Ambisi Panas Trump di Kutub Utara: Incar Greenland, Denmark dan Warga Lokal Murka

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 19:09 WIB
Ambisi Panas Trump di Kutub Utara: Incar Greenland, Denmark dan Warga Lokal Murka
Ilustrasi Greenland dan Presiden Donald Trump
  • Presiden Donald Trump secara terbuka menginginkan AS mengambil alih Greenland demi kepentingan keamanan nasional dan strategi Arktik.
  • Pemerintah dan penduduk Greenland menolak keras gagasan aneksasi tersebut, menekankan kedaulatan melalui dialog terhormat.
  • Upaya AS menguasai Greenland ini memiliki dasar historis, didorong oleh lokasi strategis dan sumber daya alam yang melimpah.

Terletak strategis di Kutub Utara, Greenland bukan hanya sekadar daratan es raksasa. Pulau dengan populasi sekitar 56.000 jiwa ini memiliki nilai geopolitik yang krusial.

"Jika Rusia mengirim misil ke AS, rute terpendek untuk senjata nuklir adalah melalui Kutub Utara dan Greenland," kata Marc Jacobsen, dosen di Royal Danish Defence College. "Itulah mengapa Pituffik Space Base sangat penting dalam mempertahankan Amerika Serikat."

Pangkalan Luar Angkasa Pituffik, yang sebelumnya dikenal sebagai Pangkalan Udara Thule, telah dioperasikan oleh militer AS sejak Perang Dunia II.

Perjanjian pertahanan tahun 1951 dengan Denmark memberikan AS peran sentral dalam pertahanan wilayah tersebut.

Selain pertahanan, Greenland menyimpan kekayaan alam yang melimpah. Minat global terhadap sumber daya mineral tanah jarang, uranium, dan besi di sana terus meningkat.

Pemanasan global yang mencairkan lapisan es bahkan diprediksi akan membuat sumber daya ini lebih mudah diakses.

Meski demikian, Trump bersikeras bahwa motif utamanya adalah keamanan. "Kami membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional, bukan untuk mineral," tegasnya.

Bukan Kali Pertama AS Mengincar Greenland

Ambisi Amerika untuk menguasai Greenland ternyata sudah berakar sejak lama, jauh sebelum era Trump.

"Amerika Serikat telah beberapa kali mencoba untuk mengusir Denmark dari Greenland dan mengambil alih wilayah tersebut sebagai bagian dari Amerika Serikat, atau setidaknya memiliki kendali keamanan penuh atas Greenland," kata Lukas Wahden, penulis buletin keamanan Arktik 66° North.

Pada tahun 1867, setelah membeli Alaska dari Rusia, AS mencoba membeli Greenland namun gagal. Upaya serupa kembali dilakukan pada tahun 1946, ketika AS menawarkan $100 juta, namun tawaran itu kembali ditolak oleh pemerintah Denmark.

Kini, Trump menghidupkan kembali minat lama itu dengan pendekatan yang lebih agresif. Setelah kembali ke Gedung Putih pada Januari 2025, ia tidak menyingkirkan kemungkinan penggunaan kekuatan.

Tensi semakin memanas ketika pada akhir 2025, Trump menunjuk utusan khusus untuk Greenland, Jeff Landry, yang secara terbuka berbicara tentang menjadikan pulau itu bagian dari AS.

Langkah ini, ditambah kunjungan kontroversial Wakil Presiden JD Vance pada Maret sebelumnya, telah mengejutkan Denmark dan memicu krisis diplomatik baru di lingkar Arktik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sentuhan Humanis di Depan Kedubes AS, Polwan Polres Jakpus Sambut Pendemo sebagai Pejuang Aspirasi

Sentuhan Humanis di Depan Kedubes AS, Polwan Polres Jakpus Sambut Pendemo sebagai Pejuang Aspirasi

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 17:43 WIB

Demo di Depan Kedubes AS Sempat Buat Lalu Lintas Tersendat

Demo di Depan Kedubes AS Sempat Buat Lalu Lintas Tersendat

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:12 WIB

Ada Aksi Demonstrasi di Depan Kedubes AS, Kecam Donald Trump Soal Agresi Militer di Venezuela

Ada Aksi Demonstrasi di Depan Kedubes AS, Kecam Donald Trump Soal Agresi Militer di Venezuela

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:45 WIB

Daftar 4 Negara 'Bidikan' AS Setelah Venezuela

Daftar 4 Negara 'Bidikan' AS Setelah Venezuela

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:54 WIB

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:29 WIB

Konflik AS-Venezuela, Purbaya: Hukum Dunia Aneh, PBB Lemah Sekarang

Konflik AS-Venezuela, Purbaya: Hukum Dunia Aneh, PBB Lemah Sekarang

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:11 WIB

Harga Minyak Dunia Justru Melorot di Tengah Panasnya Penangkapan Presiden Maduro

Harga Minyak Dunia Justru Melorot di Tengah Panasnya Penangkapan Presiden Maduro

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai

News | Jum'at, 03 April 2026 | 09:10 WIB

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:56 WIB