Trump Bantah Militer AS Serang Kuba: Tidak Ada Rencana dalam Waktu Dekat

M Nurhadi

Minggu, 04 Januari 2026 | 19:44 WIB
Trump Bantah Militer AS Serang Kuba: Tidak Ada Rencana dalam Waktu Dekat
Donald Trump (instagram)
baca 10 detik
  • Presiden Trump mengklarifikasi Sabtu (3/1/2026) bahwa AS tidak berencana serangan militer terhadap Kuba pasca operasi Venezuela.
  • Washington sukses menangkap Presiden Maduro di Venezuela, memicu tuntutan sidang darurat Dewan Keamanan PBB oleh Caracas.
  • Trump mengkritik keras sistem politik Kuba yang gagal, menjadikannya fokus pembahasan diplomatik tanpa intervensi senjata.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akhirnya memberikan klarifikasi mengenai langkah diplomatik dan militer Washington di kawasan Amerika Latin selanjutnya.

Setelah menghebohkan dunia dengan operasi militer di Venezuela, Trump menyatakan bahwa saat ini tidak ada agenda serangan serupa yang diarahkan ke Kuba.

Dalam sesi wawancara eksklusif bersama media The New York Post pada Sabtu (3/1/2026), Trump menjawab spekulasi mengenai kemungkinan aksi militer AS terhadap Havana.

Ia menegaskan bahwa intervensi bersenjata terhadap Kuba tidak masuk dalam rencana jangka pendek pemerintahannya.

Meski mengesampingkan opsi militer, Trump tetap melontarkan kritik pedas terhadap pemerintahan Kuba. Ia menjuluki negara cerutu tersebut sebagai "negara yang sedang gagal" (failing nation).

Menurut penilaiannya, model ekonomi dan sistem politik yang dianut Kuba terbukti tidak efektif dan justru menyengsarakan rakyatnya sendiri.

"Kuba tengah menghadapi kesulitan serius dan sistem yang diterapkan selama ini tidak membawa hasil yang diharapkan," ujar Trump, dikutip via Sputnik.

Ia menambahkan bahwa kondisi internal Kuba tetap menjadi perhatian serius Washington dan akan menjadi topik pembahasan diplomatik yang mendalam di masa depan, namun ditekankan kembali bahwa jalurnya bukanlah melalui operasi tempur.

Peta dan Bendera Kuba.(Unsplash.com/MarkRubens)
Peta dan Bendera Kuba.(Unsplash.com/MarkRubens)

Kronologi Serangan AS di Venezuela

baca juga

Pernyataan Trump ini muncul hanya beberapa saat setelah Washington mengumumkan keberhasilan operasi besar-besaran di Venezuela.

Trump mengklaim bahwa pasukan AS telah menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, dan membawa mereka keluar dari wilayah Venezuela.

Laporan media setempat menyebutkan bahwa serangkaian ledakan hebat terdengar di Caracas. Operasi tingkat tinggi ini diduga kuat melibatkan unit komando elit Delta Force.

Langkah agresif AS ini seketika memicu gelombang protes diplomatik dan kekhawatiran akan stabilitas di kawasan Amerika Selatan.

Menanggapi penangkapan pemimpin mereka, Kementerian Luar Negeri Venezuela langsung bergerak cepat mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan sidang darurat.

Mereka menuding Amerika Serikat telah melakukan agresi ilegal terhadap negara berdaulat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Kudeta Venezuela, Harga Minyak Dunia Bisa Melejit?

Trump Kudeta Venezuela, Harga Minyak Dunia Bisa Melejit?

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 18:27 WIB

Kisah Tragis Timnas Venezuela: Kalah, Dirombak, dan Dipolitisasi

Kisah Tragis Timnas Venezuela: Kalah, Dirombak, dan Dipolitisasi

Bola | Minggu, 04 Januari 2026 | 15:26 WIB

Mendunia, Spesifikasi Pesawat 'Buatan Indonesia' yang Dipakai AS dalam Operasi Senyap di Venezuela

Mendunia, Spesifikasi Pesawat 'Buatan Indonesia' yang Dipakai AS dalam Operasi Senyap di Venezuela

Otomotif | Minggu, 04 Januari 2026 | 13:08 WIB

Terkini

Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel

Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

×