Operasi Modifikasi Cuaca, BPBD DKI Sebar 2,4 Ton Garam untuk Halau Hujan Jakarta

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:26 WIB
Operasi Modifikasi Cuaca, BPBD DKI Sebar 2,4 Ton Garam untuk Halau Hujan Jakarta
Operasi Modifikasi Cuaca. (dok. BPBD DKI Jakarta)
baca 10 detik
  • BPBD DKI Jakarta melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada 17 Januari 2026 menggunakan 2.400 kg garam.
  • Operasi ini menargetkan awan hujan di perairan utara Jawa guna menekan risiko banjir di daratan Jakarta.
  • Pelaksanaan OMC adalah kolaborasi BPBD, BMKG, dan TNI AU, dikendalikan dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melanjutkan misi khusus Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menghalau potensi bencana hidrometeorologi di ibu kota.

Pada hari kedua pelaksanaan, Sabtu (17/1/2026), armada pesawat dikerahkan untuk menyisir langit perairan utara Pulau Jawa.

Tidak main-main, sebanyak 2.400 kilogram Natrium Klorida (NaCl) atau garam semai dilesatkan ke gumpalan awan potensial.

Pesawat pembawa garam tersebut terbang pada ketinggian antara 8.000 hingga 12.000 kaki untuk memastikan efektivitas penyemaian.

Strategi ini dijalankan demi meluruhkan awan hujan sebelum merangsek masuk ke wilayah daratan Jakarta dan sekitarnya.

Langkah antisipatif ini merupakan hasil kolaborasi apik antara BPBD DKI Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Pusat kendali dari seluruh rangkaian operasi udara ini bertempat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan, memberikan penjelasan mendalam terkait fokus operasi kali ini.

"Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca hari kedua ini difokuskan di perairan utara Pulau Jawa, untuk meluruhkan awan hujan yang berpotensi bergerak ke wilayah daratan Jakarta. Dengan demikian, diharapkan curah hujan dapat terkonsentrasi di perairan dan risiko genangan maupun banjir di wilayah DKI Jakarta dapat ditekan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

baca juga

Yohan menegaskan bahwa setiap titik penyemaian dipilih berdasarkan hasil analisis meteorologi paling mutakhir serta pemantauan dinamika atmosfer secara kontinu.

Operasi langit ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, terhitung sejak 16 Januari hingga 22 Januari 2026 mendatang.

Meski teknologi canggih sudah dikerahkan, BPBD tetap meminta masyarakat waspada terhadap ancaman hujan lebat yang dibarengi petir dan angin kencang.

Warga juga diimbau untuk aktif menjaga kebersihan saluran air guna mencegah sumbatan yang memicu luapan air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Lebat dan Angin Kencang Bayangi Akhir Pekan Jakarta

Hujan Lebat dan Angin Kencang Bayangi Akhir Pekan Jakarta

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:40 WIB

Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari

Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:36 WIB

Perempuan Berselimut Air Hujan

Perempuan Berselimut Air Hujan

Your Say | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:14 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×