Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

Trump Kudeta Venezuela, Harga Minyak Dunia Bisa Melejit?

Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 04 Januari 2026 | 18:27 WIB
Trump Kudeta Venezuela, Harga Minyak Dunia Bisa Melejit?
Donald Trump [Instagram/realDonaldTrump]
  • Penggulingan Presiden Venezuela oleh Donald Trump mengguncang pasar energi, khususnya harga minyak dunia, mengingat status negara tersebut sebagai produsen minyak besar.
  • Meskipun terjadi pergantian politik, dampak langsung terhadap harga minyak mentah Brent diprediksi hanya kenaikan minim karena pasar global mengalami kelebihan pasokan.
  • Analisis jangka menengah memprediksi harga minyak bisa tertekan negatif jika pemerintahan baru Venezuela berhasil meningkatkan produksi hingga 3 juta barel per hari.

Suara.com - Kabar Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengguncangkan pasar, terutama sektor energi. Salah satu dampaknya, terkait dengan harga minyak dunia, apalagi Venezuela dikenal sebagai negara penghasil minyak terbesar.

Seperti dilansir CNBC, meskipun ada dampak, namun efek dari kudeta itu hanya minim. Sebab, dunia kini dihadapkan dengan kelebihan pasokan.

Kepala analis dan kepala penelitian di A/S Global Risk Management, Arne Lohmann Rasmussen, menjelaskan kudeta tersebut memang akan mempengaruhi sedikit ekspor minyak.

Untuk diketahui, Venezuela yang merupakan salah satu pendiri OPEC memang memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia.

Harga minyak dunia naik tipis [Foto: ANTARA]
Harga minyak dunia naik tipis [Foto: ANTARA]

Namun saat ini negara tersebut hanya memproduksi kurang dari 1 juta barel per hari, atau kurang dari 1 persen produksi minyak global. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 500.000 barel per hari yang diekspor.

Rasmussen memperkirakan bahwa harga minyak mentah jenis Brent akan naik sekitar USD 1 hingga USD 2, saat perdagangan berjangka dibuka pada Minggu malam

"Meskipun ini merupakan peristiwa geopolitik besar yang biasanya diharapkan berdampak positif atau mendorong kenaikan harga minyak. Intinya adalah masih ada terlalu banyak minyak di pasar, dan itulah mengapa harga minyak tidak akan meroket," ujarnya seperti dikutip, Minggu (4/1/2026).

Pandangan serupa disampaikan analis Rapidan Energy, Bob McNally. Ia menyebut sekitar sepertiga produksi minyak Venezuela berisiko terhenti, namun gangguan tersebut dinilai belum cukup signifikan untuk mengguncang pasar minyak dalam jangka pendek.

Secara historis, pasar minyak memang tengah berada di bawah tekanan. Sepanjang 2025, harga minyak mencatat penurunan tahunan terbesar dalam lima tahun terakhir.

Minyak mentah Brent anjlok sekitar 19 persen, sementara minyak mentah AS turun hampir 20 persen. Tekanan datang dari meningkatnya produksi OPEC+ serta produksi minyak AS yang mencapai rekor 13,8 juta barel per hari.

Menariknya, para analis menilai penggulingan rezim di Venezuela justru berpotensi berdampak negatif bagi harga minyak dalam jangka menengah hingga panjang.

Kepala riset energi MST Financial, Saul Kavonic, memperkirakan produksi Venezuela bisa melonjak hingga 3 juta barel per hari apabila pemerintahan baru berhasil mencabut sanksi dan membuka keran investasi asing.

Meski demikian, ketidakpastian politik masih menjadi ganjalan. Trump menyatakan embargo minyak Venezuela masih berlaku, meskipun ia mengklaim perusahaan minyak AS siap menginvestasikan miliaran dolar untuk membangun kembali sektor energi negara tersebut

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Sebut AS Bakal 'Keruk' Minyak Venezuela Usai Tangkap Presiden Maduro

Trump Sebut AS Bakal 'Keruk' Minyak Venezuela Usai Tangkap Presiden Maduro

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 08:30 WIB

Kenapa AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro? Ini Penjelasannya

Kenapa AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 07:08 WIB

Bahlil Buka-bukaan Amblil Langkah Berani Legalkan Sumur Rakyat

Bahlil Buka-bukaan Amblil Langkah Berani Legalkan Sumur Rakyat

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:59 WIB

Terkini

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:37 WIB

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:06 WIB

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:55 WIB

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:44 WIB

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:43 WIB

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:36 WIB

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:32 WIB

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:03 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:55 WIB