Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:46 WIB
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
Ketum PBNU Gua Yahya. (Dok. NU)
baca 10 detik
  • Ketua Umum PBNU, Gus Yahya, menghadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 31 Januari 2026.
  • Peringatan satu abad NU tersebut mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia" sesuai kesepakatan Agustus 2025.
  • Gus Yahya menekankan visi NU sejalan dengan cita-cita proklamasi kemerdekaan RI untuk peradaban mulia.

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menghadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora Senayan, Jakarta Pusat.

Perayaan akbar tersebut berlangsung khidmat pada Sabtu (31/1/2026) di tengah suasana penuh semangat meski sempat diguyur hujan lebat di lokasi acara.

Gus Yahya mengawali sambutannya dengan menyinggung dinamika organisasi yang cukup tinggi sebelum acara puncak ini resmi dimulai.

"Setelah didahului dengan hujan lebat pagi tadi, dan juga didahului dengan dinamika yang tidak kalah lebatnya, hari ini kita rayakan, kita peringati Harlah 100 tahun Masehi Nahdlatul Ulama sebagai Nahdlatul Ulama yang satu," ujar Gus Yahya.

Dalam kesempatan tersebut, ia membeberkan tema besar yang telah disepakati oleh jajaran pengurus untuk memperingati satu abad organisasi tersebut.

"Sebagaimana disepakati oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sejak Agustus 2025 di dalam rapat gabungan yang digelar, bahwa peringatan hari lahir Nahdlatul Ulama kali ini mengusung tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia," tuturnya.

Gus Yahya menegaskan bahwa visi yang dimiliki Nahdlatul Ulama saat ini selaras dan sebangun dengan cita-cita proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

"Kenapa mengawal Indonesia merdeka? Karena visi dan idealisme Nahdlatul Ulama sama dan sebangun dengan visi dan idealisme Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Apakah visi dan idealisme itu? Yaitu untuk berjuang membangun peradaban yang lebih mulia bagi seluruh umat manusia," tegasnya.

Gus Yahya juga memaparkan manifestasi nilai-nilai NU yang selama ini tertuang dalam semangat untuk menghapuskan segala bentuk penjajahan di muka bumi.

baca juga

"Bahwa sesungguhnya kemerdekaan ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan," jelasnya.

Ia menekankan komitmen organisasi untuk terus ikut serta menjaga ketertiban dunia yang berlandaskan pada perdamaian abadi dan keadilan sosial.

"Dan bahwa kita semua, sebagai bangsa, sebagai negara, harus ikut serta menjalankan ketertiban dunia yang berdasarkan atas kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," tambah Gus Yahya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa selama satu abad perjalanan sejarahnya, semangat perjuangan Nahdlatul Ulama tidak pernah lekang oleh waktu.

"Satu abad perjalanan sejarah Nahdlatul Ulama, tidak pernah lekang, tidak pernah geser, tidak pernah berubah semangat dan idealismenya. Bahwa Nahdlatul Ulama berjuang dengan membangun kubu perjuangan, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia," ungkapnya.

Gus Yahya berharap, api idealisme ini terus menyala di dalam sanubari seluruh kader Nahdlatul Ulama maupun kader bangsa Indonesia lainnya.

"Semoga visi dan idealisme ini senantiasa menghidupi batin kita semua, senantiasa menyalakan api di dalam dada kita semua, seluruh kader-kader Nahdlatul Ulama, kader-kader bangsa Indonesia," harapnya.

Ia menutup sambutan dengan doa agar perjuangan besar menuju peradaban mulia ini senantiasa mendapatkan rida dan berkah dari Allah SWT.

"Semoga perjuangan menuju peradaban mulia ini mendapatkan rida dan berkah dari Allah SWT. Terima kasih atas semangat, dukungan, dan doa restu," pungkas Gus Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi

Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:14 WIB

Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir

Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:09 WIB

PBNU Dukung Langkah RI Masuk Board of Peace, Gus Yahya: Demi Masa Depan Palestina

PBNU Dukung Langkah RI Masuk Board of Peace, Gus Yahya: Demi Masa Depan Palestina

News | Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:58 WIB

Terkini

Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya

Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit

Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit

Entertainment | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!

Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan

Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Ramalan Zodiak Bulan Agustus 2026: Siapa yang Paling Beruntung?

Ramalan Zodiak Bulan Agustus 2026: Siapa yang Paling Beruntung?

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Harga Resmi Chery Q di GIIAS 2026 Mulai Rp 239 Jutaan, Cek Spesifikasi Mobil Listrik Ini

Harga Resmi Chery Q di GIIAS 2026 Mulai Rp 239 Jutaan, Cek Spesifikasi Mobil Listrik Ini

Otomotif | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

Dijaga Ketat 7 Ribu Personel, Ribuan Jemaah Mulai Padati Monas Jelang Zikir Bersama Prabowo

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:14 WIB

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki

3 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Agustus 2026, Besok Minggu Datang Hoki

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Review Viva Moisturizer Gel Glowing White, Pelembap Rp30 Ribuan Atasi Kulit Kering dan Kusam

Review Viva Moisturizer Gel Glowing White, Pelembap Rp30 Ribuan Atasi Kulit Kering dan Kusam

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:05 WIB

James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Dipagari

James Riady Pastikan Mal Lippo Tak Dipagari

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:01 WIB

×