- Wakil Ketua DPR RI Dasco Ahmad menanggapi usulan e-voting Pilkada pada 19 Januari 2026, menyoroti potensi efisiensi biaya.
- Dasco menyatakan kekhawatiran serius tentang keamanan dan integritas data hasil pemilihan jika teknologi ini diterapkan.
- Usulan e-voting ini diajukan PDIP pada Rakernas Januari 2026 sebagai solusi menekan ongkos Pilkada langsung.
Bagi partai berlogo banteng tersebut, menjaga pelaksanaan Pilkada secara langsung adalah harga mati untuk menjaga kedaulatan rakyat.
Ketua DPD PDIP Aceh, Jamaluddin Idham, yang membacakan hasil keputusan rakernas di Beach City International Stadium, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026), menegaskan pentingnya legitimasi pemimpin daerah yang dipilih langsung oleh warga.
"Legitimasi dan kepastian masa jabatan bersifat tetap lima tahun itu melalui pilkada langsung," kata Idham.
Strategi ini dianggap PDIP sebagai jawaban atas kritik mengenai tingginya biaya politik tanpa harus mengorbankan hak konstitusional rakyat untuk memilih pemimpinnya sendiri.