Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Dicky Prastya

Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:58 WIB
Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Dok. Kemenko Perekonomian]
baca 10 detik
  • Menko Airlangga Hartarto meresmikan Indonesia-India Creative-Tech Corridor pada 25 Oktober 2026 untuk menciptakan keterampilan dan lapangan kerja baru melalui adopsi kecerdasan buatan.
  • Pemerintah mengembangkan infrastruktur digital di berbagai Kawasan Ekonomi Khusus melalui kerja sama desain cip dan pembangunan pusat data global guna mendukung teknologi mutakhir.
  • Optimalisasi pusat data dan kawasan khusus tersebut diharapkan mampu memberikan dampak pengganda serta memacu pertumbuhan sektor ekonomi kreatif hingga mencapai dua digit.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan kalau teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bukan hanya sekadar pengganti pekerjaan.

Menko Perekonomian menilai kalau AI juga sebagai sarana untuk menciptakan lapangan kerja maupun keterampilan baru. Makanya sektor ekonomi kreatif yang didukung adopsi AI diposisikan sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi baru yang tangguh, berbasis pengetahuan (knowledge-based), serta terkoneksi secara global.

“AI bukan sekadar pengganti pekerjaan, melainkan juga sarana untuk menciptakan lapangan kerja dan keterampilan baru. Itulah sebabnya kita memerlukan dukungan dari Kawasan Ekonomi Khusus seperti Singhasari. Jadi, sayaa berharap melalui kolaborasi ini, sektor kreativitas dapat tumbuh hingga dua digit,” ujarnya dalam peresmian Indonesia–India Creative-Tech Corridor, dikutip dari siaran pers, Minggu (25/10/2026).

Menko Airlangga menyampaikan bahwa Indonesia dan India memiliki fondasi hubungan sejarah dan kebudayaan yang sangat kuat. Kedekatan budaya, seni, pengetahuan, hingga pemikiran filosofis yang telah terjalin lama menjadi modal berharga dalam mempererat kerja sama di era ekonomi digital.

Ia menilai, kedua negara yang berdekatan secara geografis kini semakin terhubung melalui konektivitas digital dan teknologi tinggi.

Airlangga juga menjelaskan bahwa evolusi teknologi yang bergerak cepat menuju era AI, Internet of Things (IoT), machine learning, hingga quantum computing menuntut penyiapan infrastruktur digital yang solid.

Lonjakan pemanfaatan teknologi tersebut mendorong pesatnya kebutuhan pusat data (data center) global dan industri semikonduktor.

Dalam mendukung ekosistem digital tersebut, Pemerintah bekerja sama dengan Arm untuk mengembangkan ekosistem desain cip (chip design) serta mendorong industri semikonduktor nasional.

Guna menampung minat investasi pusat data yang sangat tinggi, Pemerintah mengarahkan pengembangannya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti KEK Nongsa di Kepulauan Riau yang tengah diperluas, KEK di Tangerang Selatan, hingga kawasan Karawang, dengan menyelaraskan ketersediaan energi dan jaringan konektivitas serat optik.

baca juga

Pemerintah juga mendorong optimalisasi KEK berbasis teknologi dan kreativitas seperti KEK Singhasari, untuk terus bertransformasi menjadi pusat riset, inovasi, dan komersialisasi karya kreatif.

Pengolahan data kreatif melaui pusat data dan infrastruktur KEK diharapkan dapat menciptakan dampak pengganda (multiplier effect) serta memacu pertumbuhan sektor ekonomi kreatif secara signifikan hingga mencapai double digit.

“Industri kreatif saat ini merupakan industri berbasis pengetahuan (knowledge-based) dan saat sekarang terfasilitasi oleh perkembangan oleh artificial intelligence, Internet of Things, digital twin, hingga quantum computing. Perkembangan pesat ini mendorong kebutuhan pusat data (data center) dan semikonduktor, yang kini terus kita dorong pengembangannya di berbagai Kawasan Ekonomi Khusus,” jelas Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Siapkan Rp 1,28 T untuk Program Rekening Massal, Targetkan 25 Juta Penerima

Pemerintah Siapkan Rp 1,28 T untuk Program Rekening Massal, Targetkan 25 Juta Penerima

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

AI Mulai Masuk Peralatan Rumah Tangga, Mesin Cuci hingga TV Kini Makin Pintar

AI Mulai Masuk Peralatan Rumah Tangga, Mesin Cuci hingga TV Kini Makin Pintar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Menko Airlangga Klaim Laporan MSCI Tidak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Menko Airlangga Klaim Laporan MSCI Tidak Cerminkan Fundamental Ekonomi Indonesia

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Bukan Sekadar Alat Bantu, Mengapa AI Justru Jadi Ancaman Eksistensial bagi Profesional Muda?

Bukan Sekadar Alat Bantu, Mengapa AI Justru Jadi Ancaman Eksistensial bagi Profesional Muda?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Pemerintah Siapkan Bansos dan Stimulus Nataru

Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Pemerintah Siapkan Bansos dan Stimulus Nataru

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Terkini

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta

Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Pemerintah Siapkan Rp 1,28 T untuk Program Rekening Massal, Targetkan 25 Juta Penerima

Pemerintah Siapkan Rp 1,28 T untuk Program Rekening Massal, Targetkan 25 Juta Penerima

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Tic-errific Me: Kisah Hangat tentang Penerimaan Diri dan Tourette

Tic-errific Me: Kisah Hangat tentang Penerimaan Diri dan Tourette

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:45 WIB

25 Tahun Urus Izin, Pembangunan Gereja di Jakarta Timur Baru Capai 80 Persen

25 Tahun Urus Izin, Pembangunan Gereja di Jakarta Timur Baru Capai 80 Persen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Karhutla Sumsel Berdampak ke Panggung Hiburan, Bernadya hingga The Adams Batal Tampil di Palembang

Karhutla Sumsel Berdampak ke Panggung Hiburan, Bernadya hingga The Adams Batal Tampil di Palembang

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Pelatih PSMS Bertekad Menang Lawan PSIS Semarang Malam Ini

Pelatih PSMS Bertekad Menang Lawan PSIS Semarang Malam Ini

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Apa Tema Hari Sumpah Pemuda 2026? Ini Ketentuan Resmi dan Makna di Baliknya

Apa Tema Hari Sumpah Pemuda 2026? Ini Ketentuan Resmi dan Makna di Baliknya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Tablet Biasa, Honor WIN Pad Punya Kipas Pendingin dan Layar OLED 240 Hz

Bukan Tablet Biasa, Honor WIN Pad Punya Kipas Pendingin dan Layar OLED 240 Hz

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Ada Kanye West hingga JRF, Pramono Anung: Ekonomi Jakarta Sedang Baik-baik Saja

Ada Kanye West hingga JRF, Pramono Anung: Ekonomi Jakarta Sedang Baik-baik Saja

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:25 WIB

×