42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo

Bella

Kamis, 01 Januari 2026 | 22:31 WIB
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Bupati Aceh Tamiang menyampaikan kondisi darurat pascabanjir kepada Presiden Prabowo Subianto pada Kamis secara daring.
  • Kebutuhan utama pascabencana meliputi 42.727 unit hunian tetap, bantuan pangan enam bulan, dan BLT Rp1 juta per KK.
  • Presiden Prabowo menyatakan pemerintah pusat akan menghitung ulang anggaran dan mengintegrasikan data bantuan agar tepat sasaran.

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyampaikan kondisi darurat pascabencana banjir kepada Presiden Prabowo Subianto, dengan menekankan besarnya kebutuhan hunian dan tekanan ekonomi masyarakat yang masih berlangsung hingga akhir tahun.

Dalam rapat terbatas percepatan pemulihan pascabencana yang diikuti secara daring dari Sekretariat Presiden, Kamis (1/1/2026), Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengajukan tiga permintaan utama kepada pemerintah pusat.

Armia memaparkan, berdasarkan pendataan pemerintah desa, sebanyak 37.888 unit rumah dilaporkan hilang dan 4.839 unit rumah mengalami rusak berat. Dengan demikian, total kebutuhan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak mencapai 42.727 unit.

"Terima kasih, kami sudah dibantu Danantara untuk hunian sementara sebanyak 600 unit dan nanti ada tambahan lagi untuk huntap dan lainnya," kata Armia.

Selain hunian, Armia menekankan pentingnya dukungan bantuan pangan untuk menjaga keberlangsungan hidup masyarakat. Dengan jumlah penduduk mencapai 313.245 jiwa, pemerintah daerah telah menghitung kebutuhan bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan gula untuk enam bulan ke depan.

Ia menyebut kondisi ekonomi warga masih sangat berat, terlebih menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

"Pasti masyarakat kami kesulitan, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri," ujarnya.

Permintaan ketiga yang disampaikan adalah bantuan langsung tunai (BLT) bagi 111.570 kepala keluarga (KK). Armia berharap setiap keluarga dapat menerima bantuan sekitar Rp1 juta pada tahun ini guna meringankan beban ekonomi pascabencana.

"Kami akan buat surat resmi kepada menteri terkait untuk kebutuhan tersebut," katanya.

baca juga

Armia menutup laporannya dengan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan berharap percepatan pemulihan dapat segera mengembalikan kehidupan masyarakat Aceh Tamiang ke kondisi normal.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah pusat akan melakukan perhitungan ulang kebutuhan anggaran serta mengintegrasikannya dengan data yang ada agar penyaluran bantuan tepat sasaran.

"Nanti kita hitung dan integrasikan dengan data semua supaya nanti tepat sasaran," kata Presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir

Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 22:25 WIB

Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi

Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 17:01 WIB

Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir

Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 16:55 WIB

Pembangunan 600 Huntara di Aceh Tamiah Rampung, Bisa Dihuni Korban Banjir

Pembangunan 600 Huntara di Aceh Tamiah Rampung, Bisa Dihuni Korban Banjir

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 16:36 WIB

Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih

Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 15:34 WIB

Begini Kondisi Hunian Danantara di Aceh yang Ditinjau Prabowo: Ada WiFi Gratis, Target 15 Ribu Unit

Begini Kondisi Hunian Danantara di Aceh yang Ditinjau Prabowo: Ada WiFi Gratis, Target 15 Ribu Unit

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:50 WIB

BLTS Rp 900 Ribu di Aceh Tamiang Disalurkan Manual, Kantor Pos Masih Rusak Pascabencana

BLTS Rp 900 Ribu di Aceh Tamiang Disalurkan Manual, Kantor Pos Masih Rusak Pascabencana

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 15:50 WIB

Penanganan 7 Ruas Jalan Nasional Terdampak Pasca Bencana di Aceh Tamiang Berangsur Pulih

Penanganan 7 Ruas Jalan Nasional Terdampak Pasca Bencana di Aceh Tamiang Berangsur Pulih

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 15:31 WIB

Ribuan Liter Air Bersih Terus Didistribusikan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

Ribuan Liter Air Bersih Terus Didistribusikan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 14:52 WIB

Bencana Aceh 2025: PLN Catat 442 Titik Kerusakan Listrik, Jauh Melampaui Dampak Tsunami 2004

Bencana Aceh 2025: PLN Catat 442 Titik Kerusakan Listrik, Jauh Melampaui Dampak Tsunami 2004

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 18:02 WIB

Terkini

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:40 WIB

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

×