John Kenedy Apresiasi Normalisasi Sungai di Wilayah Bencana, Pemulihan Bisa Lebih Cepat

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 29 Desember 2025 | 13:12 WIB
John Kenedy Apresiasi Normalisasi Sungai di Wilayah Bencana, Pemulihan Bisa Lebih Cepat
Sebagai Ilustrasi - Banjir Sumatra (Instagram/suaradotcom)
baca 10 detik
  • Pemerintah melalui Kementerian PU fokus normalisasi Sungai Batang Sumpur dan pemulihan jalur transportasi vital di Tanah Datar.
  • Penanganan darurat ini dilakukan Kementerian PU berkolaborasi dengan BUMN Karya dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
  • Material hasil normalisasi sungai dimanfaatkan untuk membangun tanggul penguat tebing guna.

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah berupaya menangani dampak bencana di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Fokus utama saat ini diarahkan pada normalisasi Sungai Batang Sumpur serta pemulihan jalur transportasi vital yang menghubungkan Jalan Raya Sumpur dan Padang Panjang.

Langkah percepatan ini diambil guna membuka kembali urat nadi perekonomian masyarakat yang sempat lumpuh total akibat terjangan luapan sungai.

Selain memulihkan konektivitas, normalisasi alur sungai tersebut krusial dilakukan untuk meminimalisir ancaman erosi dan banjir susulan yang menghantui pemukiman di kawasan terdampak.

Penanganan darurat di lapangan tidak dilakukan sendirian. Kementerian PU menjalin kolaborasi erat dengan sejumlah BUMN Karya dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Sinergi ini bertujuan agar proses pengerjaan tidak tumpang tindih dan berjalan lebih efisien di tengah situasi darurat.

Normalisasi Sungai Batang Sumpur melibatkan pengaturan ulang sekaligus pemindahan alur air yang tersumbat material.

Pengerjaan ini secara otomatis membuka ruang bagi tim teknis untuk membangun jalan penghubung sementara yang menghubungkan Nagari Sumpur dengan wilayah Malalo.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa mengakhiri isolasi warga adalah prioritas tertinggi pemerintah saat ini.

baca juga

“Dalam kondisi darurat seperti ini, fokus kami adalah membuka akses secepat mungkin, mengamankan alur sungai, dan memastikan masyarakat tidak terisolasi. Kementerian PU bergerak cepat dengan dukungan alat berat dan koordinasi lintas sektor agar penanganan bisa berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegas Dody saat memberikan keterangan resmi pada Senin (29/12/2025).

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Naryo Widodo, menjelaskan bahwa kekuatan penuh telah dikerahkan ke lokasi. Saat ini, tiga unit ekskavator sudah beroperasi nonstop di medan bencana, dan jumlah armada akan terus ditambah dalam waktu dekat untuk mempercepat pembersihan sedimen.

Uniknya, material berupa batuan dan sedimen yang menumpuk di dasar sungai tidak dibuang begitu saja. Tim teknis memanfaatkannya kembali untuk membangun tanggul penguat tebing sungai.

“Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tebing sungai sekaligus mengendalikan aliran air agar tidak kembali meluap ke permukiman warga dan badan jalan,” jelas Naryo.

Namun, ia juga mengakui bahwa faktor cuaca menjadi tantangan terberat. Jika hujan turun atau debit air meningkat, pengerjaan terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan para petugas di lapangan.

Langkah responsif dari pemerintah pusat ini mendapat sambutan positif dari pemerintah daerah setempat. Kepala Bidang Sumber Daya Air Kabupaten Tanah Datar, John Kenedy, mengapresiasi dukungan penuh Kementerian PU dan BUMN Karya yang membuat koordinasi di lapangan berjalan mulus.

Dampak dari percepatan normalisasi ini sangat dinanti oleh masyarakat luas. Kepala Desa (Wali Nagari) Sumpur, Fernando, menyebutkan bahwa normalisasi sungai bukan hanya soal akses jalan, melainkan juga keberlangsungan hidup para petani.

“Dengan normalisasi sungai ini, kami berharap aliran air kembali terkendali dan irigasi di hilir dapat berfungsi normal untuk mendukung pertanian masyarakat. Sebelumnya, bencana ini berdampak pada 12 rumah dan 1 mushola, sehingga pemulihan cepat sangat kami harapkan,” ungkap Fernando.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Kerahkan Tambahan 1.500 Personel, Perkuat Penanganan Bencana Sumatra

Polri Kerahkan Tambahan 1.500 Personel, Perkuat Penanganan Bencana Sumatra

News | Senin, 29 Desember 2025 | 12:26 WIB

Menuju Fase Rehabilitasi: Pemerintah Pastikan Sekolah, RSUD, dan Pasar di Sumatra Mulai Pulih

Menuju Fase Rehabilitasi: Pemerintah Pastikan Sekolah, RSUD, dan Pasar di Sumatra Mulai Pulih

News | Senin, 29 Desember 2025 | 12:04 WIB

Logistik Aceh Kembali Bernapas: Jembatan Bailey Krueng Tingkeum Resmi Difungsikan

Logistik Aceh Kembali Bernapas: Jembatan Bailey Krueng Tingkeum Resmi Difungsikan

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 11:59 WIB

Terkini

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:52 WIB

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:48 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:46 WIB

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:42 WIB

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:39 WIB

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:38 WIB

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

×