Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC

Bella

Rabu, 21 Januari 2026 | 23:01 WIB
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
Petugas saat menyiapkan bahan semai untuk ditebar di langit Jakarta, Rabu (21/1/2026). (BPBD DKI)
baca 10 detik
  • BPBD DKI Jakarta menyebar 2,4 ton bahan semai berupa NaCl dan CaO pada hari keenam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
  • OMC fokus pada mitigasi bencana hidrometeorologi dengan menargetkan peluruhan awan hujan di perairan Selat Sunda dan Bekasi.
  • BMKG memprediksi cuaca ekstrem pada Rabu, 21 Januari, lebih berat, sehingga OMC direncanakan berlanjut hingga 22 Januari 2026.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih mengancam wilayah ibu kota. Pada hari keenam pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menebar total 2,4 ton bahan semai untuk menekan risiko bencana hidrometeorologi.

Bahan semai yang digunakan terdiri atas natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO) yang disebarkan melalui serangkaian penerbangan pesawat. Langkah ini dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan analisis kondisi atmosfer yang terus diperbarui.

"Operasi modifikasi cuaca dilaksanakan berdasarkan pemantauan dan analisis meteorologi secara berkelanjutan untuk mengurangi potensi hujan ekstrem," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan, di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/1/2026).

Yohan menjelaskan, pelaksanaan OMC hari keenam difokuskan sebagai upaya mitigasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir dan bencana hidrometeorologi di DKI Jakarta serta wilayah sekitarnya.

Dalam operasi kali ini, BPBD mengerahkan pesawat CASSA 212 A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma untuk tiga kali penerbangan. Total bahan semai yang ditebarkan mencapai 2,4 ton.

Pada penerbangan pertama, penyemaian difokuskan di wilayah perairan Selat Sunda. Pesawat terbang pada ketinggian 10.000–11.000 kaki dengan sasaran awan cumulus mediocris.

"Penyemaian menggunakan 800 kilogram NaCl dengan tujuan meluruhkan awan hujan yang bergerak menuju daratan Jabodetabek agar presipitasi terkonsentrasi di perairan," ujarnya.

Penerbangan kedua dilakukan pada siang hari dengan area semai masih berada di perairan Selat Sunda, pada radial 250–300 dengan jarak 80–110 mil laut dari Bandara Halim. Pada tahap ini, penyemaian dilakukan di ketinggian 8.000–12.000 kaki menggunakan 800 kilogram NaCl.

"Ini bertujuan untuk mengendalikan pertumbuhan awan hujan di wilayah perairan barat agar hujan tidak terkonsentrasi di daratan Jakarta," kata dia.

baca juga

Sementara itu, penerbangan ketiga diarahkan ke wilayah Kabupaten Bekasi. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000–7.000 kaki dengan menggunakan 800 kilogram kalsium oksida (CaO) guna menekan intensitas awan hujan dari wilayah timur yang berpotensi mempengaruhi kondisi cuaca Jakarta.

Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya peningkatan potensi cuaca ekstrem. Deputi Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo menyebut kondisi atmosfer pada Rabu ini menunjukkan indikasi yang lebih berat dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

"Hari ini, 21 Januari, prediksi cuaca lebih ekstrem dibandingkan tanggal 12 dan 18 Januari lalu pada saat terjadinya banjir di Jakarta," katanya.

Budi menambahkan, berdasarkan prakiraan cuaca ke depan, tingkat risiko masih berada pada kategori menengah. Oleh karena itu, pelaksanaan OMC untuk sementara direncanakan berlangsung hingga 22 Januari 2026 sebagai langkah antisipatif menghadapi dinamika cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curah Hujan Masih Tinggi, BMKG Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta hingga 22 Januari

Curah Hujan Masih Tinggi, BMKG Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta hingga 22 Januari

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 13:57 WIB

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia hingga Akhir Januari 2026

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia hingga Akhir Januari 2026

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 21:15 WIB

Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!

Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!

News | Senin, 19 Januari 2026 | 23:04 WIB

Kudus Dikepung Banjir

Kudus Dikepung Banjir

Foto | Senin, 19 Januari 2026 | 18:25 WIB

Seluruh Titik Banjir di Jakarta Telah Surut, BPBD Tetap Imbau Warga Waspada

Seluruh Titik Banjir di Jakarta Telah Surut, BPBD Tetap Imbau Warga Waspada

News | Senin, 19 Januari 2026 | 09:59 WIB

Enam Pohon Tumbang di Jakarta Akibat Cuaca Ekstrem, Timpa Rumah dan Kabel Listrik

Enam Pohon Tumbang di Jakarta Akibat Cuaca Ekstrem, Timpa Rumah dan Kabel Listrik

News | Senin, 19 Januari 2026 | 08:32 WIB

Banjir Jakarta Mulai Surut, Satu Ruas Jalan Masih Tergenang, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir Jakarta Mulai Surut, Satu Ruas Jalan Masih Tergenang, Puluhan Warga Mengungsi

News | Senin, 19 Januari 2026 | 07:43 WIB

Hujan Semalaman, 29 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 29 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 16:38 WIB

Hujan Deras Kepung Jakarta, 48 RT Masih Terendam Banjir Hingga Minggu Siang

Hujan Deras Kepung Jakarta, 48 RT Masih Terendam Banjir Hingga Minggu Siang

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 16:04 WIB

Hujan Deras Rendam Jakarta Utara, 4 RT dan 18 Ruas Jalan Terendam Banjir

Hujan Deras Rendam Jakarta Utara, 4 RT dan 18 Ruas Jalan Terendam Banjir

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Dari Pungli hingga Iuran Mandiri, Korupsi Tingkat Desa yang Terus Dimaklumi

Dari Pungli hingga Iuran Mandiri, Korupsi Tingkat Desa yang Terus Dimaklumi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:58 WIB

×