Pimpin Rapat Kabinet dari London, Prabowo Bahas Penertiban Kawasan Hutan

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Selasa, 20 Januari 2026 | 05:40 WIB
Pimpin Rapat Kabinet dari London, Prabowo Bahas Penertiban Kawasan Hutan
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan penertiban kawasan hutan nasional melalui konferensi video dari London, Inggris, pada Senin (19/1/2026). [Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo pimpin rapat kabinet mengenai penertiban hutan dari London.
  • Kunjungan kerja di Inggris untuk bertemu Perdana Menteri dan Raja Charles III.
  • Rapat tersebut membahas progres kerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan Nasional.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan penertiban kawasan hutan nasional melalui konferensi video dari London, Inggris, pada Senin (19/1/2026). Rapat ini digelar di tengah agenda kunjungan kerja Presiden di Inggris.

Menurut keterangan tertulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, rapat tersebut diikuti oleh sejumlah anggota kabinet dari Jakarta, antara lain Jaksa Agung, Menteri Pertahanan, Menteri ATR/Kepala BPN, Menteri Hukum, Mensesneg, serta Kepala BPKP.

Sementara itu, Presiden didampingi langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.

"Rapat membahas perkembangan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan yang dibentuk oleh Presiden Prabowo sejak Januari 2025," kata Teddy.

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan penertiban kawasan hutan nasional melalui konferensi video dari London, Inggris, pada Senin (19/1/2026). [Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden]
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas mengenai perkembangan penertiban kawasan hutan nasional melalui konferensi video dari London, Inggris, pada Senin (19/1/2026). [Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden]

Sebelumnya, Presiden Prabowo tiba di Bandar Udara London Stansted, Inggris, pada Minggu (18/1/2026). Ia disambut oleh perwakilan pemerintah Inggris, serta Duta Besar RI untuk Inggris Desra Percaya dan Atase Pertahanan RI Kolonel Inf. Wiyata S. Aji.

Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Inggris

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral dan kemitraan strategis antara kedua negara. Selama di Inggris, Presiden dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Keir Starmer dan Raja Charles III.

Hubungan diplomatik Indonesia-Inggris yang telah terjalin sejak 1949 kini bertumpu pada empat pilar utama: pertumbuhan ekonomi, iklim dan energi, pertahanan dan keamanan, serta hubungan antarmasyarakat.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menjalankan diplomasi aktif dan memperluas kerja sama internasional.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istana Jawab Ancaman Mogok: Perpres Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc di Meja Presiden Prabowo

Istana Jawab Ancaman Mogok: Perpres Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc di Meja Presiden Prabowo

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:53 WIB

Purbaya Klaim BI Tetap Independen Meski Keponakan Prabowo Masuk Calon Deputi Gubernur

Purbaya Klaim BI Tetap Independen Meski Keponakan Prabowo Masuk Calon Deputi Gubernur

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 19:50 WIB

Alarm Banjir Jawa: Prabowo Perintahkan Aksi Cepat, Zona Merah Disisir

Alarm Banjir Jawa: Prabowo Perintahkan Aksi Cepat, Zona Merah Disisir

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:30 WIB

Terkini

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

×