Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Trump Kudeta Venezuela, Harga Minyak Dunia Bisa Melejit?

Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 04 Januari 2026 | 18:27 WIB
Trump Kudeta Venezuela, Harga Minyak Dunia Bisa Melejit?
Donald Trump [Instagram/realDonaldTrump]
  • Penggulingan Presiden Venezuela oleh Donald Trump mengguncang pasar energi, khususnya harga minyak dunia, mengingat status negara tersebut sebagai produsen minyak besar.
  • Meskipun terjadi pergantian politik, dampak langsung terhadap harga minyak mentah Brent diprediksi hanya kenaikan minim karena pasar global mengalami kelebihan pasokan.
  • Analisis jangka menengah memprediksi harga minyak bisa tertekan negatif jika pemerintahan baru Venezuela berhasil meningkatkan produksi hingga 3 juta barel per hari.

Suara.com - Kabar Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengguncangkan pasar, terutama sektor energi. Salah satu dampaknya, terkait dengan harga minyak dunia, apalagi Venezuela dikenal sebagai negara penghasil minyak terbesar.

Seperti dilansir CNBC, meskipun ada dampak, namun efek dari kudeta itu hanya minim. Sebab, dunia kini dihadapkan dengan kelebihan pasokan.

Kepala analis dan kepala penelitian di A/S Global Risk Management, Arne Lohmann Rasmussen, menjelaskan kudeta tersebut memang akan mempengaruhi sedikit ekspor minyak.

Untuk diketahui, Venezuela yang merupakan salah satu pendiri OPEC memang memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia.

Harga minyak dunia naik tipis [Foto: ANTARA]
Harga minyak dunia naik tipis [Foto: ANTARA]

Namun saat ini negara tersebut hanya memproduksi kurang dari 1 juta barel per hari, atau kurang dari 1 persen produksi minyak global. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 500.000 barel per hari yang diekspor.

Rasmussen memperkirakan bahwa harga minyak mentah jenis Brent akan naik sekitar USD 1 hingga USD 2, saat perdagangan berjangka dibuka pada Minggu malam

"Meskipun ini merupakan peristiwa geopolitik besar yang biasanya diharapkan berdampak positif atau mendorong kenaikan harga minyak. Intinya adalah masih ada terlalu banyak minyak di pasar, dan itulah mengapa harga minyak tidak akan meroket," ujarnya seperti dikutip, Minggu (4/1/2026).

Pandangan serupa disampaikan analis Rapidan Energy, Bob McNally. Ia menyebut sekitar sepertiga produksi minyak Venezuela berisiko terhenti, namun gangguan tersebut dinilai belum cukup signifikan untuk mengguncang pasar minyak dalam jangka pendek.

Secara historis, pasar minyak memang tengah berada di bawah tekanan. Sepanjang 2025, harga minyak mencatat penurunan tahunan terbesar dalam lima tahun terakhir.

Minyak mentah Brent anjlok sekitar 19 persen, sementara minyak mentah AS turun hampir 20 persen. Tekanan datang dari meningkatnya produksi OPEC+ serta produksi minyak AS yang mencapai rekor 13,8 juta barel per hari.

Menariknya, para analis menilai penggulingan rezim di Venezuela justru berpotensi berdampak negatif bagi harga minyak dalam jangka menengah hingga panjang.

Kepala riset energi MST Financial, Saul Kavonic, memperkirakan produksi Venezuela bisa melonjak hingga 3 juta barel per hari apabila pemerintahan baru berhasil mencabut sanksi dan membuka keran investasi asing.

Meski demikian, ketidakpastian politik masih menjadi ganjalan. Trump menyatakan embargo minyak Venezuela masih berlaku, meskipun ia mengklaim perusahaan minyak AS siap menginvestasikan miliaran dolar untuk membangun kembali sektor energi negara tersebut

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Sebut AS Bakal 'Keruk' Minyak Venezuela Usai Tangkap Presiden Maduro

Trump Sebut AS Bakal 'Keruk' Minyak Venezuela Usai Tangkap Presiden Maduro

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 08:30 WIB

Kenapa AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro? Ini Penjelasannya

Kenapa AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 07:08 WIB

Bahlil Buka-bukaan Amblil Langkah Berani Legalkan Sumur Rakyat

Bahlil Buka-bukaan Amblil Langkah Berani Legalkan Sumur Rakyat

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:59 WIB

Terkini

Pemerintah Klaim Pengusaha Sambut Baik Pembentukan BUMN Ekspor PT DSI

Pemerintah Klaim Pengusaha Sambut Baik Pembentukan BUMN Ekspor PT DSI

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:23 WIB

Ini Tugas BUMN Ekspor Baru PT DSI, Beroperasi Penuh 1 Januari 2027

Ini Tugas BUMN Ekspor Baru PT DSI, Beroperasi Penuh 1 Januari 2027

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:10 WIB

Pemerintah Wajibkan Dolar Hasil Ekspor Masuk Himbara, Apa Untung Ruginya?

Pemerintah Wajibkan Dolar Hasil Ekspor Masuk Himbara, Apa Untung Ruginya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:09 WIB

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:50 WIB

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035

Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:46 WIB

Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian

Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:36 WIB

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:30 WIB

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:30 WIB

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:09 WIB