BRIN Pastikan Arsinum Aman dan Optimal Penuhi Kebutuhan Air Minum Pengungsi Bencana Sumatera

Vania Rossa

Senin, 22 Desember 2025 | 09:33 WIB
BRIN Pastikan Arsinum Aman dan Optimal Penuhi Kebutuhan Air Minum Pengungsi Bencana Sumatera
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengambil air yang dihasilkan oleh teknologi Arsinum di lokasi terdampak bencana Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (21/12/2025). ANTARA/HO-BRIN
baca 10 detik
  • BRIN mengerahkan tiga unit mobil teknologi Arsinum di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah untuk air minum pengungsi.
  • Arsinum dapat mengolah berbagai sumber air, termasuk air banjir dan lumpur, menjadi air siap minum sesuai standar Kemenkes.
  • BRIN sedang menyiapkan unit Arsinum baru dengan kapasitas produksi harian mencapai 20.000 hingga 100.000 liter.

Suara.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan teknologi Arsinum (Air Siap Minum) yang dikerahkan di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera berfungsi optimal dan aman digunakan oleh masyarakat pengungsi.

Kepala BRIN Arif Satria menyatakan, hingga saat ini sebanyak tiga unit mobil Arsinum telah dioperasikan untuk membantu pemenuhan kebutuhan air bersih dan air layak minum di titik-titik bencana. Dua unit ditempatkan di Kabupaten Aceh Tamiang, sementara satu unit lainnya disiagakan di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

“Kehadiran Arsinum menjadi solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih dan air layak minum di tengah keterbatasan infrastruktur pascabencana,” kata Arif dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Arif menjelaskan, mobil Arsinum yang saat ini beroperasi memiliki kapasitas produksi hingga 10 ribu liter air siap minum per hari. Ke depan, BRIN tengah menyiapkan unit Arsinum dengan kapasitas lebih besar, mulai dari 20 ribu liter hingga 100 ribu liter per hari, guna menjangkau lebih banyak warga terdampak bencana.

“Sekarang sedang kita siapkan lagi untuk yang 20 ribu liter. Kemudian siap untuk mengolah air bersih sampai 100 ribu liter,” ujar Arif, yang juga mantan Rektor IPB University.

Berdasarkan laman resmi BRIN, Arsinum merupakan inovasi teknologi pengolahan air yang dirancang untuk mengubah air keruh menjadi air siap minum sesuai standar Kementerian Kesehatan. Teknologi ini memungkinkan berbagai sumber air, mulai dari air hujan, air PAM, air laut, hingga air berlumpur akibat banjir, diolah menjadi air layak konsumsi.

Arif menegaskan, teknologi Arsinum sangat relevan untuk kondisi darurat bencana, mengingat keterbatasan akses air bersih kerap menjadi persoalan utama bagi pengungsi. Mobil Arsinum juga telah diuji dan dirancang untuk menjamin keamanan serta kualitas air minum yang dihasilkan.

“Alhamdulillah kami sudah mengirimkan Arsinum, air siap minum yang bisa mengolah air banjir dan air lumpur menjadi air siap minum,” kata Arif dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Selain mengerahkan Arsinum, BRIN juga memastikan dukungan teknologi lain di lokasi bencana berjalan dengan baik. Tim kesehatan serta tim survei pemetaan telah diturunkan untuk mendukung penanganan pascabencana.

baca juga

BRIN turut memanfaatkan pesawat nirawak atau drone Ground Penetration Radar (GPR) yang mampu mendeteksi objek hingga kedalaman 100 meter di bawah permukaan tanah. Teknologi ini digunakan untuk membantu pencarian korban serta pemetaan kondisi tanah di wilayah rawan longsor.

Pemanfaatan riset dan inovasi, lanjut Arif, menjadi bagian penting dalam percepatan penanganan bencana, mulai dari penyediaan kebutuhan dasar hingga dukungan teknis dalam proses evakuasi dan rekonstruksi.

“Riset dan inovasi harus hadir saat dibutuhkan, terutama pada masa-masa genting pascabencana, karena kebermanfaatan yang nyata adalah yang langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Diketahui, penanganan banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah memasuki pekan ketiga. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.059 jiwa per Kamis (18/12/2025) dini hari, dengan 192 orang masih dinyatakan hilang.

BRIN berharap kehadiran Arsinum dan dukungan teknologi lainnya dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak, sekaligus memastikan kebutuhan air bersih dan air minum tetap terpenuhi secara aman selama masa tanggap darurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gak Perlu Mahal, Megawati Usul Pemda Gunakan Kentongan untuk Alarm Bencana

Gak Perlu Mahal, Megawati Usul Pemda Gunakan Kentongan untuk Alarm Bencana

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 22:36 WIB

Sumur Terakhir dan Bagaimana Mukhlis Mencari Tuhan Seusai Banjir Aceh

Sumur Terakhir dan Bagaimana Mukhlis Mencari Tuhan Seusai Banjir Aceh

Liks | Jum'at, 19 Desember 2025 | 20:04 WIB

Kemenhut Mulai Verifikasi Kayu Gelondongan Bencana Sumatera

Kemenhut Mulai Verifikasi Kayu Gelondongan Bencana Sumatera

Foto | Jum'at, 19 Desember 2025 | 18:28 WIB

Terkini

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53 WIB

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49 WIB

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

×