- Gubernur DKI Jakarta meninjau Rawa Buaya (24/1/2026), menyatakan Jakarta Barat terparah akibat kiriman air dari Tangerang dan hulu.
- Penanganan banjir melibatkan penambahan pompa menjadi tujuh unit dan melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk mengurangi curah hujan.
- Pemprov DKI fokus pada solusi jangka menengah seperti normalisasi tiga sungai utama dan akan perbaiki jalan pasca 27 Januari.
Untuk jangka menengah dan panjang, Pramono menegaskan perlunya normalisasi sungai agar banjir tidak terus berulang. Ia memerintahkan Dinas SDA untuk segera melakukan normalisasi tiga sungai utama, yakni Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama.
“Tanpa normalisasi, banjir pasti terulang kembali. Yang kita lakukan sekarang adalah solusi jangka pendek, tapi ke depan harus ada penanganan serius,” katanya.
Sementara itu, Pemprov DKI juga telah memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) dan School From Home menyusul kondisi banjir. Surat edaran terkait kebijakan tersebut telah dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja.
Terkait banyaknya jalan berlubang akibat hujan deras, Pramono meminta masyarakat berhati-hati. Perbaikan jalan akan dilakukan setelah curah hujan diprediksi menurun pada 27 Januari mendatang.
“Percuma diperbaiki sekarang, besok berlubang lagi. Setelah tanggal 27, kita akan perbaiki semuanya,” pungkas Pramono.