Difitnah Isu Ijazah Jokowi, Andi Arief: Pak SBY Terganggu, Kemungkinan Bakal Ambil Langkah Hukum

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 31 Desember 2025 | 14:19 WIB
Difitnah Isu Ijazah Jokowi, Andi Arief: Pak SBY Terganggu, Kemungkinan Bakal Ambil Langkah Hukum
Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) saat berbincang dengan Presiden ketujuh RI Joko Widodo (kanan) dan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). [ANTARAFOTO/Rivan Awal Lingga]
baca 10 detik
  • Andi Arief (Demokrat) mengecam fitnah di media sosial yang menuduh SBY terlibat isu ijazah palsu Presiden Jokowi.
  • Fitnah yang disebar akun anonim tersebut telah membuat Presiden keenam RI, SBY, merasa sangat terganggu.
  • Partai Demokrat mengancam menempuh jalur hukum atau somasi jika penyebaran fitnah terhadap SBY tidak dihentikan.

Suara.com - Elit Partai Demokrat, Andi Arief, mengecam keras gelombang fitnah yang menyerang Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di berbagai platform media sosial.

Melalui video yang diunggah di akun X (Twitter) miliknya pada Rabu (31/12/2025), Andi menegaskan bahwa tuduhan yang menyebut SBY berada di balik isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi adalah kebohongan publik yang masif.

Andi mengungkapkan bahwa fitnah tersebut banyak disebarkan oleh akun-akun anonim, terutama di platform TikTok.

Akun-akun tersebut menggiring opini seolah-olah SBY mendalangi perseteruan terkait ijazah palsu antara pihak Roy Suryo dengan Presiden Jokowi.

"Sangat masif sekali fitnah yang dilakukan oleh akun-akun yang sebagian besar anonim... yang membuat berita fitnah seolah-olah Bapak SBY berada di balik isu ijazah palsu Pak Jokowi yang sekarang sedang berseteru antara Pak Jokowi dengan Roy Suryo dan kawan-kawan," ujar Andi Arief dalam video tersebut yang telah diizinkan untuk dikutip Suara.com.

Menurutnya, isu ini telah mengusik ketenangan SBY.

Ia mengungkapkan telah bertemu langsung dengan SBY beberapa hari lalu dan mendapati sang tokoh bangsa tersebut merasa sangat terganggu karena namanya diseret dalam isu yang tidak berdasar, termasuk tuduhan kolaborasi dengan Megawati Soekarnoputri untuk mengungkap ijazah tersebut.

"Ini tentu sangat mengganggu. Saya bertemu dengan Pak SBY beberapa hari lalu, Pak SBY cukup terganggu dengan isu ini karena tidak benar disebutkan bahwa Pak SBY berada di balik isu ijazah palsu ini, atau bahkan disebut Pak SBY berkolaborasi dengan Ibu Megawati," tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa hubungan SBY dan Jokowi selama ini terjalin dengan baik.

baca juga

Saat ini, SBY lebih banyak menghabiskan waktunya untuk kegiatan seni dan olahraga, sementara urusan politik harian partai telah didelegasikan kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief. [Suara.com/Dea Hardiningsih]
Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief. [Suara.com/Dea Hardiningsih]

"Pak SBY sekarang ini day to day politics-nya itu sudah banyak melukis, kemudian juga seni-seni lainnya, kemudian persiapan voli, berkunjung ke daerah, banyak di Pacitan," kata dia.

Partai Demokrat memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang terus menyebarkan fitnah tersebut. Andi menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam jika serangan terhadap martabat SBY terus berlanjut di media sosial.

"Kalau juga tidak dihentikan, ada kemungkinan Pak SBY akan mengambil langkah hukum dengan pertama memberikan somasi kepada orang-orang yang sudah membuat fitnah tersebut dan terbuka kemungkinan untuk menempuh jalur hukum," katanya.

Di akhir pernyataannya, Andi menyerukan kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk merapatkan barisan membela kehormatan SBY yang dianggap sedang dizalimi.

"Kita tahu selama ini Pak SBY selalu mengajarkan kita politik yang putih, yang bersih, yang tidak pernah menyerang orang, tidak pernah membuat fitnah. Tapi kalau kita dizalimi dan difitnah, kita harus melawan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Berulah, Presiden Menanggung Beban? Syahganda Desak Prabowo Gunakan Strategi Sun Tzu

Menteri Berulah, Presiden Menanggung Beban? Syahganda Desak Prabowo Gunakan Strategi Sun Tzu

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 12:30 WIB

HUT ke-13 Jokowi Masuk Gorong-gorong, Membaca Ulang Mitos Populisme

HUT ke-13 Jokowi Masuk Gorong-gorong, Membaca Ulang Mitos Populisme

Liks | Selasa, 30 Desember 2025 | 17:01 WIB

'Beda Luar Biasa', Kuasa Hukum Roy Suryo Bongkar Detail Foto Jokowi di Ijazah SMA Vs Sarjana

'Beda Luar Biasa', Kuasa Hukum Roy Suryo Bongkar Detail Foto Jokowi di Ijazah SMA Vs Sarjana

News | Minggu, 28 Desember 2025 | 18:34 WIB

Peringatan 13 Tahun Jokowi Masuk Gorong-Gorong: Momen Ikonik yang Mengubah Wajah Politik Indonesia

Peringatan 13 Tahun Jokowi Masuk Gorong-Gorong: Momen Ikonik yang Mengubah Wajah Politik Indonesia

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 16:56 WIB

Jokowi Buka Pintu Maaf Soal Tudingan Ijazah Palsu: Urusan Hukum, Ya Hukum

Jokowi Buka Pintu Maaf Soal Tudingan Ijazah Palsu: Urusan Hukum, Ya Hukum

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 13:55 WIB

Terkini

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×