Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 02 Februari 2026 | 22:13 WIB
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
Pembukaan Rakornas Kemendagri 2026, tampak Mendagri Muhammad Tito Karnavian mendampingi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (Suara.com/CNR ukirsari)

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto hadir menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), tajuknya "Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045".

Hadir dalam acara ini adalah jajaran Kabinet Merah Putih mulai menteri koordinator dan menteri, pimpinan lembaga negara termasuk unsur TNI dan Polri yang diundang Kemendagri sebagai narasumber untuk sesi tematik, seperti sinergi kebijakan ekonomi dan energi, kedaulatan pangan berkelanjutan, juga berbagai isu strategis. Kemudian unsur pimpinan kementerian/lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), juga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia. Total peserta mencapai 4.011 orang.

"Tahun 2026 adalah tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagai penjabaran dari visi Asta Cita Presiden. Dalam satu tahun pertama, sudah banyak capaian strategis yang dirasakan dan diketahui publik. Capaian perlu dioptimalkan pada 2026 melalui kesamaan gerak antara pemerintah pusat dan daerah. Atas dasar itulah Rakornas digelar dengan tema Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah," papar Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam sambutannya.

Sebagai tahap awal implementasi RPJPN 2025–2045, pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029 dengan visi “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045” yang dijabarkan lewat Asta Cita, 17 program prioritas Presiden, serta Program Hasil Terbaik Cepat (Quick Wins). Seluruh kebijakan ini memerlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar pelaksanaannya memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut Mendagri, Rakornas di Sentul ini menjadi forum strategis untuk mempercepat implementasi program-program prioritas Presiden, sekaligus menyelaraskan langkah pemerintah pusat dan daerah agar kebijakan nasional dapat diterjemahkan secara konkret hingga ke tingkat daerah.

Sementara itu, dalam taklimatnya Presiden Prabowo menyatakan bahwa kepala daerah dan Forkopimda berperan penting dalam memastikan keberhasilan pencapaian target program prioritas presiden.

"Saya menggugah kita semua, mari kita sebagai pemimpin membulatkan tekad kita untuk menyelamatkan, menjaga, dan mengelola kekayaan negara ini, sebesar-besarnya untuk rakyat kita," tandas Presiden Prabowo.

Ditambahkannya bahwa kriteria negara kita adalah maju modern, di mana semua orang merasakan kualitas hidup baik. Makan harus cukup, kesehatan dijamin, anak harus bersekolah, dan setiap orang mempunyai pekerjaan yang layak.

"Kita harus berjuang bersama-sama menghilangkan kemiskinan dari Indonesia. Tidak boleh takut karena ada kelompok-kelompok yang mempertanyakan "apa bisa", "apa ada". Kita tidak boleh menyerah, karena kekayaan kita sangat banyak," lanjut Kepala Negara Republik Indonesia.

baca juga
Keberhasilan program MBG menjadikan Indoensia dilirik negara-negara lain, seperti Amerika Serikat dan Jepang (Suara.com/CNR ukirsari)
Keberhasilan program MBG menjadikan Indonesia dilirik negara-negara lain, seperti Amerika Serikat dan Jepang (Suara.com/CNR ukirsari)

Beberapa pencapaian signifikan yang disorot beliau sebagai hasil kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah antara lain adalah swasembada pangan, Sekolah Rakyat (SR), serta Makan Bergizi Gratis (MBG).

"MBG saat ini sudah mencapai 60 juta penerima setiap hari. Harapannya, paling lambat akhir 2026 menjadi 82 juta. Kita akan menciptakan 3-5 juta lapangan kerja, mengingat saat ini lapangan kerja dari MBG mencapai 1 juta," tutur Presiden Prabowo.

Kemudian disebutkan pula tentang 18 Proyek Hilirisasi Prioritas 2026 dalam kerangka kerja sama pemerintah pusat dan daerah. Dari 18 proyek ini bakal menciptakan 276 ribu lapangan kerja baru berkualitas, dengan investasi mencapai Rp618 triliun. Adapun proyeknya meliputi: industri smelter aluminium (bauksit), industri stainless steel slab (nikel), industri oleoresin (pala), industri fillet tilapia (ikan), modul surya terintegrasi (bauksit dan silka), industri DME (gasifikasi batu bara), industri copper rod, wire, dan tube (katoda tembaga), industri oleofood (kelapa sawit), industri carrageenan (rumput laut), industri bioavtur (used cooking oil atau jelantah), industri aspal (dari Buton), industri besi baja (pasir besi), industri nata de coco, MCT, coconut flour (kelapa), kilang minyak, industri mangan sulfat (mangan), industri chemical grade alumina (bauksit), industri clor alkali plant (garam), dan oil storage tanks.

Tidak luput dari pengamatan Presiden Prabowo adalah masalah sampah di Indonesia, yang disebutnya akan mengalami overcapacity pada 2028.

Presiden Prabowo serukan "corvee" untuk penanganan sampah mengingat salah satu andalan Indonesia adalah bisnis pariwisata (Suara.com/CNR ukirsari)
Presiden Prabowo serukan "corvée" untuk penanganan sampah mengingat salah satu andalan Indonesia adalah bisnis pariwisata (Suara.com/CNR ukirsari)

"Masalah sampah harus diselesaikan. Apalagi pariwisata menjadi andalan kita, wisatawan tidak mau disuguhi sampah. Kita nyatakan perang kepada sampah. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Bagaimana kita bisa menjual pariwisata kalau kawasannya jorok?" ungkap Presiden kemudian.

"Corvée, corvée, corvée!" tukas Presiden Prabowo Subianto dalam bahasa Prancis, yang artinya kerja sukarela atau tanpa dibayar, dan bersifat sementara. Hal ini bisa diberlakukan oleh negara untuk kepentingan pekerjaan umum sebagai pengganti pajak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Bansos Hingga Keuangan Digital, Mendagri Ungkap Peran Kunci Data Dukcapil

Dari Bansos Hingga Keuangan Digital, Mendagri Ungkap Peran Kunci Data Dukcapil

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:05 WIB

Mendagri Dorong Percepatan Relokasi Warga dan Penguatan Tata Ruang Pascabencana Longsor

Mendagri Dorong Percepatan Relokasi Warga dan Penguatan Tata Ruang Pascabencana Longsor

News | Senin, 26 Januari 2026 | 08:53 WIB

Mendagri: Masa Tanggap Darurat Aceh Utara Bisa Diperpanjang

Mendagri: Masa Tanggap Darurat Aceh Utara Bisa Diperpanjang

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 21:28 WIB

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra

Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:38 WIB

Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi

Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 20:38 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×