dan Edi Susanto.

Kronologi Penembakan

Sebelum peristiwa mencekam itu terjadi, para petani mendatangi pihak perusahaan untuk menghentikan kegiatan pembuldoseran lahan petani untuk memperluas lahan perkebunan kelapa sawit.

baca juga

Pasalnya, antara petani dan pihak perusahaan bersepakat agar menghentikan kegiatan sebelum konflik selesai. Namun pihak perusahaan sering kali melanggar hal itu.

“Petani Pinoraya meminta kepada pihak perusahaan untuk memberhentikan sementara sebelum konflik ada penyelesaian,” kata Deni.

Namun tidak ada kesepakatan di antara dua pihak. Hingga terjadilah cekcok antara pihak perusahaan dan kaum tani.

Usai cekcok terjadi, pihak perusahaan bersepakat menghentikan kegiatan, namun dengan catatan, mengajak perwakilan petani untuk membuat surat perjanjian di kantor PT Bengkulu Selatan.

Mendengar hal itu, para petani keberatan, dan meminta agar perjanjian itu dilakukan di lapangan dengan disaksikan oleh para petani.

Namun, pihak perusahaan menolak, dan berdalih jika tidak alat tulis jika perjanjian dibuat di lapangan.

“Alasan perusahaan tidak ada alat tulis, namun petani juga menawarkan kembali walaupun itu di atas kertas bekas bungkus rokok saja tidak jadi masalah asal ada materainya,” kata Deni.

Namun setelah mengungkapkan hal itu, kembali terjadi cekcok hingga berujung terdengar suara tembakan.Penembakan dilakukan oleh salah satu pihak keamanan perusahaan. Petani yang mendapatkan serangan, berupaya merebut pistol pihak keamanan.

“Terjadi cek-cok, tahu-tahu kami mendengarkan satu tembakan. Saya tapi tidak melihat itu dengan jelas karena saya di belakang terjadilah penembakan tersebut saat itu jadi yang dilakukan oleh salah satu karyawan keamanan,” katanya.

“Jadi di situ masyarakat berusaha untuk merebut senjata yang dimiliki oleh pihak perusahaan,” imbuhnya menandaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utang KUR Petani Korban Bencana Sumatra Dihapus, DPR Nilai Masih Belum Cukup

Utang KUR Petani Korban Bencana Sumatra Dihapus, DPR Nilai Masih Belum Cukup

News | Senin, 08 Desember 2025 | 11:55 WIB

Presiden Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

Presiden Prabowo Hapus Utang KUR Petani Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

News | Minggu, 07 Desember 2025 | 17:53 WIB

Utang KUR Petani Terdampak Bencana Dihapus, Prabowo Janji Rehabilitasi Lahan

Utang KUR Petani Terdampak Bencana Dihapus, Prabowo Janji Rehabilitasi Lahan

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 17:31 WIB

Terkini

Namanya Terseret, Menhut Raja Juli Nyatakan Siap Bantu KPK Bongkar Kasus OTT Bupati Kuansing

Namanya Terseret, Menhut Raja Juli Nyatakan Siap Bantu KPK Bongkar Kasus OTT Bupati Kuansing

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:49 WIB

Kena OTT KPK, Ini Rincian Harta Bupati Langkat Syah Afandin

Kena OTT KPK, Ini Rincian Harta Bupati Langkat Syah Afandin

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:43 WIB

30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya

30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:37 WIB

Main Mata Impor Barang KW, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Akhirnya Diseret ke Persidangan Hari Ini

Main Mata Impor Barang KW, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Akhirnya Diseret ke Persidangan Hari Ini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:25 WIB

Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York

Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:22 WIB

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:19 WIB

Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah

Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:14 WIB

Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI

Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:04 WIB

Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak

Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:24 WIB

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:09 WIB

×