Tahanan Demo Agustus 2025 Meninggal di Rutan Medaeng, Mantan Napol Desak Investigasi Independen!

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Kamis, 01 Januari 2026 | 11:09 WIB
Tahanan Demo Agustus 2025 Meninggal di Rutan Medaeng, Mantan Napol Desak Investigasi Independen!
Ilustrasi Demo Agustus 2025. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Alfarisi bin Rikosen, tahanan politik kasus demonstrasi 2025, meninggal di Rutan Medaeng Sidoarjo pada 30 Desember 2025.
  • Ia ditahan sejak September 2025 atas dugaan pelanggaran hukum terkait kepemilikan bahan peledak, proses hukumnya terhenti.
  • Aliansi Tahanan Politik menuntut investigasi independen atas kematian Alfarisi dan pembebasan tahanan politik lainnya.

Suara.com - Alfarisi bin Rikosen (21) tahanan politik kasus demonstrasi Agustus–September 2025, meninggal dunia saat menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, pada Selasa (30/12/2025). Alfarisi mengembuskan napas terakhirnya sebelum perkara yang menjeratnya masuk tahap penuntutan di pengadilan.

Alfarisi ditahan sejak September 2025 setelah ditangkap di tempat tinggalnya di kawasan Dupak Masigit, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Pemuda yatim piatu asal Sampang, Madura, itu sebelumnya tinggal bersama kakak kandungnya di sebuah kamar kos sederhana dan mengelola warung kopi kecil untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ia ditetapkan sebagai terdakwa atas dugaan pelanggaran Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP, terkait kepemilikan atau keterlibatan dengan senjata api, amunisi, atau bahan peledak. 

Setelah sempat ditahan di Polrestabes Surabaya, Alfarisi dipindahkan ke Rutan Medaeng. Perkaranya dijadwalkan memasuki tahap penuntutan pada Senin, 5 Januari 2026.

Dengan meninggalnya Alfarisi, proses hukum tersebut terhenti. Hingga akhir hayatnya, status hukum Alfarisi masih sebagai terdakwa dan belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Aliansi Mantan Tahanan dan Narapidana Politik Indonesia dan Papua menyebut, selama masa penahanan kondisi fisik Alfarisi menurun drastis. Berat badannya dilaporkan menyusut hingga 30–40 kilogram. 

Rekan satu sel menyebut Alfarisi sempat mengalami kejang-kejang sebelum meninggal dunia, yang mengindikasikan adanya tekanan fisik dan psikologis berat selama penahanan.

Jenazah Alfarisi telah dipulangkan ke kampung halamannya di Sampang, Madura, untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat.

Mantan tahanan politik PRD, Wilson Obrigados, menegaskan bahwa kematian tahanan di dalam rutan merupakan tanggung jawab negara dan tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan. 

baca juga

“Setiap kematian di dalam tahanan adalah indikator serius kegagalan negara. Pemerintah wajib melakukan penyelidikan yang cepat, independen, imparsial, dan transparan untuk mengungkap sebab kematian serta memastikan adanya pertanggungjawaban,” kata Wilson dalam keterangannya kepada Suara.com, Kamis (1/1/2026).

Menurutnya, kematian Alfarisi bukan peristiwa tunggal, melainkan bagian dari pola berulang kematian dalam tahanan yang mencerminkan krisis serius dalam sistem pemasyarakatan dan penegakan hukum di Indonesia.

Atas peristiwa ini, Aliansi Mantan Tahanan dan Narapidana Politik Indonesia dan Papua menyampaikan tiga tuntutan utama. 

Pertama, mendesak pembentukan tim investigasi independen yang diberi akses penuh untuk menyelidiki kematian Alfarisi di Rutan Medaeng dan institusi kepolisian terkait. 

Kedua, meminta negara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi penahanan di Rutan Medaeng dan rutan lainnya, termasuk memastikan akses layanan kesehatan yang layak dan perlakuan manusiawi bagi seluruh tahanan tanpa diskriminasi. 

Ketiga, menuntut pembebasan seluruh tahanan politik kasus demonstrasi Agustus 2025 di berbagai daerah, termasuk tahanan politik di Papua.

Pernyataan duka dan tuntutan tersebut ditandatangani sejumlah mantan tahanan politik dari berbagai latar belakang kasus, antara lain Tri Agus Susanto Siswowiharjo, Petrus H. Harianto, Wilson Obrigados, Ken Budha Kusumandaru, Surya Anta, hingga Victor Yeimo dan Ambrosius Mulait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Tes Urine di Rutan, KPK Pastikan 73 Tahanan Bersih dari Narkoba

Gelar Tes Urine di Rutan, KPK Pastikan 73 Tahanan Bersih dari Narkoba

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 14:14 WIB

KPK Beri Fasilitas Ibadah Natal dan Kunjungan Khusus bagi 12 Tahanan Nasrani

KPK Beri Fasilitas Ibadah Natal dan Kunjungan Khusus bagi 12 Tahanan Nasrani

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 14:15 WIB

Bela Laras Faizati, 4 Sosok Ini Ajukan Diri Jadi Amicus Ciriae: Unggahan Empati Bukan Kejahatan!

Bela Laras Faizati, 4 Sosok Ini Ajukan Diri Jadi Amicus Ciriae: Unggahan Empati Bukan Kejahatan!

News | Kamis, 11 Desember 2025 | 19:34 WIB

Terkini

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

Catatan Kritis DPR Soal Rencana Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:03 WIB

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

Dukung Liga Akar Rumput, Kadispora DKI Intruksikan Sudin Fasilitasi Talenta Sepak Bola Jalanan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:56 WIB

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:29 WIB

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:12 WIB

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:10 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

×