Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor

Bangun Santoso

Minggu, 25 Januari 2026 | 13:45 WIB
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
KKP Sakti Wahyu Trenggono di Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono jatuh pingsan saat upacara penghormatan jenazah korban pesawat ATR 42-500 di Jakarta, Minggu (25/1).
  • Kondisi menteri menurun akibat kelelahan setelah perjalanan dinas maraton mendampingi Presiden ke London dan Davos.
  • Menteri dilaporkan telah sadar, stabil pasca observasi, dan dijadwalkan kembali bekerja normal keesokan harinya.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono. Di tengah suasana duka upacara penghormatan dan pelepasan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, Menteri Trenggono tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri.

Insiden ini terjadi di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta, pada Minggu (25/1). Saat itu, prosesi sedang berlangsung khidmat ketika pihak keluarga menyerahkan jenazah kepada negara.

"Dengan ini saya atas nama keluarga menyerahkan jenazah Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan alm. Capt. Andy Dahananto kepada negara Republik Indonesia untuk dimakamkan secara kedinasan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Muhamad Hidayat, kakak dari almarhum Ferry, sesaat sebelum insiden terjadi.

Tak lama setelah kalimat tersebut diucapkan, suara berdebam keras menggema di dalam ruangan, memicu keriuhan di antara peserta upacara.

Menteri Trenggono pingsan dan segera mendapatkan pertolongan. Posisi inspektur upacara pun langsung diambil alih oleh Wakil Menteri KKP, Didit Herdiawan.

Maraton London hingga Davos

Pihak KP mengonfirmasi bahwa kondisi kesehatan sang Menteri menurun akibat jadwal kerja yang sangat padat. Trenggono baru saja menyelesaikan perjalanan dinas luar negeri mendampingi Presiden Prabowo Subianto ke London, Inggris, dan Davos, Swiss.

Staf Khusus Menteri KKP Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Media, Dodi Ismanto, menjelaskan bahwa meski fisik sedang tidak fit akibat jet lag dan kelelahan perjalanan jauh, Trenggono memaksakan hadir demi memberikan penghormatan terakhir kepada para stafnya yang gugur.

"Aman bapaknya (Trenggono). Sudah baikan, baikan. (Karena) Kecapekan. Beliau baru sampai dari perjalanan dinas itu, terus selama di Eropa memantau terus perkembangan di Jakarta. Begitu tahu sudah diumumkan korban, beliau ingin mendampingi keluarga dan berpartisipasi dalam proses upacara," ungkap Dodi kepada awak media.

baca juga

Dodi menambahkan bahwa perjalanan maraton dari London dan Davos memang menguras energi, namun komitmen moral Menteri terhadap keluarga korban sangat besar.

"Iya. Bapak itu ikut kunker Presiden ke London dan Davos," tambahnya.

Sudah Sadar dan Siap Ngantor Besok

Setelah sempat dilarikan ke RSCM untuk observasi, kondisi Sakti Wahyu Trenggono dilaporkan telah stabil. Kabar baiknya, meski sempat pingsan, sang Menteri sudah merasa jauh lebih baik dan dijadwalkan kembali beraktivitas normal di kantor pada esok hari.

"Kondisi Menteri saat ini dalam keadaan sadar, stabil, dan baik-baik saja. Kelelahan yang dirasakan bersifat sementara dan telah ditangani dengan baik," jelas Dodi.

Bahkan, Dodi menegaskan bahwa semangat kerja sang Menteri tidak surut. "Udah dicek aman, besok ngantor," tegasnya.

Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan juga sempat memberikan keterangan singkat usai upacara untuk menenangkan publik. “Sudah sadar, tidak apa-apa. Dia kecapekan,” ujar Didit.

Upacara ini sendiri merupakan bentuk penghormatan bagi tiga putra terbaik KKP, yakni Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto.

Ketiganya gugur dalam musibah jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, yang ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah pencarian intensif sejak 17 Januari lalu.

"Menteri memahami bahwa kehadiran, doa, dan perhatian di saat duka memiliki makna yang sangat penting. Oleh karena itu, beliau tetap berupaya hadir sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas, seraya tetap menjaga dan memulihkan kondisi kesehatan sesuai anjuran," kata Dodi menutup keterangannya.

"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, doa, dan pengertian dari masyarakat," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh

Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 12:13 WIB

Momen Wamen Didit Ambil Alih Posisi Inspektur Saat Menteri Trenggono Pingsan di Podium

Momen Wamen Didit Ambil Alih Posisi Inspektur Saat Menteri Trenggono Pingsan di Podium

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 11:40 WIB

Penyebab Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Wamen Didit Ungkap Kondisinya

Penyebab Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Wamen Didit Ungkap Kondisinya

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:54 WIB

Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans

Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:31 WIB

Menteri Trenggono Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

Menteri Trenggono Pingsan Saat Pimpin Upacara Pelepasan Korban Pesawat ATR

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:15 WIB

3 Pegawai KKP di Pesawat yang Hilang Kontak Tengah Jalani Misi Pemerintah

3 Pegawai KKP di Pesawat yang Hilang Kontak Tengah Jalani Misi Pemerintah

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 10:57 WIB

Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros

Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:31 WIB

Terkini

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

×