- Great Eastern Women’s Run Indonesia 2026 sukses digelar di Senayan Park Jakarta pada Minggu, 16 Agustus.
- Lebih dari 1.000 peserta perempuan dan anak-anak mengikuti kategori 5K Fun Run serta Princess Dash 100 meter.
- Acara ini menyediakan skrining kesehatan payudara, pengelolaan limbah ramah lingkungan, dan penggalangan dana sosial.
Suara.com - Semarak olahraga lari massal khusus perempuan mencetak sejarah melalui perhelatan perdana Great Eastern Women’s Run Indonesia 2026 di kawasan Senayan Park, Jakarta, Minggu (16/8).
Lebih dari 1.000 pelari perempuan dan anak-anak antusias mengikuti kategori 5K Fun Run dan Princess Dash 100 meter.
Ajang yang diprakarsai Great Eastern Indonesia bersama Postinc Media ini memadukan aktivitas olahraga, edukasi perlindungan kesehatan, aksi sosial, dan kepedulian lingkungan.
Uji Ketahanan Fisik Pelari Perempuan
Rangkaian acara dimulai pukul 05.00 WIB dengan sesi pemanasan dinamis dan briefing keselamatan. Flag-off kategori 5K kemudian dilakukan pukul 06.00 WIB.
Presiden Direktur Great Eastern Life Indonesia, Nina Ong, turut melakukan prosesi flag-off bersama jajaran direksi untuk menyemangati peserta.
Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Emira E. Oepangat, selaku tamu kehormatan juga memberikan semangat kepada peserta agar konsisten menjaga ritme hingga garis finis.
“Hari ini kita dapat berlari bersama dan menikmati setiap langkah. Inilah kekuatan perempuan. Kita harus tetap fokus hingga garis finis dan menyelesaikannya dengan sehat dan bahagia,” ujar Emira.
Nina Ong mengatakan ajang tersebut dirancang sebagai ruang yang aman dan nyaman bagi perempuan untuk memulai gaya hidup aktif.
“Karena itu, kami ingin Great Eastern Women’s Run Indonesia menjadi ruang yang membuat perempuan merasa nyaman untuk memulai, membangun konsistensi, dan saling mendukung,” tegas Nina.
Kenalkan Gaya Hidup Aktif Sejak Dini
Setelah peserta 5K mencapai garis finis, perhatian beralih kepada pelari cilik yang berkompetisi dalam kategori Princess Dash 100 meter.
Sorakan orang tua di sepanjang lintasan turut memotivasi anak-anak perempuan tersebut untuk berlari menuju garis finis.
Kategori ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya hidup aktif dan kecintaan terhadap olahraga sejak usia dini.
Demi menjaga keamanan peserta, penyelenggara menyiapkan tim medis, marshal, medic runner, sweeper, serta titik hidrasi di sepanjang rute.