APBD DKI 2026 Menyusut, Ini Sektor yang Akan Jadi Fokus Utama

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Senin, 29 Desember 2025 | 08:59 WIB
APBD DKI 2026 Menyusut, Ini Sektor yang Akan Jadi Fokus Utama
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Suara.com/Yoga)
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta mengesahkan Perda No. 4 Tahun 2025 tentang APBD 2026 senilai Rp81,32 triliun, mengalami penurunan signifikan.
  • Penurunan anggaran dipicu oleh berkurangnya alokasi Dana Bagi Hasil Pajak dari transfer ke daerah pusat.
  • Prioritas anggaran mencakup penanganan sampah, banjir, kemacetan, serta alokasi besar untuk pendidikan dan transportasi.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengundangkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Tahun Anggaran 2026 pada 23 Desember 2025.

Nilai APBD Tahun Anggaran 2026 ditetapkan sebesar Rp81,32 triliun. Angka menunjukkan penurunan signifikan sebesar Rp10,54 triliun dibandingkan tahun 2025, yang mencapai Rp91,86 triliun.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa pendapatan daerah dipatok pada angka Rp71,45 triliun dengan penerimaan pembiayaan sebesar Rp9,87 triliun.

Merosotnya nilai anggaran ini dipicu oleh terjun bebasnya Pendapatan dari Transfer Ke Daerah (TKD) pusat, terutama pada alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak yang berkurang hingga Rp14,79 triliun.

Meski kantong daerah menyusut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap memprioritaskan penyelesaian masalah-masalah klasik di ibu kota pada tahun mendatang.

"APBD Tahun Anggaran 2026 menyoroti sejumlah isu strategis, yaitu penanganan sampah, pengendalian banjir, pencegahan stunting, penanggulangan kemiskinan, dan penanganan kemacetan. Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menggunakan anggaran secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga Jakarta," urai Pramono dalam pernyataan tertulis di laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (27/12/2025). 

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Michael Rolandi, menegaskan bahwa alokasi infrastruktur pelayanan publik tetap dijaga di angka 43,06%, melebihi batas minimal aturan yang hanya 40%.

Untuk sektor pendidikan, Jakarta mengucurkan dana fantastis sebesar Rp19,75 triliun atau 26,59% dari belanja daerah demi mendongkrak kualitas modal manusia.

Anggaran jumbo tersebut dialokasikan untuk membiayai Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus sebesar Rp3,25 triliun hingga program sekolah swasta gratis senilai Rp282,46 miliar.

baca juga

Sektor transportasi juga mendapatkan atensi besar dengan kucuran subsidi untuk Transjakarta senilai Rp3,75 triliun dan MRT Jakarta senilai Rp536,70 miliar.

Urusan "perut" masyarakat melalui bantuan sosial tidak luput dari perhatian, di antaranya alokasi Kartu Lansia Jakarta (KLJ) yang mencapai Rp625,89 miliar.

Khusus untuk pengendalian banjir yang menjadi momok warga, pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp3,64 triliun dalam pos pekerjaan umum dan tata ruang.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mengalokasikan Rp185,29 miliar untuk layanan CCTV yang dikelola secara terpadu guna memperkuat keamanan dan pemantauan kota.

Michael Rolandi menjamin bahwa seluruh penggunaan dana publik ini akan dilakukan secara terbuka guna memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

"Seluruh program ini akan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Kami berharap, APBD 2026 ini dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh warga Jakarta," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp5,7 Juta Diprotes, Rano Karno: Kalau Buruh Mau Demo, Itu Hak Mereka

UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp5,7 Juta Diprotes, Rano Karno: Kalau Buruh Mau Demo, Itu Hak Mereka

News | Minggu, 28 Desember 2025 | 14:45 WIB

UMP 2026 Dinilai Tak Layak, Pemprov DKI Susun Strategi Redam Gejolak Buruh

UMP 2026 Dinilai Tak Layak, Pemprov DKI Susun Strategi Redam Gejolak Buruh

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 17:46 WIB

Diprotes Buruh, Pemprov DKI Pertahankan UMP Jakarta 2026 Rp 5,7 Juta

Diprotes Buruh, Pemprov DKI Pertahankan UMP Jakarta 2026 Rp 5,7 Juta

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 17:28 WIB

Terkini

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:49 WIB

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:42 WIB

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:30 WIB

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:45 WIB

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

×