Buntut Kasus Es Gabus, Babinsa Kemayoran Dijatuhi Sanksi Disiplin Berat dan Ditahan 21 Hari

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Jum'at, 30 Januari 2026 | 07:15 WIB
Buntut Kasus Es Gabus, Babinsa Kemayoran Dijatuhi Sanksi Disiplin Berat dan Ditahan 21 Hari
Babinsa Kemayoran Dijatuhi Sanksi Disiplin Berat dan Ditahan 21 Hari. (Dok. Kodim 0501/Jakarta Pusat)
baca 10 detik
  • Kodim 0501/Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman berat penahanan 21 hari kepada Serda Heri terkait kasus viral penghakiman pedagang es gabus.
  • Sanksi disiplin militer ini dijatuhkan pada Kamis, 29 Januari 2026, setelah sidang berdasarkan mekanisme TNI Angkatan Darat yang objektif.
  • Kasus ini muncul setelah viral video penghakiman penjual es di Kemayoran, sementara polisi yang terlibat masih diperiksa Propam Polda Metro Jaya.

Suara.com - Kodim 0501/Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman disiplin berat berupa penahanan maksimal selama 21 hari kepada Babinsa Koramil 07/Kemayoran, Serda Heri. Sanksi ini dijatuhkan berdasar hasil sidang hukuman disiplin militer terkait kasus penghakiman terhadap penjual es gabus bernama Sudrajat (50) di Kemayoran yang sempat viral.

Komandan Kodim 0501/JP Kolonel Inf. Ahmad Alam Budiman mengatakan penjatuhan hukuman dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat dan telah melalui pertimbangan objektif serta berkeadilan.

“Hari ini kami telah melaksanakan sidang hukuman disiplin militer terhadap prajurit kami, Babinsa-03 Koramil 07 Kemayoran Kodim 0501/JP. Hukuman yang dijatuhkan berupa hukuman berat,” ujar Ahmad kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

Selain penahanan maksimal 21 hari, Serda Heri juga dikenakan sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari pembinaan dan penegakan tata tertib organisasi.

Ahmad menegaskan, setiap pelanggaran prajurit ditangani secara transparan dan profesional, tidak hanya sebagai bentuk penindakan, tetapi juga pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. 

Ia juga mengingatkan seluruh Babinsa untuk senantiasa menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI serta mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas.

Kasus ini bermula dari insiden penjual es gabus di Kemayoran yang dituduh menggunakan bahan berbahaya tanpa dasar ilmiah. Peristiwa tersebut menuai kritik publik setelah video penghakiman terhadap pedagang kecil itu beredar luas di media sosial, sebelum hasil uji laboratorium memastikan produk tersebut aman dikonsumsi.

Dalam perkara yang sama, anggota kepolisian yang terlibat, yakni Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa Aiptu Ikhwan Mulyadi hingga kini masih menjalani pemeriksaan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya. Proses tersebut dilakukan untuk menelusuri dugaan pelanggaran prosedur dan kode etik kepolisian.

Terkait dinamika yang berkembang di ruang publik, Kodim 0501/JP mengimbau masyarakat menyikapi persoalan secara bijak dan menunggu hasil pemeriksaan secara menyeluruh.

baca juga

Kodim menegaskan, penegakan disiplin internal merupakan bagian dari komitmen institusi untuk menjaga profesionalisme prajurit dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI Angkatan Darat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Tepung Hunkwe, Bahan Sehat di Balik Tekstur Es Gabus Mirip Spons

Rahasia Tepung Hunkwe, Bahan Sehat di Balik Tekstur Es Gabus Mirip Spons

Liks | Kamis, 29 Januari 2026 | 18:58 WIB

Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?

Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:45 WIB

4 Jajanan Jadul Warna-warni yang Meramaikan Masa Kecil, Ada Es Gabus!

4 Jajanan Jadul Warna-warni yang Meramaikan Masa Kecil, Ada Es Gabus!

Your Say | Kamis, 29 Januari 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×