Prabowo Anggap Kritik sebagai 'Pengaman': Saya Bersyukur Kalau Dikoreksi

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Selasa, 06 Januari 2026 | 09:01 WIB
Prabowo Anggap Kritik sebagai 'Pengaman': Saya Bersyukur Kalau Dikoreksi
Presiden Prabowo Subianto. (bidik layar)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto anggap kritik sebagai pengaman yang harus disyukuri.
  • Kritik dinilai dapat membantu dan menyelamatkan pemimpin dari berbuat kesalahan.
  • Ia akan buktikan dengan kerja nyata, meski ada pihak yang terus mengkritik.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan kritik yang ditujukan kepadanya. Sebaliknya, ia memandang positif setiap kritik karena menganggapnya sebagai pengingat dan "pengaman" yang membantunya terhindar dari kesalahan.

"Kalau ada kritik, malah kita harus bersyukur. Kalau saya dikoreksi, saya menganggap bahwa saya dibantu, saya diamankan," kata Prabowo dalam pidatonya di Perayaan Natal Nasional di Tennis Indoor Senayan, Senin (5/1/2026).

Belajar dari Pengalaman Sederhana

Untuk menggambarkan pandangannya, Presiden menceritakan beberapa pengalaman pribadi yang sederhana. Ia mencontohkan bagaimana seorang ajudan seringkali mengingatkannya soal hal-hal kecil, seperti kancing baju yang lupa dipasang.

"Kadang-kadang saya dongkol juga sama ajudan saya, cerewet banget. Tapi sesungguhnya dia menjaga saya. Berapa kali saya diselamatkan," ujar Prabowo.

Ia juga mengenang masa-masanya saat masih aktif sebagai tentara.

"Pernah suatu ketika, saya lupa mengenakan tanda pangkat. Lari anak buah saya, 'Pak, jangan keluar, tanda pangkat Bapak tidak lengkap!'. Dia mengamankan saya. Kritik dan koreksi itu menyelamatkan," kenangnya.

Kritik Militerisme Jadi Bahan Evaluasi

Prabowo bahkan berterima kasih kepada para pengkritiknya. Ia mencontohkan bagaimana kritik mengenai gaya kepemimpinannya yang disebut 'militerisme' justru menjadi bahan evaluasi bagi dirinya.

baca juga

"Jadi saya terima kasih kalau ada yang teriak-teriak, 'Prabowo ini mau hidupkan lagi militerisme'. Wah, baru saya koreksi, apa benar? Baru kita panggil ahli hukum untuk melihat di mana batas kepemimpinan yang terlalu otoriter," kata Prabowo.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan akan terus bekerja dengan bukti, meskipun ada pihak-pihak yang terus melontarkan kritik.

"Tidak apa-apa, kita akan bekerja dengan bukti, bukan dengan janji saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serasa Magang saat Jabat Menhan, Prabowo Ungkap Alasan Boyong Menteri Jokowi ke Kabinet

Serasa Magang saat Jabat Menhan, Prabowo Ungkap Alasan Boyong Menteri Jokowi ke Kabinet

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 08:45 WIB

Terharu Rakyat Indonesia Bahagia Berdasarkan Survei, Prabowo Singgung Kehidupan Sangat Sederhana

Terharu Rakyat Indonesia Bahagia Berdasarkan Survei, Prabowo Singgung Kehidupan Sangat Sederhana

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 07:31 WIB

Momen Hangat Prabowo di Perayaan Natal Nasional 2025: Getarkan Senayan, Salami Para Jemaat

Momen Hangat Prabowo di Perayaan Natal Nasional 2025: Getarkan Senayan, Salami Para Jemaat

News | Senin, 05 Januari 2026 | 21:08 WIB

Terkini

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Beli Rumah di Bali Tanpa Beban, BRI Kartu Kredit Tawarkan Cicilan 0% di Atria Trans Studio

Beli Rumah di Bali Tanpa Beban, BRI Kartu Kredit Tawarkan Cicilan 0% di Atria Trans Studio

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Tren "Pernikahan Hemat" Meningkat, Merapi Merbabu Hadirkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta

Tren "Pernikahan Hemat" Meningkat, Merapi Merbabu Hadirkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Napi Narkoba Kabur Kembali Terjadi di Riau, Lapas Pasirpengaraian Jadi Sorotan

Napi Narkoba Kabur Kembali Terjadi di Riau, Lapas Pasirpengaraian Jadi Sorotan

Riau | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:08 WIB

×