Ini 3 Poin yang Dihasilkan Dari Rapat Kordinasi DPR-Pemerintah Pascabencana di Aceh

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 30 Desember 2025 | 17:46 WIB
Ini 3 Poin yang Dihasilkan Dari Rapat Kordinasi DPR-Pemerintah Pascabencana di Aceh
Warga di Gampong Kubu Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen. [dokumentasi warga]
baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR RI menutup Rakor Satgas Pemulihan Pascabencana di Aceh pada Selasa (30/12/2025) bersama pejabat terkait.
  • Rapat menyimpulkan pemulihan harus terintegrasi antara pusat dan daerah guna menghindari tumpang tindih kebijakan.
  • Kementerian diminta menempatkan PIC di lokasi bencana untuk memutus rantai birokrasi yang dianggap lambat.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, resmi menutup Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI yang dihadiri oleh sejumlah menteri, kepala lembaga, direksi BUMN, serta kepala daerah di Aceh, Selasa (30/12/2025).

Pertemuan strategis tersebut menghasilkan tiga kesimpulan utama yang akan menjadi pedoman dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak.

Dasco menegaskan bahwa setelah kunjungan lapangan ini, DPR akan segera melakukan sinkronisasi lebih lanjut di Jakarta bersama kementerian dan lembaga terkait guna menindaklanjuti seluruh aspirasi yang telah dihimpun di Aceh.

"Nanti setelah kita kembali ke Jakarta, untuk para menteri dari kementerian, lembaga, dan BUMN, kita mungkin akan koordinasi sendiri untuk melakukan sinkronisasi terhadap hal-hal yang sudah kita bicarakan di sini," ujar Dasco saat membacakan kesimpulan rapat.

Adapun tiga poin utama kesimpulan rapat tersebut adalah:

1. Percepatan Pemulihan secara Terintegrasi

Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan DPR RI telah bersepakat untuk melakukan seluruh langkah pemulihan secara terintegrasi. Hal ini dilakukan agar tidak ada tumpang tindih kebijakan dan semua pihak bergerak dalam satu visi percepatan yang sama, baik dari sisi infrastruktur, sosial, maupun ekonomi.

2. Penempatan PIC Kementerian di Lokasi Bencana

Untuk memutus rantai birokrasi yang lambat, Dasco meminta kementerian dan lembaga untuk segera menempatkan Person in Charge (PIC) atau petugas khusus di daerah terdampak untuk sementara waktu.

baca juga

"Kita akan meminta kepada para kementerian lembaga untuk kemudian menempatkan PIC untuk sementara waktu di tempat ini untuk memudahkan koordinasi dengan pemerintah daerah yang tadi ingin cepat melakukan koordinasi-koordinasi," tegas Dasco.

Kehadiran PIC ini diharapkan menjadi jembatan langsung antara kebutuhan kepala daerah di lapangan dengan kebijakan di pusat.

3. Penanganan Khusus untuk Wilayah Terdampak Parah

Terhadap kabupaten dan kota yang membutuhkan penanganan khusus akibat kerusakan yang sangat masif, DPR bersama pemerintah pusat berkomitmen untuk memberikan perhatian ekstra.

Penanganan ini dilakukan dengan memaksimalkan seluruh sarana dan prasarana yang tersedia untuk memastikan layanan publik segera kembali normal.

"DPR bersama pemerintah pusat dan daerah akan memaksimalkan penanganan percepatan pemulihan pascabencana dengan memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Sentil BNPB karena Lelet Serap Anggaran Bencana, Dana Nganggur Masih Rp 1,51 T

Purbaya Sentil BNPB karena Lelet Serap Anggaran Bencana, Dana Nganggur Masih Rp 1,51 T

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:28 WIB

Tito Karnavian: Anggaran Pemulihan Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai Rp 59 Triliun

Tito Karnavian: Anggaran Pemulihan Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai Rp 59 Triliun

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:11 WIB

Menkeu: Ada Rp1,51 Triliun Siap Pakai untuk Pemulihan Bencana, BNPB Segera Ajukan Sebelum Hangus!

Menkeu: Ada Rp1,51 Triliun Siap Pakai untuk Pemulihan Bencana, BNPB Segera Ajukan Sebelum Hangus!

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 16:22 WIB

KSAD Ungkap Perjuangan TNI Kerja 24 Jam di Aceh: Pakai Dana Swadaya, yang Penting Jalan Tersambung!

KSAD Ungkap Perjuangan TNI Kerja 24 Jam di Aceh: Pakai Dana Swadaya, yang Penting Jalan Tersambung!

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 16:04 WIB

Menhub Pastikan Bandara dan Pelabuhan Aceh Aman, Tapi Jalur Kereta Api Rusak Parah Disapu Air

Menhub Pastikan Bandara dan Pelabuhan Aceh Aman, Tapi Jalur Kereta Api Rusak Parah Disapu Air

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 15:52 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×