Geger Rusuh di Kalibata: Polisi Periksa 6 Saksi Kunci, Ungkap Detik Mengerikan

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 12 Desember 2025 | 13:15 WIB
Geger Rusuh di Kalibata: Polisi Periksa 6 Saksi Kunci, Ungkap Detik Mengerikan
Warga mengambil gambar mobil yang dibakar massa saat kericuhan di kawasan Kalibata, Jakarta, Kamis (11/12/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/rwa]
  • Dua penagih utang tewas dikeroyok massa di Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis malam, dipicu masalah utang sepeda motor.
  • Polisi telah memeriksa enam saksi mata warga sekitar untuk mengungkap pelaku dan merekonstruksi peristiwa berdarah tersebut.
  • Amuk massa juga merusak properti meliputi kios, warung, sembilan motor, dan satu mobil taksi di lokasi kejadian.

Suara.com - Misteri yang menyelimuti insiden pengeroyokan brutal hingga menewaskan dua penagih utang atau mata elang (matel) di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, mulai menemui titik terang.

Kepolisian bergerak cepat dengan memeriksa enam orang saksi yang diduga kuat melihat langsung detik-detik mengerikan saat amuk massa pecah pada Kamis (11/12) malam di Kalibata.

Keenam saksi ini menjadi tumpuan harapan penyidik untuk mengidentifikasi para pelaku dan merekonstruksi kronologi peristiwa berdarah tersebut.

Mereka adalah warga sekitar yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung, memberikan perspektif langsung dari tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengonfirmasi langkah krusial dalam penyelidikan ini.

Menurutnya, keterangan dari para saksi mata ini sangat vital untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam pengeroyokan sadis serta aksi perusakan yang menyertainya.

"Saksi ada enam dari pihak warga yang melihat langsung di TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Pihak kepolisian meyakini jumlah saksi masih berpotensi bertambah. Proses pendalaman kasus terus berjalan, dan pintu terbuka lebar bagi warga lain yang memiliki informasi untuk memberikan keterangan.

Setiap detail dari kesaksian mereka akan dirangkai menjadi sebuah gambaran utuh tentang apa yang sebenarnya terjadi malam itu.

Insiden ini sendiri dipicu oleh masalah yang terbilang sepele: utang sepeda motor. Namun, masalah itu bereskalasi menjadi tragedi.

Pemilik kendaraan yang tak kunjung menerima pembayaran sepeserpun akhirnya meminta bantuan rekannya untuk melakukan penagihan.

Nahas, dua orang yang ditugaskan menagih, yang diidentifikasi berinisial MET dan NAT, justru menjadi korban. Keduanya dikeroyok oleh sekelompok massa hingga tewas secara mengenaskan di lokasi.

Amarah massa tak berhenti sampai di situ. Mereka melampiaskan emosinya dengan melakukan perusakan, membakar sejumlah kios, warung, dan kendaraan bermotor yang ada di sekitar lokasi.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan pendataan akurat terkait jumlah kerugian materiil.

Kompol Mansur menyebut, pihaknya masih menghitung jumlah warung yang menjadi korban perusakan, mengingat ukurannya yang relatif kecil dan berdempetan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Mencekam Rusuh Kalibata: 2 Nyawa Matel Melayang, 100 Orang Mengamuk Brutal

7 Fakta Mencekam Rusuh Kalibata: 2 Nyawa Matel Melayang, 100 Orang Mengamuk Brutal

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 12:39 WIB

Kronologi 2 Mata Elang Tewas Diamuk Massa di Kalibata, Kios dan Kendaraan Dibakar

Kronologi 2 Mata Elang Tewas Diamuk Massa di Kalibata, Kios dan Kendaraan Dibakar

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:21 WIB

Dua Mata Elang Tewas Dikeroyok di Kalibata, Kericuhan Berlanjut ke Pembakaran Kios dan Kendaraan

Dua Mata Elang Tewas Dikeroyok di Kalibata, Kericuhan Berlanjut ke Pembakaran Kios dan Kendaraan

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 10:58 WIB

Malam Mencekam di Kalibata: Mobil dan Kios Dibakar Massa Usai Pengeroyokan Mata Elang

Malam Mencekam di Kalibata: Mobil dan Kios Dibakar Massa Usai Pengeroyokan Mata Elang

Foto | Jum'at, 12 Desember 2025 | 06:30 WIB

Serangan Kilat di Kalibata: Matel Diseret dan Dikeroyok, Pelaku Menghilang dalam Sekejap!

Serangan Kilat di Kalibata: Matel Diseret dan Dikeroyok, Pelaku Menghilang dalam Sekejap!

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 20:24 WIB

Adu Nyali di Kalibata: Mata Elang Tewas Dihajar Kelompok Bermobil Saat Beraksi, Satu Kritis

Adu Nyali di Kalibata: Mata Elang Tewas Dihajar Kelompok Bermobil Saat Beraksi, Satu Kritis

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 19:10 WIB

Sejumlah Ormas Dukung Polda Metro Jaya Usut Rencana Kerusuhan dan Bom Molotov Jelang Hari HAM

Sejumlah Ormas Dukung Polda Metro Jaya Usut Rencana Kerusuhan dan Bom Molotov Jelang Hari HAM

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 08:29 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB