Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk

Bangun Santoso

Senin, 02 Februari 2026 | 14:21 WIB
Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk
Presiden Prabowo Subianto (atas, kanan) menyampaikan taklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto mengkritik keras kepala daerah atas semrawutnya kota karena baliho dan kabel utilitas saat Rakornas 2 Februari 2026.
  • Beliau menyoroti kota kehilangan karakter karena polusi visual yang masif, bahkan terjadi di berbagai kota seperti Balikpapan dan Hambalang.
  • Prabowo meminta penertiban tanpa represif; ajak pengusaha dialog demi estetika kota demi kemajuan pariwisata daerah.

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan sentilan keras yang ditujukan langsung kepada para kepala daerah di seluruh Indonesia.

Prabowo menyoroti kondisi kota-kota besar yang dinilainya semakin semrawut dan kehilangan karakter akibat invasi baliho, spanduk iklan, serta kabel utilitas yang menjuntai tak beraturan.

Kritik tajam ini disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam forum resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Di hadapan para gubernur, wali kota, dan bupati, Prabowo tak segan menyuarakan kegelisahannya terhadap estetika kota yang dianggapnya merusak kenyamanan publik.

Dengan nada tegas, Prabowo meminta pemerintah daerah untuk segera bertindak dan menertibkan polusi visual yang sudah terlalu masif.

“Dalam rangka Indonesia Asri, terus terang saja saya minta kepada pemerintah daerah tolong tertibkan iklan, spanduk, baliho. Terlalu banyak,” kata Presiden Prabowo sebagaimana diwartakan Antara.

Balikpapan hingga Hambalang, Pemandangannya Sama Saja

Prabowo secara spesifik menyebut beberapa kota yang pernah ia kunjungi, yang menurutnya memiliki pemandangan visual yang seragam karena didominasi oleh iklan luar ruang. Ia merasa kota-kota tersebut kehilangan keunikan dan keindahan lokalnya.

“Kalau saya ke Balikpapan, saya ke Banjarmasin, hampir tidak ada bedanya. Spanduk, spanduk, spanduk,” ujarnya, menggambarkan monotonnya pemandangan kota yang dipenuhi materi promosi.

baca juga

Bahkan, ia mencontohkan kondisi di sekitar kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, yang juga tidak luput dari pemandangan serupa.

Hal ini menunjukkan bahwa masalah tersebut sudah merata dan terjadi bahkan di kawasan yang dekat dengan pusat pemerintahan.

“Kalau saya naik ke Hambalang, spanduk juga, spanduk, spanduk,” kata Presiden.

Dampak Serius ke Sektor Pariwisata

Menurut Prabowo, masalah tata kota yang semrawut ini bukan sekadar persoalan keindahan, tetapi memiliki kaitan langsung dengan daya saing sektor pariwisata.

Ia mengingatkan bahwa wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, datang ke suatu daerah untuk menikmati keaslian, budaya, dan keindahan alam atau arsitekturnya, bukan untuk melihat deretan iklan komersial.

Ia mengambil contoh Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia yang kekuatannya terletak pada karakter lokal yang dijaga.

“Orang datang ke Bali ingin lihat Bali. Dia tidak ingin lihat iklan besar-besar,” ujarnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa penataan ruang publik yang baik merupakan investasi penting untuk mendongkrak industri pariwisata daerah.

Bukan Cuma Spanduk, Kabel Semrawut Juga Jadi Sorotan

Selain baliho dan spanduk, "penyakit" lain yang menjadi sorotan utama Presiden adalah keberadaan kabel-kabel listrik dan utilitas lain yang menjuntai secara tidak teratur di sepanjang jalan.

Pemandangan yang kerap disebut sebagai "hutan kabel" ini dinilai sangat mengganggu dan membahayakan.

“Kabel-kabel listrik seliweran, semrawut. Ini harus dibenahi,” kata Presiden dengan tegas.

Solusi Prabowo: Ajak Dialog, Bukan Represif

Meskipun melontarkan kritik keras, Prabowo menawarkan solusi yang mengedepankan pendekatan dialogis.

Ia meminta para kepala daerah untuk tidak bertindak represif, melainkan mengajak para pelaku usaha untuk duduk bersama mencari solusi terbaik.

“Ajak bicara pengusaha, Kadin, HIPMI, asosiasi pengusaha. Bikin iklan yang sopan, ini untuk kita semua,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ekonomi dan promosi usaha harus tetap berjalan dan difasilitasi. Namun, pelaksanaannya harus selaras dengan kepentingan publik yang lebih besar, yaitu tata kota yang tertib, aman, dan indah, serta mampu menjaga identitas unik setiap daerah.

Arahan ini menjadi penekanan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan kualitas hidup dan kelestarian lingkungan perkotaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sentil Pejabat Bali, Pulau Dewata Kini Kotor: Bagaimana Turis Mau Datang!

Prabowo Sentil Pejabat Bali, Pulau Dewata Kini Kotor: Bagaimana Turis Mau Datang!

News | Senin, 02 Februari 2026 | 13:55 WIB

Prabowo Buka Rakornas Pemerintah 2026, Bahas Evaluasi 2025 hingga Target Ekonomi

Prabowo Buka Rakornas Pemerintah 2026, Bahas Evaluasi 2025 hingga Target Ekonomi

Foto | Senin, 02 Februari 2026 | 13:49 WIB

Prabowo Singgung Negara-negara Besar: Dahulu Ajarkan Demokrasi-HAM, Sekarang Pelanggar

Prabowo Singgung Negara-negara Besar: Dahulu Ajarkan Demokrasi-HAM, Sekarang Pelanggar

News | Senin, 02 Februari 2026 | 13:39 WIB

Singgung Demo untuk Rusuh, Prabowo Ajak Pihak yang Tidak Suka Dengannya Bertarung di 2029

Singgung Demo untuk Rusuh, Prabowo Ajak Pihak yang Tidak Suka Dengannya Bertarung di 2029

News | Senin, 02 Februari 2026 | 13:25 WIB

Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace

Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace

News | Senin, 02 Februari 2026 | 12:33 WIB

Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak

Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak

News | Senin, 02 Februari 2026 | 11:48 WIB

FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza

FPI Wanti-Wanti Pemerintah Soal Siasat Uang Iuran Dewan Perdamaian Jadi Modal Invasi Gaza

News | Senin, 02 Februari 2026 | 11:20 WIB

Terkini

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:09 WIB

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

×